Langsung ke konten utama

Featured Post

Pasir dan Air Mauk Menjadi Saksi Bisu Kebengisan PKI Membunuh Otto Iskandar Dinata

Jum'at, 25 September 2020

Faktakini.net, Jakarta – Jasad Otto Dilarung Setelah Kepalanya Dipenggal. Tanyakan kepada pasir dan air Pantai Mauk, Tangerang, yang menjadi saksi bisu atas aksi Ubel-Ubel Hitam. Deru ombaknya memberi pesan dan cerita tentang nasib tragis seorang Otto lskandar Dinata. Sebuah peristiwa yang nyaris hilang ditelan ombak.

Dikisahkan seorang nelayan kecil bernama Jamidi, bertinggal di tepi Pantai Ketapang, Mauk, Tangerang. Karena kepolosannya, dia tidak tau menahu apa pun kehidupan Jakarta pada masa perjuangan kemerdekaan 1945. Yang diketahuinya hanyalah laut yang maha luas. Ombaknya yang keras dan ikan yang harus kutangkap sebanyak-banyaknya untuk makan anak dan istriku.

Laskar Ubel-Ubel Hitam

Sore itu, di bulan Oktober 1945, saat berangkat menangkap ikan, ia (Jamidi) mendengar perbincangan di warung kopi. Orang-orang membicarakan bahwa Pemerintah RI di Tangerang yang dipimpin oleh Bupati Agus Padmanegara, dihancurkan oleh Usman.

Usman adalah komunis yang me…

Kolonel (Purn) Sugeng Waras Semprot Ahok Si Angkuh Yang Bikin Pertamina Rugi 11 Triliun



Sabtu, 29 Agustus 2020

Faktakini.net

*Jika ini alternatif terbaik*

*BERSIAP SIAPLAH REVOLUSI RAKYAT !!!*

*Dalam 7 bulan Pertamina gak untung gua bubarin, sesumbar simulut besar AHOK !*

Faktanya, kuwartal pertama 2020 jeblok 11 Trilyun, pada hal tahun sebelumnya pertamina untung Trilyunan

Maka tidak alternatif lain, copot Ahok, adili dan penjarakan !

Maling, perampok, pengkianat akan nampak seperti pahlawan dimata  Boss  !

Jadi, siapapun yang ngangkat, yang gadang dan pengidola ikut berotak maling alias udang !

Dasar udang, otaknya penuh kotoran, jiwanya bangsat dan pengkianat !

Ingatan kita masih segar bugar, ketika banyak negara bisa bantu rakyatnya menurunkan harga BBM ditengah pandemi, Jokowi dengan para skongkelnya bersikukuh tidak bergeming, bisu dan tuli tak mendengar jeritan rakyat !

Nanti jika ada rakyat yang berkata lantang meneriakkan kekecewaan dan keluhanya, buru buru jeratan UU ITE tentang, hoax, ujaran kebencian dan perbuatan tidak menyenangkan orang lain, bahkan diarahkan penghinaan terhadap presiden, ditembakkan kepada orang terbidik !

Silahkan jika mau bidik *Sugengwaras*, tidak ada diantara kita yang punya nyali lebih dan nyawa rangkap !

Sekali pengkianat tetap pengkianat, dan harus dipenjarakan kalau mungkin dihukum mati !

Tidak perlu ditakuti TNI POLRI !

Hanya orang orang yang sudah kehilangan akal sehat dan putus asa yang takut kepada TNI POLRI !

*TNI POLRI tidak untuk ditakuti, tetapi selayaknya dihormati, disegani dan dibanggakan, karena keberpihakan dan kebersamaanya bersama rakyat !*

Secara pribadi saya masih optimis, TNI POLRI masih tetap dan terus bersama sama rakyat !

Hanya segelintir orang di TNI POLRI yang karena jabatannya, berpura pura tidak mengerti penderitaan rakyat !

Oknum oknum seperti inilah yang harus dibersihkan !

Mereka tahu dan mengerti ancaman fakta kehancuran negara, suramnya masa depan,  pudarnya masa depan anak anak kita yang sudah bersusah  payah sekolah, kuliah dengan pengorbanan waktu dan tenaga, yang juga beaya besar  dan harapan besar orang tua

 Dan ..itu akan sirna jika benar benar pemanjaan terhadap para investor dipermudah dan  dibuka lebar

Sebaliknya birokrasi untuk pengusaha pribumi dipersulit dan diperketat

Contoh : Untuk mendapatkan standardisasi SNI, begitu sulit dan berliku liku persyaratan yang diminta

Banyak kebijaksanaan pemerintah yang tidak jelas dan terbalik balik

Akankah keadaan seperti ini terus dipertahankan dan dideritakan kepada rakyat ?

Lihatlah perbandingan beaya hidup antara besarnya penghasilan dan beban listrik, pajak dan lain lain yang terus mencekik membuat tak berdaya

 Disisi lain penghasilan semakin sulit apalagi yang mengalami PHK dan sedang menganggur

Akankah model model pemerintahan komunis yang hanya ingin *berkuasa dan berkuasa* tanpa menghiraukan penderitaan rakyat akan diterapkan di Indonesia dan terus berlangsung ?

Sesungguhnya, rakyat hanya ketakutan dengan ikut campur tanganya TNI POLRI dibalik pemerintah !

Perlu diingat, TNI POLRI adalah bukan hanya semata sebagai alat pemerintah, tapi TNI POLRI, adalah alat negara ( pemerintah, rakyat dan wilayah ), ini berdasarkan UU yang ada

Tanpa Polri negara kacau, tanpa TNI negara lemah,  tanpa rakyat negara bubar

Maka, tolong ,sekali lagi tolong....

Perhatikan keluhan rakyatmu....

Melalui DPR, DPD, Pemerintah, kalian mesti paham ini !

Kepada bangsaku..

Kita memang bersandar kepada pemerintah dan DPR, namun jika tetap tidak ada perubahan...

Maka...hanya

*RAKYAT sendirilah yang akan mengubah nasibnya*

*Jika melalui jalan konstitusi tetap tidak ada keadilan...*

Sebagai bangsa yang cerdas dan ingin lebih baik....

*BERSIAP SIAPLAH....menggulung komplotan pengkianat ini dengan jalan....REVOLUSI RAKYAT....SEKALI LAGI...REVOLUSI RAKYAT......jangan pernah ragu, apalagi takut..untuk memperjuangkan kejujuran, kebenaran dan keadilan  !!!*

Jika mau dan bertekad...

*RAKYAT PASTI MENANG !!!*

*MERDEKA !!!*

*ALLOHU AKBAR. !!!*

( Bandung, Jumat, 28 Agustus 2020, Sugengwaras, purn TNI, *Pemerhati Pertahanan dan Keamanan NKRI*.  🇲🇨

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…