Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kemayoran Dan Sayap Juang Semprotkan Disinfektan Di Ponpes Al Ihsani Kel Serdang

Ahad, 27 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Penyebaran virus Covid-19 (Corona) yang berasal dari Wuhan di Cina, terus menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia, dan telah menimbulkan banyak korban jiwa. Di Indonesia, jumlah kasus positif Corona semakin bertambah dari hari ke hari.

Untuk itu Front Pembela Islam (FPI) dan Sayap Juangnya di berbagai daerah aktif melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata  penyebaran virus Corona.

Hari ini, Ahad (27/9/2020) bertempat di ponpes Al Ihsani, Kelurahan Serdang Kemayoran Jakarta Pusat, dengan Pelaksana DPC FPI Kemayoran beserta Sayap Juang nya Alhamdulilah Kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah DPRA Serdang Ponpes Al Ihsani Ustadz Saefuloh dan  RT 016,dan  RT 018 RW 005, telah selesai dilakukan dengan lancar dan penuh berkah.

"Alhamdulillah sambutan dari para warga dan pihak RT dan RW setempat sangat  baik dan mendukung sekali, terima kasih untuk para masing-masing DPRA dan sayap juang telah mengirimkan p…

Babeh Haikal Hasan: Amanah UU, HRS Dan Warga Negara Tidak Boleh Dilarang Pulang



Senin, 24 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ustaz Haikal Hasan mengungkapkan bahwa Habib Rizieq Syihab (HRS) selama ini sangat merindukan bisa kembali pulang ke tanah air.

“Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Syihab bukan tidak ingin kembali ke Indonesia, berulang kali saya katakan beliau ingin sekali pulang, beliau rindu tanah airnya Indonesia,” ujar Haikal dikutip Suara Islam Online, Senin (23/8/2020) dalam sebuah webinar yang digelar HRS Center.

Pria yang akrab disapa Babeh Haikal itu menegaskan bahwa dalam konstitusi tidak boleh ada warga yang dilarang kembali ke negaranya.

“Amanah undang-undang manusia itu bebas merdeka, tidak boleh ada yang melarang warganya pulang,” jelasnya.

Ia pun mempertanyakan, apa kesalahan HRS sehingga dilarang pulang. “Kesalahannya apa? kalau ada, boleh diadili, kalau tidak ada segera pulangkan dong. Masa negara tidak punya sense bahwa yang ada di sana adalah seorang tokoh,” kata Babeh Haikal.

Menurutnya, Habib Rizieq adalah tokoh yang menjadi salah satu penggerak bersama almarhum Taufiq Kemas dalam mensosialisasikan dasar pilar dalam kehidupan bernegara. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 45, NKRI dan GBHN.

“Dan itulah bersama Taufik Kemas, dialog bersama orang nomor satu di PDIP ketika itu, namun kenyataannya sekarang hubungan tidak lagi harmonis, salah apa? apakah tertutup total hubungan itu? insyaallah bisa kita jalin lagi,” tandas Babeh Haikal.

Sebagaimana diketahui, Pasca Aksi-Aksi Bela Islam yang digagas oleh Habib Rizieq dalam melawan kedzalliman dan penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Ahok sukses besar, upaya kriminalisasi dan pembusukan terhadap Habib Rizieq pun makin masif dilakukan oleh musuh-musuh Islam.

Selain mendadak dijerat dengan berbagai kasus, upaya pembunuhan karakter juga serentak dilakukan oleh pihak-pihak yang dendam atas kalah telaknya Ahok di Pilgub DKI 2017 dari paslon Anies-Sandi, dan dibuinya Ahok selama dua tahun penjara karena terbukti menistakan agama Islam.

Bagi kelompok jahat tersebut, Habib Rizieq adalah 'biang kerok' kalahnya dan dipenjarakannya Ahok, karena itu mereka melancarkan balas dendam termasuk dengan memproduksi chat mesum fiktif lalu memviralkannya demi untuk melakukan pembusukkan terhadap nama Habib Rizieq Shihab.

Dan hingga kini walaupun kasus-kasus tersebut sudah di-SP3 oleh aparat kepolisian, namun Habib Rizieq masih dicegah untuk pulang ke Indonesia karena dicekal oleh pemerintah Arab Saudi atas dasar permintaan dari pihak pemerintah Indonesia.

Namun perjuangan untuk bisa memulangkan kembali Habib Rizieq Shihab ke tanah air tak henti terus diupayakan oleh umat Islam di Indonesia.

Foto: Ustadz Haikal Hassan

Sumber: suara-islam.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…