Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Seruan Ketua PA 212 Ke TNI - Polri: Ayo Pasang Bendera Merah Putih 30/9 Dan 1/10/2020

Rabu, 30 September 2020
Faktakini.net, Jakarta - Ketua PA 212 Ke TNI - Polri: Ayo Pasang Bendera Merah Putih 30/9 Dan 1/10/2020
Klik video:


KH Tb Abd Anwar: Indonesia Merdeka Ditebus Dengan Air Mata, Darah Dan Nyawa Para Pejuang



Senin, 10 Agustus 2020

Faktakini.net

*17 Agustus 1945-17 Agustus 2020: 75 Tahun Indonesia Merdeka Ditebus Dengan Air Mata, Darah Dan Nyawa Para Pejuang.*

Oleh

*KH.Tb.Abdurrahman Anwar Al Bantany.*
_(Majelis Syuro DPP FPI Dan Penasehat Lembaga Pemangku Adat (LPA) Kesulthanan Banten)._

Indonesia berada dalam rentetan perjalanan panjang penjajahan bangsa Asing sangat parah dan cukup lama.

Sekian tahun dijajah oleh negara Portugis, kemudian oleh negara Belanda dan selanjutnya oleh negara Jepang.

Penjajahan tersebut mengakibatkan penderitaan yang luar biasa bagi seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia.

Akibat dari penjajahan tersebut maka air mata mengalir deras, darah tertumpah, nyawa melayang, harta benda porak-poranda dan peradaban kemanusiaan ludes tercabik cabik.

Modal dasar perjuangan para Mujahid tersebut yakni semangat juang yang menyala dan berkobar dengan semboyan _"Merdeka atau Mati"_ mempertahankan agama dan bangsanya.

Teriakan dan pekikan mereka dalam melawan penjajah _Asing Kafir_ dengan semboyan _Hidup Mulia atau Mati Syahid_.

Perlawanan bangsa saat itu terhadap penjajah tidak mengandalkan senjata karena senjata yang digunakan sangat sederhana, dan seadanya tetapi lebih mengandalkan kepada pertolongan Allah dan api semangat.

Ternyata hasilnya senjata bisa dikalahkan dengan semangat, dan semangat dapat mengalahkan senjata.

Dalam filsafat peperangan dan pertempuran adalah musuh yang nyata lebih mudah dikalahkan, daripada musuh dalam selimut, musuh yang nampak dan kelihatan, lebih mudah untuk ditaklukkan daripada musuh yang tidak kelihatan, mengalahkan bangsa Asing lebih mudah daripada melawan bangsa sendiri.

Dulu para pejuang kita melaksanakan peperangan, dan pertempuran sedangkan kita saat ini melaksanakan peperangan tanpa pertempuran.

Hikmah dan pelajaran yang dapat kita ambil dalam perjalanan bangsa melawan penjajah tersebut antara lain:

*1. Para leluhur dan orangtua kita telah mewariskan kepada generasi bangsa bahwa warga negara Indonesia adalah pejuang yang selalu siap perang dan tempur.*

*2. Para leluhur dan orangtua kita telah mewariskan kepada generasi bangsa bahwa warga negara Indonesia yaitu kesatria dan pemberani.*

*3. Para leluhur dan orangtua kita telah mewariskan kepada generasi bangsa bahwa warga negara Indonesia bukan manusia pengecut dan pecundang.*

*4. Para leluhur dan orangtua kita telah mewariskan kepada generasi bangsa bahwa warga negara Indonesia adalah cinta Tanah Air.*

*5. Para leluhur dan orangtua kita telah mewariskan kepada generasi bangsa bahwa warga negara Indonesia siap menang, dan siap mati mempertahankan agama dan bangsanya.*

Dengan demikian dalam rangka mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tersebut generasi bangsa saat ini harus selalu siap berperang dan bertempur .

Berperang melawan penjajahan, melawan Kedzoliman, Kebathilan, Kemunkaran, Kesesatan, Kemaksiatan, perang melawan koruptor, ketidak adilan, perang melawan Kesenjangan Sosial, perang melawan Ateisme, dan Komunisme.

Dan tak kalah pentingnya perang melawan Hegemoni Asing dan Aseng yang mencengkram kehidupan kedaulatan bangsa dan Negara.

Juga tak ketinggalan perang melawan Liberalisme, Sekularisme, dan Oportunisme. 

Bangsa dan Negara ini diwariskan untuk masa depan atas perjuangan masa lalu.

Selamatlah bangsaku, dan jayalah Negeriku.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …