Langsung ke konten utama

Featured Post

Jum'at Berkah, FPI Binjai Bagikan 230 Nasi Kotak Untuk Warga

Jum'at, 18 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, hari ini Jum'at 18 September 2020, aktivis-aktivis FPI kota Binjai, Sumatera Utara melaksanakan kegiatan berbagi barokah yang diamanahkan oleh hamba Allahyang dermawan untuk dibagikan kepada para kaum dhuafa, anak-anak yatim dan para tukang becak, tukang parkir, jama'ah masjid dan umat lainnya di kota Binjai, berupa 230 nasi kotak di kawasan wilayah kota Binjai Sumatera Utara.

Pembagian 230 nasi kotak ini dilaksanakan oleh aktivis FPI kota Binjai dengan membagi team yang bertugas mendistribusikan di lingkungan masjid, di jalan-jalan di tengah kota Binjai, dan rumah ke rumah di mana para dhuafa, abang-abang parkir dan abang-abang pembawa becak bermotor dsb.

Insya Allah semoga kegiatan seperti ini terus bisa dilaksanakan oleh para aktivis FPI di kota Binjai dan para hamba-hamba Allah Subhanahu wata'aala yang dermawan terus mempercayakan amanahnya untuk disalurkan oleh para aktivis kepada para umat yang me…

Aneh! Ketua DPRD DKI Jakarta dari PDIP ini Kaitkan Positif Covid-19 dengan Aib



Ahad, 30 Agustus 2020

Faktakini.net

Aneh! Ketua DPRD DKI Jakarta dari PDIP ini Kaitkan Positif Covid-19 dengan Aib

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengaitkan pasien positif Covid-19 dengan aib.

"Ini bukan aib yang harus ditutup-tutupi," ungkap Politikus PDIP tersebut.

Lebih lanjut Ia meminta agar pejabat Pemprov DKI Jakarta yang terpapar Covid-19 untuk dipublikasian ke publik.

"Kalau ada yang terinfeksi sebut terinfeksi. Enggak perlu ada yang ditutup-tutupi. Bahaya bos kalau sampai ditutup-tutupi," ujar Prasetyo dalam keteranganya, Jakarta, Jumat (28/8).

Sebagai pejabat publik, apa yang disampaikan oleh Prasetyo sebenarnya tidak pantas dan tidak etis. Sebab mengaitkan pasien positif Covid-19 dengan aib.

Padahal sebelumnya Pemprov DKI Jakarta telah mengumumkan nama-nama pejabat Pemprov DKI yang terpapar Covid-19.

Melalui Kepala Biro Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir membenarkan bahwa Kepala Dinas Kehutanan dan Tata Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati terpapar virus corona atau Covid-19.

"Terpapar dari hasil tes swab. Sekarang isolasi mandiri," kata Chaidir Senin (24/8).

Dia menjelaskan Suzi melakukan swab mandiri di RS Pelni dan langsung memberitahukan hasilnya kepada BKD DKI Jakarta. Lanjut dia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga langsung melakukan tracking kepada para pegawai.

"Hasilnya tuh baru turun tadi pagi kalo enggak salah. Saya baru laporan tadi lapor ke BKD," jelasnya.

Selain Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati,  Sejumlah pejabat Pemprov DKI yang dinyatakan positif Covid-19 adalah Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W Soewaryo, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari,  Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat. Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin, Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris, dan Ketua TGUPP Amin Subekti.

Sekda Pemprov DKI, Saefullah mengatakan, pejabat-pejabat tersebut termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG) sehingga diwajibkan menjalankan isolasi mandiri. Meski demikian, para pejabat tersebut tetap bekerja dan memberikan pelayanan dari rumah.

Sementara itu Pemprov DKI Jakarta bahkan telah melakukan tindakan terkait penemuan pejabat Pemprov DKI yang terjangkit Covid-19.

“Tidak (perlu lock down). Pejabat yang kena itu kan cuma beberapa orang saja. Terkait tempat sudah dicek. Kenanya di mana, bagimana, jadi protokol Covid kami laksanakan," kata Wagub DKI Ahamad Riza Patria di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020) siang.

Anies Baswedan bersama jajarannya terus serius dan fokus dalam menangani Pandemi Covid-19. Jadi tidak mungkin menutupi orang-orang di lingkungannya yang positif, justru mereka diminta cepat isolasi mandiri karena berstatus OTG, dan sudah melacak semua terkait waktu dan tempat penularan. Apa yang dilakukan oleh Pemprov DKI selama ini selalu menjadi yang terbaik di level nasional.

Dan yang terpenting tidak pernah menggunakan kata aib dalam kasus positif Covid-19, karena pada dasarnya warga dan seluruh elemen masyarakat harus saling mendukung dan bahu membahu dalam menangani pandemi ini.

Oleh: Zaki Tirta, Pemerhati Sosial

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…