Langsung ke konten utama

Featured Post

Dr Masri Sitanggang: Melawan Komunisme

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net

_*Seri Komunis 01_*

*MELAWAN KOMUNISME*

Oleh : *Dr. Masri Sitanggang*

Komunisme itu paham, bukan organisasi dan bukan pula nasab. Orang bisa saja menjadi komunis tanpa harus terdaftar sebagai anggota organisasi komunis seperti PKI, misalnya; atau bukan pula dari keturunan anak komunis. Jadi, jangan salah sangka. Orang berfaham (lebih tepat lagi ideologi) komunis bisa berada di organisasi apa saja; mulai dari organisasi sosial kemasyarakatan, propesi , keagamaan sampai organisasi partai politik. Begitu juga soal nasab, anak yang lahir dari seorang alim pun bisa jadi terjangkit faham komunis dan sebaliknya anak seorang komunis belum tentu juga sepaham dengan komunis.

_“Dik Gaffar, kamu ajari saya agama, nanti kamu saya ajari Marxisme,”_ kata Sukarno satu ketika. Yang dipanggilnya “dik Gaffar” adalah A. Gaffar Ismail, ayah dari Taufiq Ismail, dokter hewan yang lebih dikenal sebagai penyair itu. Taufiq Ismail menceritakan kisah persahabatan So…

Diserang Fitnah Buzzer Jadi 'Zona Hitam', Anies Fokus Tangani Corona di Jakarta



Kamis, 13 Agustus 2020

Faktakini.net

Diserang Fitnah Buzzer Jadi Zona Hitam, Anies Fokus Tangani Corona di Jakarta

Beredar sebuah informasi bohong alias hoax di media sosial bersumber dari cuitan Ferdinand Hutahaean yang mengatakan kinerja Gubernur Anies Baswedan tidak menunjukkan hal yang baik. Hal tersebut terkait sebuah foto fitnah yang diunggah Ferdinand pada Selasa (11/08) di akun twitternya @FerdinandHaean3.

Informasi fitnah yang disebar menggambarkan peta penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta. Dalam gambar peta yang terdapat logo Badan Intelijen Negara (BIN) itu, menggambarkan bahwa hampir semua wilayah di DKI Jakarta merupakan zona hitam penyebaran Covid-19.

"Prestasi Gubernur Jakarta!! Pak Gubernur tidak ingin menciut tentang zona hitam ini? Bukannya mengurusi Covid-19, malah mengurusi ganjil-genap. Gubernur sesat dipikir logika," fitnah Ferdinand melalui akun twitternya.

Tentu saja apa yang disampaikan oleh Ferdinand dalam cuitannya tersebut merupakan hoax dan fitnah yang bertujuan untuk menjatuhkan Anies semata. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Ariza, sapaan akrabnya, meluruskan jika informasi yang disebarkan oleh Ferdinand masuk ke dalam kategori hoax. Dia pun meminta masyarakat agar lebih teliti dalam memilah informasi.

"Saya memohon maaf atas informasi hoax tersebut, tetap berpesan menjalankan 3M; memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak 1,5 meter dari jarak interaksi," kata Ariza di akun Twitter, @BangAriza.

Setelah itu, Ariza menghimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta agar tidak usah mempercayai soal isu zona hitam yang berkembang di masyarakat. Pasalnya Pemprov DKI selalu melakukan pelayanan yang baik untuk masyarakat. Salah satu hal yang sudah dan sedang dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta adalah dengan cara mengindentifikasi kasus Covid-19 melalui perbanyak tes swab. Tujuannya supaya bisa menyelesaikan masalah penyebaran Covid-19.

"Soal zona hitam hoax, kita selaku Pemprov DKI selalu survei, kan di Jakarta memang penyebarannya tinggi karena disebabkan testing banyak. Luar biasa testing kita. Jumlahnya bisa 5.000-10 ribu per harinya. Sudah jauh di atas 55 ribu lebih per pekan," kata Ariza di Balai Kota DKI, Kamis (12/8).

Berdasarkan pantauan tim redaksi, cuitan Ferdinand yang memfitnah Anies dengan cara menyebar hoax kini sudah menghilang atau dihapus. Hal tersebut setelah BIN melalui Deputi-VII Bidang Komunikasi dan Informasi, Wawan Hari Purwanto yang menyatakan bahwa informasi yang disebar Ferdinand merupakan informasi hoax.

“Informasi tentang zona hitam DKI sudah beredar di banyak media sosial sebelum saya twitt. Jika sekarang BIN menyatakan itu hoaks, kita akui kebenaran infonya. Dan twitnya saya hapus. Terimakasih,” cuit Ferdinand tanpa meminta maaf.

Sosok Ferdinand memang kerap terlihat mencari kehebohan dengan menjelekkan nama Anies Baswedan. Politisi yang foto syur-nya mengenakan celana dalam merah dan sedang bersama seorang wanita sempat tersebar itu nampaknya gemar mencari popularitas dengan menyerang Anies Baswedan. Namun publik tentu sudah paham, bahwa apa yang keluar dari Ferdinand tentang Anies hanyalah bentuk sensasi belaka. Warga Jakarta tahu bahwa Gubernurnya terus bekerja menangani Pandemi Corona, menjawab fitnah dan cerca dengan karya nyata.

Oleh Hafid Anggara, Netizen

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…