Langsung ke konten utama

Featured Post

PUSHAMI Ajukan Permohonan Pinjam Pakai Barang Milik Tahanan Kasus Molotov Di Polres Bogor

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_Pers Release!!_

_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh_

Alhamdulillah hari ini, Senin 28/9/2020 telah disampaikan surat permohonan pinjam pakai barang bukti atas saudara2 kita yg ditahan di Polres Bogor dan jajaran d bawahnya terkait tuduhan dan/atau sangkaan dugaan keterlibatan dalam perkara tindak pidana pelemparan molotov ke kantor pdip di cileungsi bogor.

Tim dari PUSHAMI mengajukan ini karena banyak barang2 dari saudara2 kita tersebut dibutuhkan oleh keluarganya dan beberapa dirasa tidak ada hubungan dengan tuduhan perkara dimaksud.

Untuk kemaslahatan keluarga2 nya maka tim PUSHAMI melalui kuasa hukumnya Hujjatul Baihaqi,SH mengajukan permohonan dimaksud.

Demikian pers release ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami haturkan terimakasih.

_Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh_

*Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI)*
Kuasa Hukum Tersangka


FPI Tebar Daging Qurban Untuk Para Muallaf Di Pedalaman Wana Sulteng


Senin, 10 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Idul Adha 1441 Hijriah kembali menjadi moment berharga untuk para mualaf di pedalaman wana Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una - una.

Tim Da'wah Pedalaman Wana yang menjadi Ujung tombak pergerakan  Front Pembela Islam Kabupaten Poso untuk membina sekaligus melakukan pembangunan masjid, 30 rumah mualaf untuk warga suku Ta' di Pedalaman, program yang telah berjalan setahun lebih ini terus berlanjut hingga sekarang.

(01/08/2020) Atas inisiasi yang matang FPI kembali menebar qurban di pedalaman yang menjadi salah satu agenda rutin FPI Poso untuk warga mualaf pedalaman, sebanyak 1 ekor sapi di sembelih di tengah hutan belantara di pegunungan Tojo.

Bersama 43 Laskar Pembela Islam yang di pimpin langsung oleh Ustadz Sugianto Kaimudin melakukan qurban di pedalaman, sekaligus menyelesaikan pengecatan Masjid Hidayah Sadame yang di peruntukan untuk para warga mualaf suku Ta' di Pedalaman Wana. Sekaligus menyelesaikan beberapa rumah di perkampungan mualaf yang nama kampungnya di beri nama oleh imam besar Habib Rizieq Syihab menjadi kampung Hidayah Sadame seklikgus nama masjid Al-Hidayah

"Alhamdulillah hari ini kami dapat menebar qurban untuk mualaf dan juga telah menyelesaikan pembangunan masjid dan melakukan sholat jum'at perdana di kampung mualaf hidayah sadame, merupakan sebuah kebahagiaan bercampur haru bagi kami bagaimana tidak jalan yang sangat ekstrim untuk membawa material pembangunan seperti seng, paku, semen dll untuk dapat di bangunkan sebuah masjid untuk para warga mualaf" Jelas Ustadz Sugianto Kaimudin

Program pembangunan 30 rumah juga terus berlanjut yang kini telah berdiri beberapa rumah dan di tinggali oleh warga pedalaman yg telah di mualafkan oleh ketua umum DPP FPI KH. Ahmad Sobri Lubis. "Perjuangan membangun 30 rumah mualaf juga terus berlanjut walaupun perlahan tapi pasti. Kendala yg paling pokok adalah cuaca yg jika hujan terjadi banjir dan jalan menuju Pedalaman wana tidak bisa di lalui sehingga pembangunan masjid maupun perumahan berjalan lambat, ungkap  Ustadz Sugianto Kaimudin

Kedepannya FPI Poso akan melakukan program pembinaan yang akan mendatangkan ustadz khusus untuk membina para mualaf suku Ta' di pedalaman sehingga ada guru tetap yg akan tinggal di pedalaman wana mengabdikan diri untuk berdakwah.

"Saya bersyukur bisa bersama mengitari perjalanan yg sangat ekstrim untuk sampai ke padalaman wana dlm tebar qurban dan dapat membantu menyelesaikan masjid dan pembangunan rumah para mualaf. Saya tidak bisa membayangkan dlm kondisi ini sy dan kawan kawan  bisa sampai di sana dan rasanya waktu sepekan tidak cukup untuk bersama para mualaf yg penuh dengan keceriaan dan butuh pendidikan agama ini" Ungkap Ami Sadat dari Markas LPI Sulteng yg membawa para laskar pembela Islam dari palu untuk hadir dalam tebar Qurban di Pedalaman.

Masjid telah usai dan warga sangat berharap bimbingan agama yg cukup untuk mereka serap sebagai pemeluk agama Islam yg baru. "Alangkah indahnya bersama mualaf dan bisa membagi ilmu" ungkap Agus Harsono yg juga ikut dalam rombongan.











Klik video:


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …