Langsung ke konten utama

Featured Post

Ribuan Umat Hadiri Acara Maulid Nabi Dan Peringatan Hari Santri Di Pabuaran Sukabumi

Kamis, 22 Oktober 2020
Faktakini.net, Jakarta - Pada hari Kamis (22/10/2020) malam, berlangsung acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Memperingati Hari Santribdi Lapangan Puncak Tugu,  Kec.Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.  
Dalam kegiatan yang dikawal oleh Laskar FPI Kabupaten Sukabumi ini, hadir para Ulama, Habaib dan Tokoh Masyarakat setempat beserta ribuan warga masyarakat. 
Ketua Bidang Organisasi DTN PA 212, KH Abdul Qohar Al-Qudsyi. Lc turut hadir dalam acara ini dan memberikan ceramahnya. Kyai Qohar mengajak umat Islam untuk bersatu dan istiqomah di bawah komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab.
Saat Kyai Qohar sedang memberikan ceramahnya, Tiba-tiba listrik mati, entah kenapa. Para jamaah pun sempat bertanya-tanya apakah kejadian ini alami ataukah ada sabotase pihak tertentu.
Namun alhamdulillah hal ini tidak mengurangi semangat para hadirin bahkan ribuah jamaah bersholawat bersama-sama, dan kemudian listrik bisa dinyalakan kembali dengan menggunakan genset.



Klik video:




(Video) Inilah Sembilan Tuntutan Umat Islam Banten Lintas Ormas Dalam Menolak RUU HIP




Rabu, 15 Juli 2020

Faktakini.net, Pandeglang - Apel siaga yang dilaksanakan pada hari ini Rabu (15/7/2020) di alun-alun Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Banten selain dihadiri oleh ribuan umat Islam Banten, juga dihadiri oleh berbagai lintas ormas.

Selain berkumpul untuk melakukan apel siaga dan persiapan puncak aksi pada Kamis (16/7/2020) besok, para perwakilan lintas ormas juga melakukan orasi.

Diantaranya perwakilan dari pemuda Muhammadiyah yang menyampaikan orasi hasil keputusan oleh PP Muhammadiyah tentang RUU HIP yang mengatakan DPR tidak perlu membahas RUU HIP.

Selain itu salah satu padepokan jawara dari ketua TTKDH Pandeglang juga menyampaikan orasi agar seluruh jawara harus bersatu dengan para alim ulama untuk melawan komunisme. Adapun seorang tokoh Menes mengatakan pada saat PKI memulai kudeta di Menes dimana pada saat itu masih menjadi daerah Jawa Barat terdapat galian lubang di dekat pasar menes yang salah satu isinya adalah mayat seorang kiyai pendiri pondok pesantren Matlanul Anwar yang dibunuh oleh PKI sebelum pemberontakan PKI Madiun.

Acara kemudian ditutup dengan menyampaikan deklarasi gerakan masyarakat yang tergabung ke dalam Menes Anti Komunis Banten (MAKOM) yang terdiri dari sembilan tuntutan diantaranya sebagai berikut.

Surat pernyataan sikap

بسم الله الرحمن الرحيم

Kami Menes Anti Komunis Banten (MAKOM) bersama Para Ulama,Kiyai, Pimpinan Ormas Dan Tokoh Jawara Dan Seluruh Masyarakat Banten
Setelah kami membaca,menimbang Menyimak kagaduhan nasional Adanya RUU HIP yg tidak mencantumkan tap MPRS/XXV/1966, Tentang pembubaran PKI,serta pelarangan Paham Komunisme,Marxisme,Leninimisme yang sudah di larang Di NKRI,
Serta ingin merubah nilai nilai Luhur Pancasila.
Pancasila Diperas
Menjadi Ekasila dan Trisila.Sosio Nasionalis,Dan Sosio Demokratis

Maka dengan Sebab Polemik RUU ini yg sudah di tolak oleh MUI, Muhammadiyah,Nu,serta serta semua Elemen Masyarakat dari Sabang sampai Merauke.
Maka dengan ini
Kami Menes Anti Komunis(MAKOM),Bersama para Pimpinan Ormas, kiyai dan Jawara,secara tegas dan keras, menyatakan sikap Bersama;:

1.Menolak RUU HIP, takbir!!
2.Mendesak Pemerintah dalam hal ini president,serta Mendesak DPR RI untuk segera menghapus
RUU HIP/PIP Dari Polegnas takbir!!
3.Kami akan selalu setia menjaaga Pancasila, NKRI, UUD 45 dari rongrongan para penghianat Bangsa.Takbir!!
4.Kamin Bangga Menjadi Musuh PKI.Takbir!!
5.Kami Mendesak Pemerintah Untuk segera Memproklamirkan KH Mas Abdurrahman Janaka Bin KH Jamal Sebagai pahlawan Nasional
6.Dan kami akan selalu setia dan Istiqomah di bawah komando Alhabib Muhammad Rizieq Syihab DPMSS.

Apabila pemerintah dan DPR RI, Ngotot tidak segera membatalkan RUU HIP,serta ingin coba-coba menghidupkan serta memberi ruang, paham Komunisme, Marxisme, Leninimisme,serta bangkit nya PKI di NKRI ini.

Maka kami akan ajak seluruh Masyarakat dari Sabang sampai Merauke untuk turun kejalan menuntut,dan meminta kepada DPR RI dan MPR
Untuk segera!!

1.Berhentikan dan Lengserkan Jokowi Sebagai Persiden Ilegal sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA)
2.Kami Minta kepada Polri usut secara Tuntas dan Tangkap semua Inisiator RUU HIP
3.Kami akan menuntut Pemerintah untuk mengembalikan rumusan Pancasila piagam Jakarta 22 Juni 1945
Yakni

"ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syari'at Islam bagi pemeluk pemeluknya"

Itulah pernyataan sikap tegas kami.
Karena kami cinta Pancasila,siap menjaga keutuhan NKRI.Takbir!!

Sekian terima kasih
Wassalam
Makom

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: