Langsung ke konten utama

Featured Post

Dosen Univ NU Penebar Fitnah 'HRS Habib Cabul' Ternyata Seorang Maniac Seks Akut, Banyak Korbannya

Senin, 3 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Seorang dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Jogja Bambang Ariyanto membuat pernyataan mengejutkan di media sosial.

Aktivis media sosial (medsos) yang selama ini getol mendukung pemerintah itu mengaku telah melakukan pelecehan seksual ke sejumlah korban di antaranya civitas academica UGM. Pelecehan segsual berkedok penelitian itu untuk memenuhi fantasi seksualnya berhubungan bertukar pasangan alias swinger. Dari informasi yang beredar, korbannya puluhan wanita.

Pengakuan megejutkan itu ia unggah melalui di media sosial Facebook @Bams Utara pada Minggu (2/8/2020) lengkap dengan video dirinya.

Dosen universitas NU itu mengaku sering dihantui oleh fantasi tentang swinger. Selain berfantasi seksual bertukar pasangan ia mengaku pernah melakukan pelecehan seksual baik secara verbal maupun fisik.

Bahkan untuk melancarkan perbuatannya, ia mengaku telah mencatut nama institusi Nahdlatul Ulama (NU) dan UGM.

Buzzer Jokower Ahoker

Bambang Ariy…

Umat Katolik: Jangan Bakar Foto Ulama Apapun Alasannya, Kami Pun Marah Jika Foto Pastor Kami Dibakar



Kamis, 30 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta  - Al Ulama' warotsatul anbiya', Ulama itu pewaris para Nabi. Indonesia bukan negeri Komunis atau negeri Atheis, tapi negeri yang 85 persen rakyat nya adalah umat Islam, umatnya Rasulullah SAW yang tentu tidak terima melihat agama dan para Ulamanya dihina.

Hari Senin (27/7/2020), puluhan massa Ormas yang diduga pro PKI berani membakar dan merobek foto Ulama, seorang Habaib cucu Rasulullah SAW di depan Gedung MPR / DPR, di Jakarta, di kota seribu Masjid ini.

Awalnya mereka berusaha membakar foto, namun ternyata foto Habib Rizieq tersebut tidak mempan dibakar, akhirnya puluhan massa neo PKI yang seperti kesetanan itu merobek foto Habib Rizieq dengan disertai aneka hujatan dan caci maki. Dan korlap aksi biadab ini adalah Boedi Djarot.

Perbuatan Boedi Djarot itu telah memancing kemarahan umat Islam yang segera mencari Boedi Djarot dan menuntut aparat kepolisian segera menangkap dan memproses hukum provokator itu.

Sementara itu di group-group whatsapp, beredar pesan berisi kecaman terhadap Boedi Djarot dari seorang umat Katolik yang bernama Aloysius Hartono.

Berikut pesan yang telah beredar luas tersebut:

Perkenalkan nama saya Aloysius Hartono, saya seorang anak bangsa Indonesia yang beragama Katolik.

Saya ingin menyampaikan pendapat saya terkait kegaduhan dalam beberapa hari terakhir ini terkait pembakaran foto pemuka agama Islam (Ulama) oleh Boedi Djarot dan kelompoknya di depan Gedung DPR.

Setelah menyaksikan video-video yang beredar, saya sangat prihatin dan menyesalkan pembakaran dan pelecehan foto pemuka agama Muslim itu, apalagi dikabarkan beberapa pelaku adalah umat Kristiani.

Semoga pihak Muslim tidak menganggap ulah saudara-saudara saya itu sebagai pencerminan dari umat Kristiani.

Karena saya sendiri pun sebagai umat Kristiani tentu akan sangat marah apabila foto para pemuka agama kami (Pastor) dibakar dan dilecehkan, apalagi bila dilakukan oleh umat diluar agama kami.

Seluruh umat Kristiani pasti sangat marah kalau foto para Pastor, Uskup, Pendeta dan pemuka agamanya dibakar dan dilecehkan, seperti perlakuan terhadap foto Habib Rizieq itu.

Jadi menurut saya wajar bila umat Muslim marah bila melihat foto tokoh agamanya dilecehkan, walaupun saya tetap tidak setuju dengan aksi balasan, karena saya yakin yang terbaik adalah para pelaku diproses melalui jalur hukum.

Betul, aksi demonstrasi tidak dilarang di Indonesia. Tetapi hendaknya peserta aksi tetap memperhatikan norma-norma agama yang berlaku di Indonesia.

Apapun alasannya, foto pemuka agama tidak boleh dilecehkan oleh umat beragama apapun. Karena perbuatan itu pasti memancing keributan dan konflik horizontal di negeri yang kita cintai ini.

Boedi Djarot dan kelompoknya nyata telah membuat kegaduhan dan memecah belah rakyat. Maka itu saya sangat berharap aparat penegak hukum segera memproses Boedi Djarot dan kelompoknya.

Karena apabila perbuatan oknum pemecah belah bangsa Indonesia ini terus dibiarkan, maka akan merusak kerukunan umat beragama di Indonesia.

Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …