Langsung ke konten utama

Featured Post

PUSHAMI Ajukan Permohonan Pinjam Pakai Barang Milik Tahanan Kasus Molotov Di Polres Bogor

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_Pers Release!!_

_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh_

Alhamdulillah hari ini, Senin 28/9/2020 telah disampaikan surat permohonan pinjam pakai barang bukti atas saudara2 kita yg ditahan di Polres Bogor dan jajaran d bawahnya terkait tuduhan dan/atau sangkaan dugaan keterlibatan dalam perkara tindak pidana pelemparan molotov ke kantor pdip di cileungsi bogor.

Tim dari PUSHAMI mengajukan ini karena banyak barang2 dari saudara2 kita tersebut dibutuhkan oleh keluarganya dan beberapa dirasa tidak ada hubungan dengan tuduhan perkara dimaksud.

Untuk kemaslahatan keluarga2 nya maka tim PUSHAMI melalui kuasa hukumnya Hujjatul Baihaqi,SH mengajukan permohonan dimaksud.

Demikian pers release ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami haturkan terimakasih.

_Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh_

*Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI)*
Kuasa Hukum Tersangka


DPRD Kota Makassar Usul Ranperda Miras Dijual Online, FPI Datangi Kantor DPRD Untuk Lakukan Protes

 


Jum'at, 27 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ranperda Miras yang diusulkan untuk dijual Online oleh DPRD Kota Makassar, mendapat penolakan keras dari warga masyarakat dan elemen Ormas kota Makassar.

Pada hari Kamis (27/8/2020) Rombongan DPW FPI Makassar bersama 12 pengurus FPI di tingkat kecamatan diantara Pengurus Kecamatan yang hadir adalah dari Makassar, Panakukkang, Tallo, Biringkanaya, Manggala, Mamajang, Tamalate, Bontoala, Wajo, Ujung Pandang, Tamalanrea dan Rappocini sebanyak 30 orang pengurus DPW FPI dan DPC FPI se-kota makassar, mendatangi kantor DPRD Kota makassar untuk menyampaikan protes terhadap Ranperda Miras yang diusulkan untuk dijual Online dan mendukung sikap Fraksi Partai PKS yang menolak Ranperda tersebut.

Tiba pada pukul 13.30, rombongan FPI disambut dan diterima oleh Fraksi PKS di ruang aspirasi Lantai 2 gedung DPRD kota Makassar.

Pada pembukaan dialog, disampaikan secara tegas oleh ketua DPW FPI Kota Makassar Habib Hamid Al-Hamid bahwa, "Dengan Tegas FPI menolak Ranperda Miras dan apapun jenis aturanya karena Miraa bukan dilindungi tapi Wajib di musnahkan".

Pernyataan itu diapresiasi oleh Fraksi PKS yang merupakan partai Islam yang masih menjadi opisisi pemerintah dan berjuang untuk umat.

Disambung kemudian pernyataan Sekretaris Wilayah FPI kota Makassar,  Sayful Ayubbi, "Atas nama FPI Kota makassar bersama 12 Pengurus Inti di tingkat Kecamatan mendukung penuh langkah politik PKS yang menolak Ranperda Miras tersebut, dan PKS jangan khawatir karena FPI akan mengajak Umat Islam untuk terus mendukung dan mensupport langkah PKS selama berjuang untuk kepentingan Umat dan Bangsa, dan kami akan siapkan Aksi Demo Besar serta Aksi Kontrol Lapangan apabila Ranperda Miras disyahkan".

"Menurut FPI Ranperda Miras sangat berbahanya apabila disyahkan karna akan sangat susah di kontrol peredarannya, bisa jadi setiap rumah nanti bisa jual Miras dengan dalih Online dan pembeli tidak tau apakah anak-anak atau orang dewasa", lanjutnya.

Tambahan dari Sekretaris wilayah FPI menuturkan, "Perda Tentang Pengendalian dan Pengawasan Minol saja masih belum maksimal pengawasannya dari Pemerintah kota, kok mau tambahin lagi di jual Online, contoh itu ada Cafe gak punya izin dan memang gak ada aturan izin cafe menjual miras, tetapi faktanya yang didapat di lapangan banyak cafe menjual miras bahkan menjualnya di depan sekolah dan rumah ibadah, ini saja dulu perbaiki. Kalau tidak bisa diperbaiki mending dibuat saja aturan Perda Larangan Miras di Kota Makassar dan jangan buat yang aneh-aneh, miras justru seharusnya di perkecil ruang geraknya bukan di beri kesempetan untuk meluas", tutur Sayful selaku Sekretaris Wilayah FPI kota makassar.

Menanggapi hal tersebut Fraksi PKS di wakili ketua PKS kota Makassar, Anwar Faruq yang merupakan Fraksi yang menolak Ranperda tersebut mengatakan, "kami akan memberitahu aspirasi ini ke Pimpinan DPRD Kota dan berharap agar masyarakat mempercayakan kepada kami untuk menyelesaikan ini dan sekali lagi PKS di pastikan Menolak Ranperda tersebut".

Klik video:


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …