Langsung ke konten utama

Featured Post

Foto Mesra Jendral Nasution Dan Soeharto Ini Gilas Fitnah Keji PKI Terhadap Soeharto

Kamis, 1 Oktober 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kelicikan dari PKI itu :

1. Menghapus jejak
2. Membersihkan diri
3. Menimpakan kesalahan kpd orang lain
4. Minta orang lain memberi ganti rugi kepada dia.
5. Susun kekuatan utk berkuasa kembali

[KH Hasyim muzadi]

Itulah kelicikan dari PKI, dan hal itu juga mereka lakukan dalam upaya mengaburkan bahkan memutarbalikkan fakta tentang kejadian yang terjadi saat pemberontakan G 30 S/PKI tahun 1965 lalu.

Dalam peristiwa itu, tentu tidak ada orang yang paling dibenci oleh PKI, selain Soeharto. Karena Jendral pemberani yang satu inilah yang menumpas habis PKI sampai ke akar-akarnya saat itu. Maka itu PKI mati-matian berupaya memfitnah Soeharto. Bahkan mereka tuding Soeharto adalah dalang G 30 S/PKI.

Jika Soeharto dalang dari G30s/PKI, maka Nasution sudah pasti akan membunuh Soeharto apapun caranya, karena anaknya(Ade Irma) tewas akibat peristiwa G30s/PKI tsb.
Tapi kalian lihat sendiri foto2 di atas, beliau berdua terlihat baik2, kompak dan harmo…

Cerita Anies Tentang Persahabatan AR Baswedan dan Liem Koen Hian



Senin, 31 Agustus 2020

Faktakini.net

Cerita Anies Tentang Dua Sahabat yang Punya Banyak Perbedaan: AR Baswedan dan Liem Koen Hian

Mungkin di antara kita tidak banyak yang mengenal kedua nama ini, Abdurrahman Baswedan dan Liem Koen Hian dalam sejarah berdirinya bangsa ini. Namun, jika membaca sejarah secara utuh, peran kedua orang tersebut sangat besar, sejajar dengan para pendiri bangsa lainnya seperti Soekarno, Muhammad Hatta, Muhammad Yamin, Sjahrir, dan lainnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang merupakan cucu dari Abdurrahman Baswedan menceritakan kisah sang kakek, bersama tokoh Tionghoa, Liem Koen Hian, yang pernah menjadi seorang wartawan dan pendiri Partai Tionghoa Indonesia (PTI).

Anies mengaku tidak terlalu mengenal sosok Liem Koen Hian. Ia hanya pernah mendapat cerita bahwa Liem dikenal kerap melawan pengaruh-pengaruh yang diberikan pasukan Jepang saat masa penjajahan.

“Liem dan keluarganya sempat meminta perlindungan kakek saya, A.R.  Baswedan. Kala itu, Liem menjadi buron tentara Jepang,” cerita Anies dalam forum diskusi online yang diadakan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Rabu (26/8).

Saat itu, Anies menambahkan pasukan Jepang mendarat di berbagai wilayah Jawa. Mereka membubarkan berbagai macam partai politik. Termasuk PAI, partai besutan Baswedan. Penertiban terhadap media massa juga dilakukan. Hanya koran berbahasa Tionghoa yang dibiarkan terbit, yaitu Kung Yong Pao.

Anies melanjutkan, sang kakek yang juga bekerja sebagai jurnalis ikut menyembunyikan Liem di rumahnya di kawasan Jakarta. Kala itu, kata Anies Liem bahkan harus mengenakan sarung, baju koko, dan kopiah sebagai penyamaran agar tidak diketahui oleh tentara Jepang.

"Ada cerita tentang hubungan mereka, khususnya pada masa pendudukan Jepang. Liem Koen Hian berada di posisi nonkooperatif dengan Jepang, dan dikejar, dicari. Padahal beliau high profile," ungkap Anies.

Menurut Anies, Jepang tidak akan berani macam-macam dengan tokoh Islam seperti A.R.  Baswedan. Tanpa pikir panjang, Baswedan bersedia menampung Liem dan keluarganya dari kejaran tentara Jepang. Sikap ini memang menuai kecaman dari para sahabat Baswedan. Sebab bisa membahayakan dirinya dan keluarga.

"Persahabatan mereka di atas segalanya. Karena itu, AR berani ambil risiko untuk melindungi mentornya, Liem dan keluarganya," kata Anies mengimbuhkan.

Selebihnya Anies mengaku tidak tahu kabar mereka. Sebab, semasa hidup, sang kakek juga tidak banyak bercerita tentang sosok Liem.

Hingga saat ini, Lanjut Anies persahabatan keduanya terjalin baik, bahkan hingga ke anak-anaknya. Yang kemudian hingga saat ini secara turun temurun ikut mengisahkan cerita persahabatan keduanya.

Oleh: Hamzah Agung, Warganet

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …