Langsung ke konten utama

Featured Post

Sering Jadi Bahan Bully Para BuzzerRP, Ternyata Hanya DKI yang Semangat Melakukan Test Covid-19

Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net

Sering Jadi Bahan Bully Para BuzzerRP, Ternyata Hanya DKI yang Semangat Melakukan Test Covid-19

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepada pemerintah daerah untuk terus meningkatkan tes Covid-19 dengan metode Polymerase chain reaction (PCR) untuk masyarakat. Tujuannya ialah memutus mata rantai Covid-19.

"Saya sampaikan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan sampel tes secara masif dan melakukan pelacakan yang agresif serta diikuti isolasi yang ketat," kata Jokowi dalam siaran telekonferensi di Istana Bogor seperti dilansir dari Merdeka.com, Sabtu (18/4/2020).

Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Tatak Ujiyati merasa sedih mengingat hanya DKI Jakarta yang semangat mencari kasus baru Covid-19. Padahal kata Tatak memburu kasus baru melalui tes PCR makan pemerintah dapat mengisolasi para penular.

"Sedih juga ya. Hanya Jakarta yg semangat mencari kasus baru Covid. Padahal dg berburu kasus baru melalui tes…

Pegawai Kemenhub Penyelundup Narkoba Bertugas Di Bandara Ngurah Rai Bali



Selasa, 25 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang ditugaskan di Otoritas Perhubungan Bandara Bali, Rano Dwi Putra (40) ditangkap petugas Avsec Bandara Hangnadim Batam karena kedapatan membawa sabu lebih dari 3 kilogram. Rano Dwi Putra ditangkap pada Sabtu (22/8/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Kita dapat informasi itu dan ini kejadiannya pas hari libur dan cuti bersama. Artinya kita terkejut dengan kejadian ini dan tidak lanjutnya kita menunggu kebijakan dari pusat. Jadi memang benar pegawai tersebut adalah pegawai Kantor Otoritas Bandar Udara Wiayah IV,” kata Noviansya di Kantor Kantor Otoritas Bandara Udara wilayah IV, Bali, Senin (24/8/2020).

Ia juga menyampaikan, bahwa Rano Dwi Putra berasal dari Bekasi, Jawa Barat, dan bekerja di Kantor Otoritas Bandara Udara wilayah IV semenjak tahun 2009 sebagai staf Rumah Tangga dari Subag Umum dan Kepegawaian.

“Dia dari 2009 sudah bekerja sekitar 11 tahun. Kami serahkan kepada yang berwenang sesuai dengan prosedurnya. Yang penting kami di sini support apa yang dibutuhkan. Terus, kami komunikasi dengan kantor pusat terkait dengan administrasinya kepegawaian dan kita selalu minta arahan dari pusat untuk tindak selanjutnya,” jelasnya.

Terkait sanksi, Otoritas Bandar Udara Wiayah IV menyerahkan sepenuhnya kepada Kemenhub. “Ini kewenangan pusat untuk tidak lanjutnya. Karena, dalam administrasi kepegawaian kita selalu berhubungan dengan pusat terkait kejadian ini apa tidak lanjutnya terkait dengan sanksinya. (Kalau terbukti bawa sabu), iya sesuai dengan aturan iya bisa (dipecat),” kata Noviansyah.

Saat kejadian, Rano Dwi Putra sedang libur atau cuti bersama. Pihaknya, juga tidak tahu menahu soal Rano Dwi Putra di luar tugas ke dinasannya. “Itu cuti bersama dan di luar kedinasan. (Soal seragam dinas yang dipakai). Tanya ke dia, Kita tidak tau apa (itu) strategi dia,” terangnya.

Seperti diketahui, pegawai ASN Kemenhub tersebut ditangkap karena membawa 3 kg sabu dari Pekanbaru dengan tujuan Surabaya.

Bersama Reno, turut diamankan teman perempuannya. Reno diketahui sudah tiga kali meloloskan sabu karena mengenakan seragam Kemenhub dan pas bandara yang dimilikinya. (*ade)

Sumber: Oborsultra.com



Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…