Langsung ke konten utama

Featured Post

Agus Maftuh Mempersulit Urusan WNI Di Saudi, PA 212: Copot Dia Dari Jabatan Dubes!

Selasa, 20 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Informasi bebasnya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) dari pencekaan Arab Saudi dan dapat kembali ke Tanah Air jadi sorotan pemberitaan. Namun anehnya kabar ini justru dibantah Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, KH Slamet Maarif, mengatakan hingga saat ini tidak ada persoalan apapun antara HRS dengan pemerintahan Saudi. Ia heran dengan adanya upaya yang mempersulit HRS kembali ke Tanah Air.“Saya tegaskan kembali Habib Rizieq dengan pemerintah Saudi tidak ada masalah. Bahkan pemerintah Saudi sangat baik terhadap beliau. Justru ada upaya-upaya yang sering dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menzalimi beliau,” ujar Kyai Slamet dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne yang dilansir Viva.co.id, Selasa, 20 Oktober 2020.Kyai Slamet lalu menyinggung insiden pemasangan bendera di kediaman HRS di Makkah, sekitar dua tahun lalu. Menurutnya, saat it…

Laporan Sidang Ketujuh Gugatan Habib Bahar Bin Smith Di PTUN Bandung


Selasa, 18 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari Senin (24/8/2020) kembali berlangsung sidang lanjutan gugatan Habib Bahar bin Smith atas Keputusan Bapas Bogor yang mencabut Asimilasi Habib Bahar di PTUN Bandung, Jawa Barat.

Nampak team Kuasa Hukum Habib Bahar seperti Ichwan Tuankotta SH dan Aziz Yanuar SH berada di PTUN, serta hadir pula Ustadz Asep Syaripudin, para tokoh lainnya beserta massa FPI dan umat yang mengawal persidangan ini.

Persidangan ketujuh Gugatan Habib Bahar bin Smith melalui kuasa hukumnya pada hari Senin (24/8/2020) dengan agenda pembacaan duplik dari tergugat ini berlangsung singkat. Sidang akan kembali dilanjutkan pada hari Senin (31/8/2020) pekan depan.

"Alhamdulillah telah selesai sidang Habib Bahar bin Smith gugatan PTUN terhadap Bapas Kumham Bogor, yang hari ini agenda sidangnya adalah pembacaan duplik dari tergugat. Agenda sidang berikutnya bukti surat penggugat dan tergugat akan dilakukan pada hari Senin 31 Agustus 2020", ujar Aziz Yanuar SH salah satu tim advokasi Habib Bahar kepada Faktakini.net , Senin (24/8/2020)






Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: