Langsung ke konten utama

Featured Post

Buya Gusrizal: Kenali Perjalanan Sejarah Bangsa Lewat Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net

#infosuduikminang

KETUA MUI SUMBAR MENGHIMBAU UNTUK MENONTON FILM PENGKHIANATAN G30S/PKI

Buya Gusrizal: Kenali Perjalanan Sejarah Bangsa Lewat Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

PADANG -- Terkait maraknya nonton bareng film G30S/PKI, Ketum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar menghimbau masyarakat untuk mengenali perjalanan sejarah bangsa apalagi sejarah kelam bangsa seperti pengkhianatan PKI supaya tidak mengendor kewaspadaan.

"Kita tahu bahwa organisasi bisa saja terlarang dan dibubarkan tapi pemikiran yang menjadi ideologi, akan terus diwariskan oleh mereka yang menganutnya," kata Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa, Senin (28/9/2020).

Buya melanjutkan Umat Islam adalah garda terdepan dalam menghadapi komunisme dan gerakannya.

"Karena itu, momentum-momentum seperti 30 September harus dimanfaatkan untuk membangkitkan kesadaran umat akan bahaya besar yang mengancam agama dan bangsa. Apalagi indikator-indikator yang terlihat telah mengind…

Canggih! Sudah 25 Persen, Pembangunan Jakarta International Stadium Lampaui Target



Ahad, 23 Agustus 2020

Faktakini.net

Canggih! Sudah 25 Persen, Pembangunan Jakarta International Stadium Lampaui Target

Jakarta International Stadium (JIS) yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara bukan hanya menjadi stadion bertaraf internasional. Melainkan juga menjadi landmark baru Jakarta. Dalam kapasitasnya, JIS dapat menampung sebanyak 82.000 penonton.

Saat ini, progres pembangunan stadion JIS pada akhir bulan Juli 2020 mencapai target sebesar 25,333 persen melebihi target rencana yang dipatok di angka 24,409 persen.

“Capaian fisik proyek lebih cepat 0,22 persen,” kata Direktur pengembangan bisnis PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Hanief Arie Setianto saat pertemuan bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, di kantor Jakpro, Jakarta, Senin.

Hanief mengakui selama tiga bulan terakhir atau saat pendemi Covid-19 ini, pembangunan proyek JIS mengalami perlambatan. Namun hal itu tertutupi, karena kontraktor memiliki kelebihan progres di awal sebesar lima persen.

“Kami sedang menyusun perencanaan, walaupun dalam kondisi Covid-19 seperti saat ini, kami tetap akan menyelesaikan proyek hingga 31 Oktober 2021,” jelas Hanief.

Dia menegaskan, proyek JIS dan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), bukan sekadar mengejar target penyelesaian, tetapi menjadi penyangga saat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat COVID-19.

Kontraktor berupaya semaksimal mungkin menggunakan orang-orang dari Jakarta yang memiliki ketrampilan pekerjaan konstruksi. Sehingga kata dia, penyertaan modal daerah (PMD) tidak sia-sia, karena kembali ke warga Jakarta.

Darin Toha, Netizen.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …