Langsung ke konten utama

Featured Post

Dr Masri Sitanggang: Melawan Komunisme

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_*Seri Komunis 01_*

*MELAWAN KOMUNISME*

Oleh : *Dr. Masri Sitanggang*

Komunisme itu paham, bukan organisasi dan bukan pula nasab. Orang bisa saja menjadi komunis tanpa harus terdaftar sebagai anggota organisasi komunis seperti PKI, misalnya; atau bukan pula dari keturunan anak komunis. Jadi, jangan salah sangka. Orang berfaham (lebih tepat lagi ideologi) komunis bisa berada di organisasi apa saja; mulai dari organisasi sosial kemasyarakatan, propesi , keagamaan sampai organisasi partai politik. Begitu juga soal nasab, anak yang lahir dari seorang alim pun bisa jadi terjangkit faham komunis dan sebaliknya anak seorang komunis belum tentu juga sepaham dengan komunis.

_“Dik Gaffar, kamu ajari saya agama, nanti kamu saya ajari Marxisme,”_ kata Sukarno satu ketika. Yang dipanggilnya “dik Gaffar” adalah A. Gaffar Ismail, ayah dari Taufiq Ismail, dokter hewan yang lebih dikenal sebagai penyair itu. Taufiq Ismail menceritakan kisah persahabatan So…

Relawan FPI Terus Bersihkan Rumah Korban Banjir Di Masamba


Jum'at, 24 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Keberangkatan 40 relawan Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Poso ke Masamba pada senin (21/07/2020) dalam rangka membawa logistik dan membantu warga korban banjir bandang, hingga kamis (23/07/2020) relawan terus bekerja membantu para korban banjir.

Tepatnya di Kelurahan Baliase Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara Posko Relawan Kemanusiaan Hilal Merah Indonesia (HILMI) - FPI merupakan posko gabungan dari Relawan FPI Makassar, Palopo, Luwu Timur turut bergabung FPI Kabupaten Poso.

Hingga hari ke 10 pasca banjir MasambaKamis (23/07/2020) Relawan FPI Poso kembali membersihkan 4 rumah warga di Kecamatan Masamba, dengan tinggi lumpur 30-60 Cm, dengan menggunakan penyemprot air, sekop, cangkul, dan sapu relawan dengan semangat membersihkan lumpur yang ada akibat banjir bandang.

Kegiatan yang di mulai pukul 08.00 Wita ini menerjunkan 40 relawan kemanusiaan yang tergabung dengan FPI Poso, Palu, Makassar, dan Palopo yang di pimpin Ust Sugianto Kaimudin.

"Ini hari ke 4 kami berada di masamba alhamdulillah ada 1 masjid, dan sekitar 8 rumah telah kami bersihkan, dan kami belum mengetahui sampai kapan kami berada di sini mengingat masih banyaknya rumah yang tergenang lumpur dan masih banyaknya membutuhkan bantuan seperti logistik dan lain lain" Ungkap Ustadz Sugianto Kaimudin.

Uniknya usai pembersihan dan masih bermandikan lumpur, ustadz Sugianto memberikan tauziah kepada para relawan untuk tetap berpegang teguh kepada Allah.

"Kita patut bersyukur tenaga kita betul-betul berguna untuk kemaslahatan masyarakat yg terkena musibah, ini semua karunia dan pertolongan Allah SWT, makanya kita wajib berpegang teguh kepada Allah dan selalu menanamkan niat dan ketulusan. Kita sebagai relawan tidak di gaji, tapi yakinlah bahwa gaji dari Allah SWT akan lebih bermakna", Jelas Ustadz ugianto dalam tausiyahnya.

Di sela-sela keuletan bergumul dgn lumpur ust Sugianto tak putus-putusnya memberi komando dan penyemangat dengan menggemanya takbir di sela2 pembersihan.

Ungkapan rasa haru dan tetima kasih berdatangan dari warga yg rumahnya di bersihkan.

"Kami sangat merasa terbantu dan mengucapakan terima kasih kepada FPI dan jika tdk di bantu berbulan2 rumah kami masih blm bisa kami bersihkan", ungkap seorang ibu dengan berkaca-kaca.

Semoga tugas ini mulia diridhoi Allah SWT.






Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…