Langsung ke konten utama

Featured Post

Biadab! Mantan Panglima TNI Diteriaki "Anjing" Oleh Pendemo Anti KAMI Di Surabaya

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Viral beredar video di media sosial, mantan PanglimaTNI Pak Gatot Nurmantyo saat acara sedang berlangsung Pak Gatot sedang Pidato Lalu polisi masuk menyerbu dan menurunkan Pak Gatot dari Panggung dalam acara silaturahim KAMI Pusat dan KAMI Jatim di Jabal Nur Jambangan Surabaya, Jawa Timur, hari ini Senin (28/9/2020).

Tak hanya itu, dalam video lainnya pak Gatot sosok anti PKI ini saat sedang keluar justru para pendemo tetap beringas dan menghujat mantan Panglima TNI ini dengan sebutan "anjing". Astaghfirullahaladzim...

Dan anehnya aparat terkesan hanya diam membiarkan, tidak mengambil tindakan langsung kepada para pendemo yang rasis dan melontarkan caci maki itu.

Klik video:



Dihadiri Dr Abdullah Hehamahua, Kajian Ba'da Shubuh Di Masjid Ikhwanul Qorib Bandung Sukses Dan Berkah


Sabtu, 22 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dr. Abdullah Hehamahua SH, MM (Ketua Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan MPUI-I) didampingi Ust. Asep Syaripudin (Jubir MPUI-I) turut hadir dan menyampaikan materi Kajian ba'da shubuh dg tema 'Refleksi Perjuangan Rasulullah Muhammad SAW menuju Indonesia Berkah' di Masjid Ikhwanul Qorib Babakan Priangan Bandung pada hari Jum'at, 2 Muharram 1442 H/ 21 Agustus 2021 dalam acara "Shubuh Akbar: Shalat Shubuh berjama'ah dan Tablig Akbar" yg diselenggarakan Pejuang Shubuh API Jabar, DKM Ikhwanul Qorib dan Gerakan AKU (Akselerasi Kemandirian Umat) berlangsung sukses dan berkah.

Usai acara kemudian dilakukan foto bersama Dr. Abdullah Hehamahua, SH, MM (Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan MPUI-I) Ust. Asep Syaripudin (Jubir MPUI-I), Pejuang Shubuh API Jabar, dan Pengurus DKM Ikhwanul Qorib setelah kegiatan "Shubuh Akbar".

Insyaa Allah Kegiatan Shubuh Akbar ini akan dilaksanakan di 27 Kab/ Kota se Jabar, dg mengawali di 80 Kecamatan se Bandung Raya (Kota Bandung 30: Kec. Kota Cimahi: 3 Kec., Kab. Bandung, 31Kec., Kab Bandung Barat: 16 Kec.).

"Dari Masjid kita bina, berdayakan, dan konsolidasikan umat untuk mewujudkan Indonesia Berkah", ujar Ustadz Asep Syaripudin.

Setelah beres kegiatan Shubuh Akbar dilanjutkan ramah tamah Dr. Abdullah Hehamahua dan Ust. Asep Syaripudin (yg merupakan KK9 MPUI-I) ramah tamah bersama pengurus DKM Ikhwanul Qorib dan Pengurus RW setempat sambil bincang bincang terkait situasi kondisi umat.

"Semoga kehadiran MPUI-I ditengah tengah umat, akan menumbuhkan "kepercayaan diri" umat, bahwa dengan terus istiqomah berjuang di bawah komando ulama in syaa Allah akan menang...* ALLAHU AKBAR !!!", ujar Ustadz Asep lagi.






Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …