Langsung ke konten utama

Featured Post

Ikuti Arahan Habib Rizieq, FPI - GNPF - PA 212 Desak Pilkada Maut Ditunda

Rabu, 23 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kesepakatan Pemerintah, DPR, dan KPU yang tetap nekad melanjutkan Pilkada 2020 di tengah pandemi Corona COVID-19 menuai protes keras berbagai elemen masyarakat. Masyarakat ramai mendesak agar sebaiknya pilkada serentak gelombang empat itu ditunda.

Desakan ini disampaikan elemen ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Front Pembela Islam (FPI), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka memberikan maklumat dan meminta pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo agar menunda pelaksanaan pilkada yang diikuti 270 daerah tersebut.

Maklumat ini ditandatangani Ketua Umum FPI Ahmad KH Shobri Lubis, Ketua GNPF Ulama KH Yusuf Martak, dan Ketua Umum PA 212 KH Slamet Maarif.

Sebagai berikut maklumat selengkapnya.

MAKLUMAT FPI, GNPF ULAMA, PA 212
“HENTIKAN PILKADA MAUT”

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan malapetaka dan merupakan ancaman terhadap kelangsungan hidup dan kehidupan. Di sisi lain, jaminan keselamatan jiwa raky…

DPW FPI Cilacap Kawal Sidang Ketiga Haji Uce Di PN Cilacap Dan Ajukan Saksi Meringankan



Senin, 24 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah FPI Cilacap hari ini Senin 24 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB di kantor Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah mengajukan saksi meringankan untuk terdakwa Haji Uce Laskar DPC FPI Sampang dalam kasus tuduhan penganiayaan pada bulan Suci Romadhon 1441 H atau bertepatan dengan hari Ahad 17 Juni 2020.

Hadir pada lanjutan persidangan yang ketiga ini ketua DPW FPI Cilacap KH Kholidin, Ustadz Mansyur, Ustadz Muhlisin, Ustadz Giyanto dan 50 Laskar Pembela Islam MAWIL LPI Kabupaten Cilacap.

Ketua DPW FPI Cilacap Kyai Kholidin menyampaikan bahwa perjuangan Amar ma'ruf Nahi Munkar yang di lakukan oleh Front Pembela Islam harus siap menanggung Resiko, yaitu apabila difitnah itu biasa, jika dibuang anggap tamasya, bila di penjara menjadi Uzlah, andaikan di bunuh menjadi Shuhada.

Allohu Akbar Allohu Akbar Allohu Akbar di sambut pekikan Takbir oleh seluruh laskar yang hadir pada pagi hari ini.

Selanjutnya orasi dari Bantuan Hukum Front (BHF) FPI Kabupaten Cilacap yang disampaikan oleh Ust Muhlisin Bahwa pengadilan saat ini wajib mengatakan kalo yang Hak itu Hak dan yang Bathil itu Bathil Agar mendapatkan kepercayaan dari Masyarakat dan di ahiri dengan suara Aamiin dari para laskar laskar yang menjawab dengan kompaknya dan dengan keras pula. 

"Harapan kita kepada Majelis Hakim Pengadilan Negri Cilacap agar menjalankan proses hukum ini dengan profesional dan independen sehingga bisa memberi keputusan dengan se adil adilnya. Semoga Allah SWT selalu menolong kita dan meridhoi perjuangan kita sehingga di beri kemenangan oleh Allah SWT", ujarnya. 

Sebagaimana diketahui, kronologis kejadian sebagaimana diungkapkan oleh pak Haji Uce, adalah pada hari Ahad (17/5/2020) sekitar pukul 14.30 WIB, telah terjadi tindakan penyerangan dan penganiayaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh seorang tukang becak di Cilacap, Jawa Tengah.

Awalnya Pak Haji Uce menegur dan menasehati seorang tukang becak yang tidak berpuasa dan malah sedang asyik merokok di pasar Sampang, Cilacap.

Dinasehati baik-baik agar menghormati kesucian bulan Ramadhan apalagi ini di pasar yang banyak lalu lalang warga, tukang becak ini malah naik pitam, lalu ia keluar dari becaknya dan memukul pak Haji Uce sampai jatuh tersungkur.

Walau telah dianiaya sampai terjatuh, alhamdulillah pak Haji Uce berhasil melakukan pembelaan diri yang akhirnya tukang becak ini berbalik terjatuh ke arah becak.

Namun kemudian ada oknum tidak bertanggungjawab yang menyebar berita hoax di media sosial bahwa pak Haji Uce menganiaya tukang becak. Padahal justru pak Haji Uce yang diserang dan dianiaya.

Namun buntut dari kasus ini Haji Uce justru ditahan dan kasusnya berlabuh di pengadilan.

Foto: Suasana di luar gedung PN Cilacap di persidangan ketiga kasus Haji Uce, hari ini Senin (24/8/2020)









Klik video:



Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…