Langsung ke konten utama

Featured Post

Habib Rizieq Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

Senin, 26 Oktober 2020Faktakini.net*HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang**Tony Rosyid*Pengamat Politik dan Pemerhati BangsaSiapa tak kenal Habib Rizieq Sihab? Orang mengenalnya dengan nama HRS. Kalangan Front Pembela Islam (FPI) memanggilnya IB. Singkatan Imam Besar. Suka tak suka, tokoh ini telah menjadi megnet perhatian publik selama hampir empat tahun terakhir. Kemampuannya menghadirkan sekitar tujuh juta massa dalam kasus penistaan agama Ahok telah mengukir sejarah demonstrasi terbesar di Indonesia. Tentu, tanpa mengabaikan peran tokoh-tokoh lain seperti Bachtiar Nasir, Kiyai Maksum Bondowoso, Kiyai Abdurrasyid Syafii yang juga ikut berperan membuat demo itu menjadi sangat besar. Selain kasus dan isunya sendiri memang punya potensi untuk menghadirkan massa dalam jumlah besar.Sejumlah demo berikutnya, ketika HRS yang memberi komando, selalu mampu menghadirkan massa dalam jumlah besar. Tidak saja ketika HRS berada di Indonesia, tapi juga ketika HRS berada di Arab Saudi. Ini arti…

Masya Allah, Indahnya Arsitektur Aya Sofia (Hagia Sophia)


Ahad, 12 Juli 2020

Faktakini.net

MasyaAllah, arsitektur Aya Sofia (Hagia Sophia)

Aya Sofia, Dari Gereja-Masjid-Museum, dan Masjid Lagi

Di pertengahan juli 2020, Umat Islam mendapatkan sebuah anugerah terindah. Masjid Aya Sofiya, diresmikan untuk menjadi masjid lagi, setelah kurang lebih 86 tahun (sejak 1934) diubah fungsi-nya sebagai museum. Oleh Kemal At-Taturk, Toko sekuler, dan diktator Turki sebelumnya.

Aya Sofia Awalnya adalah Gereja bernama Hagia Sophia. Ia gereja pertama yang diresmikan pada 15 Februari 360 M di masa pemerintahan Byzantium, kaisar Konstantius II. Hanya saya, ia mengalami tiga kali renovasi pada zaman Byzantium.

Dulu, Gereja Hagia Sophia, terletak di jantung Kota Konstatinopel. Kota yang dikenal keindahan, kekuatan bentengnya, dan pemandangannya yang eksekotis. Kota yang menjadi buah bibir masyarakat dunia kalai itu. Dibanggakan oleh semua rakyat Byzantium.

Bahkan keindahannya telah sampai ke telinga Para Sahabat Rasulullah SAW. Dan Rasulullah pun menjanjikan, bahwa Umatnya SAW akan menakulukkan kota maha Indah ini. Beliau Bersabda ::

لتفتحن القسطنطينية، فلنعم الأمير أميرها، ولنعم الجيش ذلك الجيش

"Kalian pasti akan menaklukkan kota Konstatinopel. Sebaik² pemimpin yg menaklukkannya. Dan sebaik² pasukan adalah pasukan yang terlibat menaklukkannya."
-.، فقد صححه الحاكم والذهبي، -
.

Di saat, Pahlawan Legendaris, Muhammad al-Fatih, memegang tampuk kepemimpinan Khilafah Turki Utsmani. Beliau berhasil mewujudkan nubu'at Rasulullah SAW tersebut. Tepatnya pada 29 Mei 1453. Benteng ini tertaklukkan.

Penaklukkan yang sangat spektakuler; Keberanian, Patriotisme, dan dengan akhlak yang agung. Tidak ada pembantaain, pemerkosaan, penjarahan, sebagaiamana umumnya dilakukan oleh orang-orang non Muslim saat menaklukkan sebuah wilayah dengan pasukan.

Sultan Muhammad al-Fatih memasuki benteng konstatin, beliau turun dari kudanya. Kemudian menghadap kiblat, bersujud syukur atas kemenangan tersebut.

Kemudian mengubah Gereja Hagia Sopfya, menjadi Masjid, dengan menambahkan beberapa hiasan dan kubah, agar lebih terlihat islami. Dan mengganti namanya dengan, Aya Shofiya- آيا صوفيا; "Kebijaksanaan Suci"

Selama 481 tahun, Masjid Aya Sofia digunakan untuk sholat, mengagungkan Allah SWT. Setelah runtuhnya Ke-Khilafahan Turki (1924 M), pengkhianat yang memiliki andil besar menghancurkan kekhilafahan, Mustofa Kemal At-Tartuk, memimpin Turki, menghapus Syi'ar-Syiar Islam. Dan mengubah masjid Aya Sofia menjadi Museum.

Kini, setelah diresmikian menjadi masjid. Mudah-mudahan generasi muda Turki kembali ke Islam secara totalitas, demikian juga umat Islam di belahan bumi lainnya. Kemudian tersadarkan, bahwa Islam dan kekhilafahan itu indah, damai, adil dan membawa kebaikan bagi semua manusia!

 ::MasudIzzulMujahid::

Haramain update
ig.me/haramainupdate
t.me/haramainupdate








Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: