Langsung ke konten utama

Featured Post

PP Forum Silaturahim Antar Pengajian Minta Kemkominfo Blokir Situs Pornografi

Kamis, 1 Oktober 2020

Faktakini.net

FORUM SILATURRAHIIM ANTAR PENGAJIAN

ابسلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Kepada yth; Bapak Menteri Pendidikan, bapak Menteri Komunikasi dan Informasi serta Para Ahli Pendidikan dan Para Pemerhati Peduli Anak Indonesia.
di Jakarta/dimanapun berada.

    Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kt dlm melaksanakan tugas selalu dijalan yg diredhoiNya, aamiin yra.

     Dg  adanya Pandeni COVID 19 Menteri Pendidikan RI tlh menginstruksikan anak2 belajar dr rumah dengan mempergunakan gadget dg internernya..

     Sehubungan dg hal tsb kami menanyakan:

1.Sdhkah jaringan situs-situs PORNOGRAFI  yg kerap muncul tatkala gadget sedang dipergunakan DIBLOKIR? Krn tatkala kami org dewasa sdg mencari ayat alqur'an melalui google tiba2 muncul konten porno yg membuat kami terperangah? Bgmn dengan anak2, cucu2 kami?

2.Bukankan sudah banyak hasil Penelitian yg mengatakan bahwa akibat seringnya anak mempergunakan Hp sudah BANYAK YG TERPAPAR PORNOGRAFI KARENA TELaH MERUSAK J…

Perkembangan Kasus Ina Yuniarti Terkait Kasus Dugaan Ancaman Kepada Jokowi



Rabu, 22 Juli 2020

Faktakini.net

Advokat Dedi Suhardadi

Alhamdulillah wasyukurillah Allahu Akbar, akhirnya kebenaran & keadilan masih ada di negeri tercinta.

Alhamdulillah hari ini, Rabu, 22 Juli 2020, saya mewakili teman2 selaku Kuasa Hukum Ina Yuniarti (perekam video pemuda yg meneriakkan saya akan penggal kepala j****) menerima Relaas Pemberitahuan Isi Petikan Putusan Mahkamah Agung RI No. 807 K/Pid/Sus/2020 tgl 10 Juni 2020 Jo No. 777/Pid.Sus/2019/PN.JKT.PST, yang amarnya berbunyi :
           Mengadili

- Menolak Permohonan Kasasi dari Pemohon Kasasi/Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat;
- Membebankan biaya perkara pada seluruh tingkat peradilan dan pada tingkat kasasi kepada Negara.

Dengan demikian vonis bebas PN Jakpus atas terdakwa Ina Yuniarti (teh Ina) telah berkekuatan hukum tetap.
Saya selalu Kuasa Hukum Teh Ina yg tergabung di IKAMI mengucapkan terima kasih & apresiasi setinggi2nya kepada Majelis Hakim di PN Jakpus & Majelis Hakim Kasasi yang mengadili perkara aquo, Dr. Suparji, SH., MH (Ahli Pidana) serta kepada semua pihak yg telah membantu baik moril, materil maupun doa hingga akhirnya Teh Ina bisa mendapatkan keadilan dan kebebasannya kembali.
Jazaakumullahu khoir

Tim Kuasa Hukum
Dedi Suhardadi, SH., SE
Drs. Abdullah Alkatiri, SH
Burhanuddin, SH
Muhammad Fachri, SH

Mohon Viralkan





Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …