Langsung ke konten utama

Featured Post

Kisah Pierre Tendean Ajudan Jendral Nasution Yang Tewas Dibunuh PKI

Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net

PIERRE TENDEAN⚘

Pahlawan Revolusi

Pierre Tendean adalah seorang perwira militer Indonesia yang menjadi salah satu korban peristiwa Gerakan 30 September pada tahun 1965. Terlahir dengan nama lengkap Pierre Andries Tendean dari pasangan dr. A.L Tendean, seorang dokter berdarah Minahasa, dan Maria Elizabeth Cornet, seorang wanita berdarah Indo Prancis. Lahir pada Tanggal 21 Februari 1939 di Batavia (kini Jakarta), Hindia Belanda. Pierre adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakak dan adiknya masing-masing bernama Mitze Farre dan Rooswidiati.

Tendean mengenyam sekolah dasar di Magelang, lalu melanjutkan SMP dan SMA di Semarang tempat ayahnya bertugas. Sejak kecil, ia sangat ingin menjadi tentara dan masuk Akademi Militer, namun orang tuanya ingin ia menjadi seorang dokter seperti ayahnya atau seorang insinyur.

Karena tekadnya yang kuat, ia pun berhasil bergabung dengan Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) di Bandung pada tahun 1958. Sewaktu menja…

Mantab! Bukan Dengan Kata, Anies Jawab Cibiran dengan Kerja dan Fakta



Rabu, 19 Agustus 2020

Faktakini.net

Mantab!!! Bukan Dengan Kata, Anies Jawab Cibiran dengan Kerja dan Fakta

Sela hampir tiga tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak henti-hentinya mendapat serangan dan berupa cibiran dan firnah dari kelompok-kelompok yang merasa tidak puas dengan kemenangannya mendapat amanah memimpin Ibu Kota.

Salah satu issue yang kerap kali digunakan untuk menyudutkan Anies adalah kampanye hitam atau Framing soal intoleran terkait dengan Pilkada 2017.

Menanggapi tudingan tersebut, Anies tak mau menjawab dengan lisan namun Anies lebih memilih menjawabnya dengan kenyataan, dan tetap fokus bekerja.

"Saya tidak jawab Framing itu dengan lisan. Karena nanti akan menjadi 'Kata saya lawan kata dia'. Tapi saya jawab dan benturkan dengan kenyataan," tegas Anies, saat menjadi narasumber dalam peluncuran buku Memoar Pilkada DKI Jakarta 2017 secara virtual, Senin (11/08) malam lalu.

Tekad bulat dan semangat kerjanya untuk mewujudkan Jakarta yang maju kotanya, bahagia warganya, membuat Anies semakin progres dalam melakukan kerja nyata untuk memenuhi seluruh janji-janji kampanyenya.

"Kita punya matrik. Apa selesai kapan. Itu kita jaga terus. Semoga di ujung tahun kelima kita di Jakarta, semua (janji) insyaallah terlaksana," ucap Anies.

pada kenyataanya, Menjelang tiga tahun kepemimpinannya, framing dan issue untuk menjatuhkan Anies lenyap begitu saja. Sebab yang muncul hari ini adalah Jakarta yang telah menghadirkan rasa keadilan, kesetaraan dan persatuan.

"Justru yang muncul di Jakarta adalah kesetaraan. Persatuan bukan cuma foto bareng, tapi menghadirkan rasa keadilan dan kesetaraan," pungkasnya.

Gubernur Anies membuktikan bahwa dengan bekerja tulus dan iklhas, maka hasilnya tidak akan mengkhianati proses. Ia menjalankan semua proses dalam memerintah dengan transparan dan demokratis.

Transparansi keuangan Pemprov DKI bahkan mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut, sebuah pencapaian dan sekaligus pengakuan bahwa kerja Anies bersih dari praktik korupsi dan selalu akuntabel. Selain itu dengan menjunjung tinggi toleransi dan memperkuat tenun kebanggaan di tengah masyarakat Jakarta yang multikultural, Ia berhasil membuktikan bahwa kebebasan berkeyakinan dijamin, bahkanhal ini mendapat pengakuan nilai sempurna yakni 100 dari Indeks Demokrasi Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) 5 Agustus 2020.

Sehingga sangat benar bahwa Anies Baswedan tak perlu menjawab fitnahan dengan kata-kata, kerjanya membuahkan fakta yang membuat malu sendiri para barisan sakit hati yang telah mencemoohnya.

Oleh Ade Gunawan, Netizen

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…