Langsung ke konten utama

Featured Post

Penebar Fitnah "HRS Cabul" Ternyata Kelompok Tukang Cabul, Maniac Seks Dan Penjahat Kelamin

Senin, 3 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Kelompok yang kerap memfitnah para Ulama dan Habaib khususnya Habib Rizieq Shihab, adalah untuk menutupi kelakuan bejad mereka sendiri sebagai tukang Cabul, penjahat kelamin, pemerkosa dan sejenisnya alias Cabul teriak Cabul.

Hal itu kembali terbukti ketika seorang dosen akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Bambang Arianto, yang kerap menfitnah Habib Rizieq Shihab, membuat pernyataan mengejutkan di media sosial bahwa ia kerap melakukan pelecehan seksual pada puluhah perempuan!

Aktivis media sosial (medsos) yang selama ini getol mendukung pemerintah dan menyerang gerakan-gerakan Islam seperti FPI dan HTI itu mengaku telah melakukan pelecehan seksual ke sejumlah korban, di antaranya civitas akademika Universitas Gajah Mada (UGM).

Gilanya lagi, pelecehan seksual berkedok penelitian yang dilakukan oleh pemfitnah Habib Rizieq itu untuk memenuhi fantasi seksualnya berhubungan seks bertukar pasangan alias swinger.

Hal ini sem…

Massa Neo PKI Cuma Seucrit, Bukti Bahwa Musuh Islam Hanya Ramai Di Medsos (Akun-Akun Palsu)



Rabu, 29 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Seucrit alias puluhan massa Ormas yang diduga pro PKI berani membakar (walaupun tidak mempan) dan merobek foto Ulama, yaitu Inam Besar Habib Rizieq Shihab di depan Gedung MPR / DPR, di Jakarta, di kota seribu Masjid ini, pada hari Senin (27/7/2020),

Walaupun berjumlah sangat sedikit, namun Seucrit massa Neo PKI itu berani bertindak nekad dengan berusaha membakar foto cucu Rasulullah SAW.

Namun ternyata foto Habib Rizieq tersebut tidak mempan dibakar, akhirnya puluhan massa yang seperti kesetanan itu merobek foto Habib Rizieq dengan disertai aneka hujatan dan caci maki.

Sedikitnya massa neo PKI ini menunjukkan realita bahwa kelompok antek PKI, liberal dan anti Islam lainnya sebetulnya sangat sedikit.

Mereka hanya ramai dan berisik di media sosial dengan buzzer dan akun-akun palsunya. Di dunia nyata, mereka sangat minoritas di tengah ratusan juta umat Islam di Indonesia.

Sungguh jauh berbeda dengan massa umat Islam yang setiap melakukan aksi bela Islam sering dihadiri jutaan umat, bahkan seminim-minimnya tetap jauh lebih banyak dari massa Neo PKI Boedi Djarot cs ini.

Jumlah massa anti Islam yang sangat sedikit ini memang sudah diketahui oleh rakyat Indonesia sejak dulu.

Saat umat Islam mengadakan Aksi 212 pada hari Jum'at, 2 Desember 2016 untuk menuntut Ahok si penista agama Islam segera diproses hukum, aksi ini dihadiri oleh sekitar 8 juta orang. Aksi pun berlangsung dengan tertib, damai dan membius dunia.

Aksi 212 juga menjadi Sholat Jum'at terbesar di dunia dengan Habib Rizieq Shihab sebagai Khatib dan KH Nasir Zein sebagai Imam Sholat.

Kubu anti Islam lalu mengadakan aksi tandingan Yaitu Aksi 412.

Aksi 412 ini dilakukan oleh kubu anti Habib Rizieq tepat dua hari setelah Aksi 212 yaitu pada tanggal 4 Desember 2016. Aksi 412 alias Aksi Bela Ahok ini mereka namakan Aksi Parade Kita Indonesia.

Motor Aksi 412 ini adalah para pendukung Ahok seperti PDIP, Nasdem, Golkar dan Hanura beserta para Loyalis Ahok, kalangan Liberalis dan anti Islam.

Aksi 412 akhirnya jadi bahan tertawaan masyarakat karena sepinya massa yang hadir, teramat sangat jauh lebih kecil dari jutaan Massa yang menghadiri Aksi 212.

Selain itu diantara massa yang hadir pada Aksi 412 banyak yang sengaja didatangkan dari daerah Jawa Barat dan bahkan ada dugaan mendapat bayaran.

Tak sampai disitu, dari berbagai bukti dokumentasi foto dan video terlihat jelas rumput dan tanaman banyak yang rusak diinjak-injak dan massa peserta Aksi 412 yang kemudian seperti orang kelaparan berebutan nasi bungkus.

Sampah juga bertebaran dimana-mana dan sebagai pelengkap penderitaan finalnya angin puting beliung menghancurkan tenda-tenda Aksi 412!.

Sebaliknya, kekompakan Massa Alumni 212 hingga hari ini juga masih terjaga terbukti dengan sangat ramainya Aksi-Aksi Damai yang diikuti oleh para Alumni 212 seperti Aksi Bela Palestina, Reuni Akbar Alumni 212, dan lain-lain termasuk terakhir Reuni Akbar 212 yang dihadiri lebih dari 10 juta orang. Semuanya tetap atas Komando Habib Rizieq Shihab.

Hal ini karena umat Islam di Indonesia mencintai dan mentaati komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan para Ulama. Dan hanya segelintir saja yang anti terhadap Ulama dan Habaib.

Poster Ulama yang gagal dibakar oleh massa Neo PKI itu kemudian berhasil direbut oleh umat Islam, lalu pada hari Selasa (28/7/2020) siang telah dipasang dengan gagahnya di depan Mabes LPI MS FPI di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dan semakin mantap lagi, kini tulisan Tolak di Spanduk tersebut telah dilengkapi sehingga menjadi 'TOLAK PKI PERJUANGAN, AYO GANYANG!! !! !!'

Usai upaya pembakaran dan perusakan foto Habib Rizieq ini, umat Islam di berbagai daerah memasang ribuan baliho dan spanduk Habib Rizieq Shihab termasuk di Gresik ini.

Spanduk-spanduk itu insya Allah akan terus menjadi simbol bahwa FPI bersama umat Islam akan terus menjadi garda terdepan dalam melawan dan membasmi PKI dan antek-anteknya.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …