Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Habib Rizieq Ungkap Fakta Pencekalan Dirinya, Wajib Share Video Ini Untuk Bantah Hoax Buzzer

Rabu, 5 Agustus 2020
Faktakini.net, Jakarta - Hingga saat ini, rezim yang berkuasa di Indonesia masih ketakutan dan tidak berani menerima kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab. 
Dalam video berikut, Habib Rizieq ungkap dan beberkan fakta tak terbantahkan terkait pencekalan dirinya, yang memang dilakukan oleh pemerintah Saudi Arabia, namun hal itu atas noticed atau permintaan rezim yang berkuasa di Indonesia. 
Silahkan saksikan video berikut, dan wajib share untuk membantah berbagai hoax yang ditebar oleh para buzzer bayaran. 
Klik video:
Klik video:

Foto Habib Rizieq Dibakar Massa Neo PKI, Ini Pernyataan Gabungan Ormas Tangsel


Sabtu, 1 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ujaran kebencian dan pembakaran terhadap spanduk yang bergambar Habib Rizieq Shihab yang dilakukan sekelompok masa di depan gedung DPR/MPR RI, Senin (27/7/2020) lalu berbuntut panjang.

Meskipun peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian pada Rabu (29/7/2020) nampaknya gelombang amarah masyarakat yang tidak terima atas peristiwa tersebut terus meluap.

Kali ini, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, Majelis Ta'lim, Pemuda, Mahasiswa, dan Masyarakat Tangerang Selatan mengeluarkan pernyataan sikapnya terkait peristiwa yang terjadi di depan gedung DPR/MPR RI (27/7/2020).

Dalam pernyataan sikap yang diterima Redaksi Faktakini.net, Sabtu (1/8/2020) mereka mengungkapkan bahwa ulama merupakan pewaris nabi dan founding father Negara Republik Indonesia yang tidak boleh direndahkan martabatnya.

"Indonesia sebagai negara berketuhanan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan, sehingga tidak boleh satu setan pun terlebih manusia yang merendahkan martabat ulama. Karena sejatinya ulama adalah Pewaris Para Nabi dan sebagai Founding Father Negara Republik Indonesia."

Pada pernyataan sikap yang mewakili berbagai elemen masyarakat di Tangerang Selatan tersebut, mereka menyebut kelompok yang melakukan ujaran kebencian dan pembakaran terhadap spanduk HRS di depan gedung DPR/MPR RI pada Senin (27/7/2020) lalu adalah sebagai gerombolan biadab yang bertentangan dengan nilai Pancasila sehingga mereka menyarankan penegak hukum untuk segera menindak dan memproses pelaku ujaran kebencian dan peristiwa pembakaran spanduk HRS tersebut demi untuk menjaga stabilitas keamanan.

"Mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh Gerombolan Biadab tersebut dengan melecehkan kedudukan dan marwah Ulama karena bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Kepada Penegak Hukum untuk segera memproses secara hukum dan menindak segala bentuk kegiatan provokatif dan agitatif yang dilakukan Gerombolan Biadab tersebut. Sikap pembiaran Penegak hukum akan memperkeruh suasana dan mengganggu stabilitas Keamanan Nasional."

Selain itu, mereka juga menyerukan kepada umat Islam untuk menjaga marwah ulama, dan merapatkan barisan untuk melawan gerakan yang dapat memecah belah persatuan.

"Kepada segenap Umat Islam Indonesia agar merapatkan barisan, satukan segenap potensi yang ada dan terus tingkatkan kewaspadaan terhadap gerakan-gerakan yang ingin memecah belah persatuan Umat dan Bangsa. Kami telah memilih Posisi Perang terhadap segala bentuk Kemunkaran dan Pelecehan terhadap Ulama hanya semata-mata mengharap Ridho Allah SWT. Ayo Jaga Marwah Ulama!!! Kita Tunjukan kepada Para Durjana bahwa Umat Islam Bersatu Bersama Ulama..
Apabila Hukum tidak ditegakkan, Jangan salahkan Rakyat mencari keadilan dengan caranya sendiri!!!."

Sementara itu, Kyai Kholillurrohman salah satu tokoh masyarakat yang ikut menandatangani pernyataan sikap tersebut menambahkan bahwa jihad dalam upaya menegakkan agama adalah merupakan ibadah zohir yang apabila tidak dijalankan bisa mendatangkan celaka.

"Dalam kalimat لااله الاالله ada 12 huruf sesuai dengan kewajiban kita kepada Allah SWT. Angka 12 tersebut dibagi dua menjadi 6 ibadah zohiriyah, dan 6 ibadah batiniyah. Diantara 6 ibadah zohiriah salah satunya jihad, الجهاد بمعنى القتال فى سبيل الله لاقامة الدين jihad dalam arti qital perang fisabilillah untuk menegakan agama Allah. Maka barang siapa yg tidak mengamalkan 12 kewajiban pasti celaka dua belas," tegas Kyai Kholil kepada Faktakini.net

Sumber: MKDLG


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …