Langsung ke konten utama

Featured Post

Hasil Visum Jendral Soeprapto Korban Pembantaian PKI: Penuh Luka Tembak, Tusuk, Lebam Dan Patah Tulang

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net

CATATAN SEJARAH

FAKTA TAK TERBANTAHKAN KEBIADABAN PKI : 
TUBUH JENDRAL R. SOEPRAPTO PENUH LUKA TEMBAKAN, 
LUKA TUSUKAN, LEBAM DAN PATAH TULANGšŸ’„

Hasil Visum R. SOEPRAPTO 
(DEPUTI II MENPANGAD), 
Pahlawan Revolusi yang Mati Syahid diculik lalu dibunuh secara Sadis oleh PKI di Lubang Buaya

Jenazah Mayjen R. Soeprapto diidentifikasi oleh Dokter gigi RSPAD Kho Oe Thian dari susunan gigi geligi sang jenderal.

Pada jenazah R. Soeprapto ditemukan :

(a) Tiga luka tembak masuk di
      bagian depan ,
(b) Delapan luka tembak masuk di
      bagian belakang,
(c) Tiga luka tembak keluar di
      bagian depan,
(d) Dua luka tembak keluar di bagian
      belakang,
(e) Tiga luka tusuk,
(f) Luka-luka dan patah tulang
      karena kekerasaan tumpul di
      bagian kepala dan muka,
(g) Satu luka karena kekerasan
      tumpul di betis kanan, dan
(h) Luka-luka dan patah tulang
      karena kekerasan tumpul yang
      berat sekali di daerah panggul
      dan bagian at…

Salut! Berkat Luasnya Pergaulan Internasional Anies, Testing Covid-19 di Jakarta jadi yang Terbaik



Kamis, 13 Agustus 2020

Faktakini.net

Salut! Berkat Luasnya Pergaulan Internasional Anies, Testing Covid-19 di Jakarta jadi yang Terbaik

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara senyap dan diam-diam meminjam alat PCR ke negara lain untuk menyelamatkan lebih banyak lagi nyawa warganya. Hal tersebut disampaikan oleh Anies dalam acara Indonesian Lawyer Club, Selasa (11/08).

Gubernur Anies menceritakan bahwa pihaknya, Pemprov DKI Jakarta mengirimkan surat ke delapan kota negara yang menjadi partner Pemprov DKI Jakarta untuk meminjam PCR. Anies menghubungi para Gubernur dan Walikota untuk bersedia meminjamkan alat tersebut kepada Pemprov DKI Jakarta guna mempercepat pelacakan klaster baru penyeberangan virus Covid-19.

“Kami tidak minta, kami akan pinjam. Kalau ini sudah selesai, kami akan kembalikan,” kata Anies menceritakan.

Sebagian besar para petinggi kota, lanjut Anies membalas dengan keluhan yang serupa. “kami pun mempunyai masalah yang sama”. Bahkan, Anies mengimbuhkan ada duta besar yang sampai bertemu dengannya hanya untuk menyampaikan bahwa di negaranya memiliki persoalan yang sama.

“Ada dua yang akhirnya membantu. Bahkan mereka mengirim PCR lengkap yang membuat kita bisa mengolah 750 spesimen per hari,” tuturnya.

Alat tersebut didapatkan oleh Anies dari Seoul, Korea Selatan. Ia menyampaikan bahwa Jakarta sedang membutuhkan alat PCR. Kemudian, direspon positif oleh Petinggi Seoul yang kemudian mengirimkan alat PCR ke Jakarta dan diantar langsung oleh duta besarnya.

“Kita mencoba segala macam cara untuk meningkatkan kapasitas alat PCR dan menyelamatkan lebih banyak nyawa warganya. Dan alhamdulillah, jejaring internasional pertemanan dengan para pemimpin kota di dunia bisa memberi manfaat di saat krisis seperti ini,” pungkas Anies.

Mendengar operasi senyap tersebut, Karni Ilyas yang merupakan Presiden ILC terdiam dan manggut-manggut mendengarkan penjelasan Gubernur Anies Baswedan yang bekerja dalam senyap untuk menyelamatkan lebih banyak lagi nyawa warganya.

Selain Karni Ilyas, cerita senyap Anies juga mendapat respon positif dari beberapa netizen. Salah satunya dari akun Facebook Riki.

“Luar biasa gubernur Anies Baswedan berkolaborasi bekerjasama untuk keselamatan warga dengan jajarannya,” komentar Riki dalam akun Facebooknya.
“Ini bukan tentang banyak nya angka tapi tentang kecepatan dalam sigap tanggap cepat dan waspada agar masyarakat lebih banyak terselamatkan. Jakarta jangan lupa bahagia maju kotanya bahagia warganya.”

Itulah ciri pemimpin besar. Pergaulan internasional yang Ia miliki berdampak baik bagi warganya. Anies Baswedan dengan komunikasinya yang excellent dalam komunitas internasional membawa Jakarta pada level kota-kota maju di dunia. Dapat dilihat berkat piawainya diplomasi Anies, Jakarta mendapatkan pinjaman alat canggih untuk test kasus Corona dengan lebih cepat dan efektif. Jika saja semua pemimpin memiliki kapasitas seperti Anies Baswedan, mungkin jumlah test Indonesia yang masih minim akan terangkat menjadi lebih banyak. Sehingga penemuan kasus positif Corona dapat diketahui lebih cepat untuk isolasi mandiri dan warga lain yang sehat dapat lebih banyak diselamatkan.

Oleh Ahmad Soleh, Netizen

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…