Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pemasangan Spanduk Raksasa Sambut Kepulangan Habib Rizieq Di MS FPI Petamburan, Gresik Dan Lainnya

Sabtu, 24 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Untuk menyambut kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab yang sudah semakin dekat, telah dilakukan Pemasangan spanduk selamat datang raksasa IB-HRS di JL.KS TUBUN Petamburan III Markaz Syariah Petamburan uk.5×10meter, hari Sabtu (24/10/2020) malam oleh warga masyarakat dan pecinta IB HRS. 
Selain itu, dalam waktu yang hampir bersamaan DPW FPI Gresik bersama warga juga melakukan Pemasangan Banner Ucapan Selamat Datang kepada Imam Besar Umat Islam Indonesia al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syiehab.
Semoga kepulangan Beliau menjadikan kemenangan bagi Umat Muslim Indonesia! AllahuAkbar!!!


Klik video:

Warga Pemalang Tumpah Ruah Ikuti Aksi Konvoi Tolak RUU HIP/BPIP


Sabtu, 19 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pada hari Jum'at (17/7/2020) warga Kabupaten Pemalang yang di prakarsai oleh Aliansi Umat Islam Pemalang Bersatu melakukan Aksi Konvoi untuk Menolak RUU HIP/BPIP yang di inisialir adalah sebagai bentuk kebangkitan dari Komunis.

Aksi tersebut di promotori oleh KH. Muhammad bin KH Mubarok (Tanfidzi DPW FPI Pemalang) yang diikuiti oleh beberapa ormas Islam di Pemalang diantaranya yaitu Laskar Hizbullah dan Forsa.

Aksi tersebut berlangsung pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Pondok Pesantren Darul Muta'allimin Desa Keboijo Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang yang dilanjut konvoi menuju titik kumpul kedua untuk menyambut rombongan yang berada di depan RSI Al Ikhlas Pemalang.

Setelah ribuan peserta aksi berkumpul dilanjutkan dengan konvoi keliling Kabupaten Pemalang diisi dengan nasyid perjuangan serta orasi oleh para Habaib dan Ulama, diantaranya yaitu Ust. Hasanudin Latif (Sekwil FPI Brebes), K. Slamet (Tanfidzi FPI Banyumas), Perwakilan Laskar dari Pekalongan, Perwakilan Laskar dari Banyumas, Habib Ali Al Hinduan (FSI Pontianak) dan beberapa orator lainnya.

Acara tersebut disambut meriah oleh warga Kabupaten Pemalang sembari ikut meneriakan GANYANG PKI DAN HABISI KOMUNIS.

Masyarakat yang tadinya tidak tahu akan adanya RUU HIP yang disitu ada upaya mengganti PANCASILA menjadi TRISILA maupun EKASILA dengan adanya aksi tersebut masyarakat menjadi faham ternyata saat ini kondisi negara sedang gawat dan darurat.

Setelah mendengar penjelasan dari para orator pada aksi tersebut, banyak masyarakat yang memberikan acungan jempol dan dukungan dan siap untuk berada di barisan umat islam untuk membaski KOMUNIS.

Dalam perjalanan pulang ke titik kumpul awal rute aksi tersebut melewati Kantor DPC PDIP Pemalang, dan orator serta peserta aksi dengan gemuruh meneriakan "BUBARKAN PARTAI PENGUSUNG RUU HIP, TANGKAP INISIATOR RUU HIP, TURUNKAN JOKOWI JIKA MELANJUTKAN RUU HIP/BPIP, WARGA PEMALANG SIAP PERANG MELAWAN NEO PKI DAN KOMUNIS".

Usai konvoi acara tersebut ditutup dengan doa yang menggelar dan syahdu oleh Al Habib Ali Al Hinduan (FSI Pontianak) dan peserta melanjutkan sholat Ashar berjamaah. Setelah Sholat Ashar peserta aksi kembali ke rumah masing masing dengan tertib dan damai.











Klik video:


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: