Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Banyumas Perpanjang Pajak Banner Imam Besar Habib Rizieq Shihab

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pajak banner foto Imam besar Al Habib Muhammad Rizieq bin Husen shihab hari ini masa berlaku telah genap satu bulan lamanya dan menandakan harus di perpanjang.

Untuk ini dari laskar Ustad Herdi Taufik Kurniawan melakukan perpanjangan pajak tersebut melalui Mal pelayanan publik kabupaten banyumas, Jawa Tengah.

Hari Rabu tanggal 30 september 2020 pukul 09:00 wib mulai melakukan permohonan izin reklame insidental foto Imam Besar Al habib Muhammad Rizieq bin Husen Shihab di dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu yang berada di jalan jendral soedirman no 540 purwokerto kabupaten banyumas

Setelah persyaratan terpenuhi hingga pukul 15:30 wib alhamdulillah pajak reklame Imam besar selesai di urus sehingga reklame yang telah terpasang di beberapa titik strategis resmi terpasang dan berpajak ,sesuai dengan peraturan daerah No. 1 TH 2011 sebagai mana di ubah beberapa kali

Terakhir dengan perda No.22 TH 2016 Maka banner…

Digusur Ahok Dan Kini Dibangun Kp Susun, Warga: Pak Anies Membawa Cahaya Ke Hidup Kami



Selasa, 18 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Warga Kampung Akuarium memberikan sejumlah hadiah kepada Anies Baswedan sebagai ucapan terima kasih atas pembangunan kembali permukiman itu. Hadiah itu diberikan saat acara peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Akuarium, Senin, 17 Agustus 2020.

Anies mendapatkan karikatur dan miniatur kapal Pinisi di acara tersebut. Hadiah diberikan oleh Ketua RT 12/RW 04 Kelurahan Penjaringan, Topas Juanda dan Koordinator warga Kampung Akuarium, Dharma Diani.

“Tidak ada cahaya yang lebih besar menerangi jalan kami daripada cinta dan perubahan yang telah engkau bawa ke dalam hidup kami, terima kasih Gubernurku, dari kami warga Kampung Akuarium,” ujar Topas di Jakarta, Senin.

Kalimat yang dibacakan Topas itu ditulis di dalam karikatur yang diberikan kepada Anies Baswedan di acara peletakan baru pertama kampung susun Akuarium tersebut.

Dharma Diani berujar bahwa miniatur kapal Pinisi untuk Anies Baswedan merupakan buatan tangan warga Kampung Akuarium. Menurut dia, kerajinan itu juga sudah dipesan oleh konsumen mancanegara.

“Sesuai juga tema kita untuk menjadi kampung wisata,” kata Dharma Diani.

Di pinggiran tenda acara peletakan batu pertama, belasan warga membentangkan poster ucapan terima kasih kepada Anies Baswedan. Salah satunya adalah perempuan paruh baya Tarmi, 55 tahun, yang telah tinggal di Kampung Akuarium sejak 1978.

Tarmi mengaku pernah ikut merasakan dampak dari penggusuran kampungnya oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016. Kala itu, warga harus tinggal di tenda seadanya sebelum dibangunkan shelter atau hunian sementara oleh Anies.

Karena itu, Tarmi mengaku sangat bersyukur Kampung Akuarium kini akan dibangun kembali. “Senang sekali. Setelah empat tahun lamanya kami kepanasan, kehujanan, keambrukan tenda, sekarang akhirnya dibangun kembali,” kata Tarmi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko berujar Kampung Susun Akuarium akan dibangun di atas lahan sekitar 10.000 meter persegi. Kampung ini akan terdiri dari 5 blok, dan diisi oleh 241 hunian dengan tipe 36.

Menurut dia, pembangunan Kampung Susun Akuarium dilaksanakan melalui kewajiban pengembang. Mekanis ini disebutnya sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 112 tahun 2019 Tentang Tata Cara Pemenuhan Kewajiban Pembiayaan dan Pembangunan Rumah Susun Murah/Sederhana.

“Melalui konversi oleh para pemegang izin pemanfaatan ruang dalam hal ini oleh PT Almaron Perkasa,” ujar Joko.

Pembangunan Kampung Akuarium rencananya dimulai pada September 2020. Pembangunan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 878 tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat. Dalam keputusan tersebut, Kampung Akuarium menjadi satu di antaranya 21 kampung yang diprioritaskan untuk ditata.

Dalam penataan Kampung Akuarium ini, Gubernur Anies Baswedan menggandeng Rujak Center for Urban Studies dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK). Sebanyak 40 persen kawasan yang dibangun akan menjadi Ruang Terbuka Hijau, sementara sisanya menjadi hunian.

Sumber: Aniesindo.com

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …