Langsung ke konten utama

Featured Post

Sekilas Tentang Profil Kitab Ihya Al Mait Bifadholil Ahli Al Bait

Senin, 3 Agustus 2020

Faktakini.net

_*SEKILAS TENTANG PROFIL KITAB IHYA AL MAIT BIFADHOLIL AHLI AL BAIT.*_

Kitab Ihya al- Mait bifadhoili ahli al- Bait merupakan sebuah karya ilmiyah berbahasa 'Arab yang secara khusus membahas seputar rangkaian Hadits Nabi yang berkaitan dengan fadhilah atau keistimewaan ahlul bait yaitu keluarga & keturunan Rasulullah saw.

Kitab ini di susun dan di formulasikan oleh seorang ulama besar Ahlussunnah dari kalangan madzhab Syafi'iyyah bergelar imam ibnu al- Kutub yakni Alhafidz 'Abdul Rahman Jalaluddin al-Suyuthi rodiyallohu 'anhu yang lahir pada tahun 849. H dan wafat pada tahun 911. H, tepatnya pada waktu sahur malam Jum'at, tanggal 19 Jumadil ula, dengan sebab luka bengkak yang sangat parah di pergelangan tangan sebelah kirinya selama 7 hari.

Beliau merupakan murid dari pada imam Ibnu Hajar al 'Asqollani sekaligus guru dari pada syaikh 'Abdul Wahhab al-Sya'roni/al-Sya'rowi rodiyallohu 'anhum.

Kitab Ihya al …

KH Luthfi Bashori: Masyarakat Madani Di Jaman Nabi



Kamis, 2 Juli 2020

Faktakini.net

MASYARAKAT MADANI DI JAMAN NABI

Taushiah: KH. Luthfi Bashori
Transkrip: Rizal Affandi

Sebagian orang, khususnya orang-orang liberal itu, kadang-kadang mengistilahkan sesuatu di dalam dunia modern dengan bahasa-bahasa agama, tetapi diplesetkan misalnya istilah masyarakat “Masyarakat Madani”.

Kalimat Masyarakat Madani itu dari kata “Madinah”, Madinah itu kota.

Kalau yang dimaksudkan Masyarakat Madani itu berkiblat kepada masyarakat yang dulu dibangun oleh Rasulullah SAW di kota Madinah, disana Nabi Muhammad SAW mengadakan perjanjian damai dengan seluruh penduduk Madinah, yang semuanya itu bukan orang Islam saja, tetapi ada juga non muslim seperti Yahudi dan Nasrani bahkan orang Majusi. Ada juga suku-suku yang lain, yang tentu mereka ini berbeda dalam pandangan kehidupan dengan umat Islam.

Di sana Nabi Muhammad SAW mengadakan suatu perjanjian, namanya Mitsaqul Madinah.

Apa itu Mitsaqul Madinah? Yaitu Piagam Madinah.

Dalam Piagam Madinah itu banyak poin-poin tentang kemasyarakatan, yaitu tata cara hidup bersama. Kalau para penduduk Madinah ini sudah menyatu dalam satu ikatan perjanjian, kemudian ada musuh dari luar kota, misalnya orang-orang kafir Quraisy Makkah itu datang menyerang Madinah, maka kewajiban seluruh warga Madinah, apapun agama dan sukunya, harus bersatu padu mengusir musuh.

Yang seperti ini diistilahkan di zaman modern, adalah penjajahan oleh bangsa lain. Jadi mengusir penjajah itu bukan hanya kewajiban orang muslim, tapi menjadi kewajiban bagi seluruh penduduk di suatu negeri.

Hanya saja dalam teks Piagam Madinah itu, Rasulullah SAW yang ditunjuk dan didapuk menjadi pemimpin kota Madinah, beliau SAW menyelipkan peraturan-peraturan yang diadopsi dari syariat Islam, seperti aturan potong tangan bagi pencuri.

Padahal potong tangan bagi pencuri itu, tidak ada dalam ajaran agama selain Islam. Maka siapapun penduduk Madinah kalau mencuri dengan nishab atau batas tertentu, mereka ini harus dipotong tangannya.

Ini berarti Rasulullah SAW menerapkan syariat Islam lewat peraturan-peraturan kenegaraan di Madinah. Nah demikian kurang lebihnya.

Kalau kita bicara tentang Masyarakat Madani, kemudian kita hanya mengatakan bahwa pada saat Nabi Muhammad SAW membentuk masyarakat Madani atau Madinah secara umum, tanpa memberitahukan kepada masyarakat tentang apa yang dimaksudkan oleh beliau SAW dalam peraturan-peraturan itu, maka orang menganggap bahwa Nabi Muhammad itu penganut Pluralisme, dan dalam ajaran Nabi Muhammad itu dianggap pluralisme, semua boleh masuk. Padalah tidak begitu hakekatnya.

Kalau urusan kenegaraan secara umum misalnya, seperti pengamanan negara, maka ini semua harus dibangun secara bersama-sama.

Demikian juga aturan undang-undang yang diadopsi dari Syariat Islam, wajib ditaati secara bersama-sama termasuk oleh orang kafir sekalipun.

Yang dimaksud di sini adalah kafir dzimmi. Adapun kafir dzimmi itu adalah kafir yang bayar jizyah atau bayar pajak kepada pemerintahan Islam, maka mereka ini berhak untuk dilindungi oleh negara.

Tetapi bagi kafir harbi, yaitu kafir yang memusuhi Islam dan tidak bayar pajak, aturannya berbeda. Kafir harbi kalau masuk di kota Madinah atau tempat-tempat lain yang disitu dihuni oleh umat Islam maka wajib diperangi.

Buktinya tercatat dalam sejarah, bahwa Nabi Muhammad juga mengadakan peperangan-peperangan saat beliau memimpin kota Madinah.

Misalnya ada Perang Badar, Perang Uhud, Perang Tabuk, Perang Yarmuk dan lain sebagainya. Beberapa kali Nabi Muhammad memimpin peperangan untuk menghadapi orang kafir harbi.

Seperti itulah hakikatnya yang dinamakan hidup dalam dunia asyarakat modern atau Masyarakat Madani.

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …