Langsung ke konten utama

Featured Post

Infiltrasi PKI Menghancurkan Nama DI / TII

Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net

*INFILTRASI PKI MENGHANCURKAN NAMA DI/TII*

Oleh : Muzaki Ruthab

Kalau kita tarik kebelakang perjuangan politik umat Islam tahun 1947 benar-benar berada dalam tekanan kekuatan militer yang pada masa-masa itu seluruhnya berada ditangan orang-orang kiri yaitu PKI dan kaum Sosialisme.

Pertentangan semakin meruncing ketika Menteri Pertahanan Amir Sjarifuddin membentuk Inspektorat Perjuangan sebagai badan yang mewadahi laskar-laskar perjuangan rakyat.

Sejak Amir Sjarifuddin menjadi Menteri Pertahanan, semua perwira tentara Republik adalah anggota kaum kiri (Komunis dan Sosialis), dan dengan demikian, kemungkinan Laskar Sabilillah dan Hizbullah diterima untuk masuk TNI sangat tipis karena kurangnya pendidikan para laskar tersebut.

Laskar-laskar Islam juga khawatirkan TNI hanya akan mengambil senjatanya, dan kemudian mereka segera dipulangkan ke tempatnya masing-masing. Kekhawatiran laskar-laskar Islam terhadap keberadaan kelompok kiri dalam tubuh TNI se…

Putra Palembang Raih Cumlaude di Universitas Al-Ahgaff Yaman



Ahad, 30 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Setelah bertahun-tahun berjuang mengenyam pendidikan di Yaman, Kamis (27/08/20) lalu menjadi hari kebahagiaan bagi 52 mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Ahgaff Tarim, Hadhramaut, Yaman. Pasalnya, mereka resmi memperoleh gelar Sarjana dari universitas favorit tersebut.

Tahun ini, Universitas Al-Ahgaff mewisuda 71 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum yang berasal dari berbagai negara, seperti Indonesia, Thailand, Somalia dan Yaman.

Acara yang berlangsung di Auditorium Kubra Universitas Al-Ahgaff Tarim tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas, Prof. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Ustadz Abdullah Awadh bin Smith serta seluruh staf pengajar dan para tamu undangan lainnya.

Dalam prosesi wisuda kali ini, salah satu mahasiswa Indonesia mengharumkan nama tanah air Indonesia di Yaman, Sayyid Husen bin Umar As-Seggaf. Pasalnya, putra asal Palembang ini berhasil meraih predikat Cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,61. Pencapaian ini menjadi sebuah kebanggan bagi pelajar Indonesia di Al-Ahgaff dan Yaman secara keseluruhan.

Baginya, prestasi yang diraih ini tak akan tercapai kecuali dengan izin Allah.

“Sebagai pemuda kita harus selalu mengejar prestasi, karena kita adalah tonggak dunia di hari esok. Agama dan Al-Qur’an yang diberikan Allah SWT adalah suatu anugerah besar yang kita terima. Jangan sampai kita yang diberikan Allah Al Qur’an, kita yang diizinkan Allah menikmati agama-Nya, tapi kita tidak bisa memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik mungkin”, ujar putra asal Palembang tersebut.

Rektor Universitas Al-Ahgaff, Prof. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan nasehat kepada para wisudawan.

“Genggamlah amanat besar ini! Amalkan ilmu yang telah kalian tekuni, karena kalian adalah penerus estafet dakwah Rasulullah Saw. Bimbinglah umat kepada jalan yang lebih baik, guna meraih persatuan, bukan perpecahan”, tuturnya.

Acara yang dimulai setelah salat Magrib tersebut berakhir pada pukul 22:30 waktu setempat. Acara tersebut ditutup dengan salat Isya berjemaah dan makan malam bersama. Selamat untuk para wisudawan, semoga ilmunya berkah, untuk pribadi, Agama, masyarakat, dan negara! Amiin.

*Ayahanda Beliau Habib Umar Alwi Assegaf, Ketua Majelis Syuro DPD Sumsel, Paman Beliau Habib Hasan Alwi Assegaf, Ketua DPW Bogor Raya

Muhammad Reza Pahlevi
Mahasiswa tingkat 2 Universitas Al Ahgaff, asal Jakarta, Anggota Pendidikan PPI Hadromaut

Sumber: suaraislam.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…