Langsung ke konten utama

Featured Post

Profesor Greg Fealy Dari Australia: Rezim Jokowi Represif Terhadap Kaum Islamis

Selasa, 29 September 2020

Faktakini.net, Jakarta -  Profesor Australian National University (ANU), Greg Fealy, menyebut pemerintahan Indonesia di bawah kepeimpinan Presiden Joko Widodo tak ramah keberagaman.

Lewat tulisan yang terbit di East Asia Forum, Minggu (27/9/2020), Fealy mengungkapkan Jokowi telah melakukan kampanye penindasan sistematis terhadap kaum Islamis dalam empat tahun terakhir.

Kaum islamis, kata sang profesor, biasanya digunakan untuk menggambarkan umat Muslim yang berusaha menjadikan hukum dan nilai-nilai Islam sebagai bagian sentral dari kehidupan publik dan struktur negara.

Ini bisa merujuk pada berbagai kelompok, dari mereka yang membentuk partai dan mengikuti pemilu dalam sistem demokrasi hingga jihadis militan yang menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan mereka.

Perlakuan tindakan represif Jokowi terhadap pluralisme Indonesia dilontarkan Fealy setelah melihat penerbitan berbagai aturan diskriminatif di lembaga milik negara.

"Represi negara dapat terja…

Alhamdulillah, Anies Bangun Kampung Akuarium yang Dulu Sempat Digusur Ahok



Selasa, 18 Agustus 2020

Faktakini.net

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana membangun hunian bagi warga di kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara yang dulu sempat digusur oleh mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau BTP.

Menurut Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Sarjoko penataan kampung akuarium ini merupakan pemenuhan hak dasar setiap warga dalam memperoleh hunian yang layak.

“Peningkatan kualitas permukiman merupakan program prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam upaya untuk menciptakan lingkungan hunian yang tertata, aman, layak dan manusiawi,” ujarnya dalam sebuah video yang diunggah oleh facebook Pemprov DKI Jakarta, Minggu (16/08).

Dalam penataan Kampung Akuarium itu, Pemprov DKI Jakarta menggandeng Rujak Center for Urban Studies dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) untuk membantu DPRKP DKI Jakarta dalam memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta.

Rencananya, pembangunan hunian bagi warga di Kampung Akuarium akan dikerjakan pada bulan September mendatang. Sebesar 40 persen dari luas kawasan yang dibangun akan dibuat menjadi Ruang Terbuka Hijau, sementara 60 persen lainnya akan dibangun menjadi hunian bertipe 36 dengan dua kamar.

“Akan dibangun juga tempat bermain anak dan ruang terbuka hijau di kawasan ini. Bahkan fasilitas itu akan menggunakan 40 persen dari lahan yang tersedia di Kampung Akuarium,” tuturnya.

Warga Kampung Akuarium menyambut positif rencana Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kawasan tersebut. Menurut Tedi Kusnendi, kawasan yang hari ini ia tempati, sebetulnya tidak layak huni.

“Sebetulnya, kami juga ingin di Jakarta ini menempati yang layak huni,” ungkap warga asli Kampung Akuarium tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Pahrozi, nelayan sekaligus warga Kampung Akuarium. Menurutnya, ia yang berprofesi sebagai nelayan, tidak bisa dijauhkan dari Kampung Akuarium. Sebab, sumber rejeki yang didapat berasal dari kampung tersebut.

“Karena saya seorang nelayan, maka saya tidak bisa jauh dari laut. Makanya saya gak bisa jauh dari sini,” ujarnya.

Oleh Dian Kuntoro, Pemerhati Sosial

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …