Langsung ke konten utama

Featured Post

Habib Rizieq Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

Senin, 26 Oktober 2020Faktakini.net*HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang**Tony Rosyid*Pengamat Politik dan Pemerhati BangsaSiapa tak kenal Habib Rizieq Sihab? Orang mengenalnya dengan nama HRS. Kalangan Front Pembela Islam (FPI) memanggilnya IB. Singkatan Imam Besar. Suka tak suka, tokoh ini telah menjadi megnet perhatian publik selama hampir empat tahun terakhir. Kemampuannya menghadirkan sekitar tujuh juta massa dalam kasus penistaan agama Ahok telah mengukir sejarah demonstrasi terbesar di Indonesia. Tentu, tanpa mengabaikan peran tokoh-tokoh lain seperti Bachtiar Nasir, Kiyai Maksum Bondowoso, Kiyai Abdurrasyid Syafii yang juga ikut berperan membuat demo itu menjadi sangat besar. Selain kasus dan isunya sendiri memang punya potensi untuk menghadirkan massa dalam jumlah besar.Sejumlah demo berikutnya, ketika HRS yang memberi komando, selalu mampu menghadirkan massa dalam jumlah besar. Tidak saja ketika HRS berada di Indonesia, tapi juga ketika HRS berada di Arab Saudi. Ini arti…

Sinetron Pengantar Menuju Generasi Bobrok




Ahad, 12 Juli 2020

Faktakini.net

Sinetron Pengantar Menuju Generasi Bobrok

Pernah melihat sinetron "Dari Jendela Anak SMP?" Sinetron ini ditayangkan oleh SCTV setiap hari pukul 19.00-20.00 WIB. Jam tayang yg sangat ideal, dan penontonnya adalah anak kelas 6 SD dan anak2 sekolah tingkat pertama, anak2 yg blm akil balig.

Cobalah sesekali menonton. Dan anda pasti ingin melempar tv anda dg sandal.

Sinetron yg tdk mendidik. Sinetron yg akan mengantarkan generasi bangsa menuju generasi yg bobrok.

Dikisahkan, sepasang remaja berpacaran. Lalu berhubungan seks. Lalu hamil di luar nikah. Org tua perempuan marah dan tdk setuju.

Si remaja lelaki lalu mengajak perempuannya kabur ke rumah neneknya.

Di sana, mrk berdua bermaksud nikah dg wali hakim, tanpa sepengetahuan ayah dan ibu remaja perempuan. Tapi si nenek dari pihak lelaku setuju. Orang tua (ibu) si remaja lelaki juga setuju. Pada akhirnya, kakak si remaja perempuan hadir dan bertindak sbg wali.

Pernikahan itu pada akhirnya batal. Lantaran pd saat yg tepat org tua si perempuan datang dan menyeret si remaja lelaki ke penjara.

Itulah sekilas alur sunetron yg sungguh tdk layak ditonton itu.

Terlepas dari semua itu, yg membuat kita prihatin, si remaja lelaki tdk pernah merasa bersalah, menyesal, dan berdosa.

Dalam sinetron tsb, remaja lelaki dikonstruksikan sbg sosok yg baik, yg lurus, dan terdlolimi. Boro2 sbg remaja yg bejat moral, remaja laki2 justru divisualisasikan sbg siswa yg berprestasi.

Pesan yg ingin dicapai dlm sinetron tsb jelas. Bahwa berpacaran melebihi batas sbg anak2 adalah wajar. Berhubungan seks bagi anak sekolah tingkat pertama adalah lumrah dan mesti dimaklumi.

Anak2 kita, anak SD dan anak tingkat sekolah pwrtama, menikmati dg sepenuh hati, dan boleh jadi, secara tdk sadar, akan teradopsi dlmpikiran dan perilakunya.

Inilah sinetron yg tdk ada nilai edukasinya, dan sangat tdk layak ditonton oleh anak2 kita.

Kita berharap KPAI segera bertindak dan menghentikan tayangan sinetron yg dpt merusak generasi anak2 bangsa ini. (Source

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: