Langsung ke konten utama

Featured Post

HILMI FPI Banten Serahkan Bantuan Selimut Dan Uang Untuk Koban Banjir Dan Longsor Cicurug Sukabumi

Senin, 28 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Bencana alam banjir sudah menjadi rutinan disaat musim hujan telah tiba. Namun hujan besar yang menyebabkan longsoran tanah di gunung salak membuat banyak rumah-rumah dan bangunan di Kec. Cicurug Sukabumi rusak parah.

Beruntung Hilmi-FPI Banten melalui ketua PD Hilmi-FPI Banten H. Damamini disaksikan oleh Ust. Nawahi ketua Hilmi-FPI Kota Serang dan Ust. Atiansyah Wali Laskar LPI Kota Serang menyerahkan bantuan dari ummat yang ada di Banten pada Ahad (27/09/2020) di posko induk Hilmi-FPI Sukabumi di Ponpes Riyadul Mubtadiin Jl. Purwasari II RT.01/04 Ds.purwasari Kec. Cicurug Kab. Sukabumi Jawa Barat.

Bantuan materi berupa 50 buah selimut dan uang yang berjumlah 5 juta rupiah diterima oleh Ust. Awal Pramuja ketua Hilmi-FPI Kab. Sukabumi disaksikan oleh Habib Ja'far ketua DPC FPI Ciomas Sukabumi.

Semoga dengan sedikitnya bantuan materil yang dibawa oleh DPD FPI Banten melalui PD Hilmi-FPI Banten dapat meringankan beban penderitaan pa…

Ini Tawaran Jokowi Agar Purnomo Legowo Gibran Yang Dipilih Maju Pilkada Solo



Senin, 20 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka resmi menerima rekomendasi dari PDIP untuk maju dalam pilkada Solo 2020. Ia menyisihkan Achmad Purnomo yang sebelumnya disorongkan oleh DPC PDIP Solo. Gibran berpasangan dengan Teguh Prakosa kader PDIP sekaligus Ketua DPRD Solo periode 2014-2019.

Keputusan rekomendasi kepada anak Jokowi tersebut sebenarnya pertama kali disampaikan kepada Achmad Purnomo. Ia mendapat telepon dari istana pada Rabu petang 15 Juli 2020. Salah satu staf di Istana memberi kabar bahwa Presiden Jokowi akan meneleponnya beberapa saat lagi. "Saya lantas menunggu telepon itu," kata Purnomo seperti dikutip dari Koran Tempo hari Sabtu 18 Juli 2020.

Setelah menunggu beberapa saat, staf tersebut kembali meneleponnya. Jokowi ternyata tidak jadi menghubunginya. Presiden justru meminta Purnomo untuk datang langsung ke Istana pada keesokan harinya. "Saya langsung mencari tiket pesawat," katanya.

Pada Jum'at, Purnomo langsung menuju ke Istana. Dia ditemui langsung oleh Jokowi. "Kami kan memang sudah bersahabat sejak lama," kata Purnomo. Keduanya memang sudah saling mengenal sejak sama-sama belum terjun ke politik.

Dalam pertemuan itu, Purnomo mendapat kabar yang langsung disampaikan oleh Jokowi. Dia gagal mendapatkan rekomendasi dari PDIP. Jokowi menyatakan Rekomendasi itu turun kepada Gibran Rakabuming Raka anaknya sendiri, dan Teguh Prakoso.

Purnomo mengaku tidak terlalu kaget mendengar kabar itu. "Sudah saya perkirakan jauh sebelumnya," katanya.

Menurutnya, Gibran si anak Presiden itu memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan rekomendasi. Salah satunya adalah soal usia. "Dia masih muda dan anak seorang presiden," katanya.

Obrolan pun mengalir. Saat ada kesempatan, Purnomo pun mengajukan permohonan agar Jokowi membantu pembiayaan pembangunan masjid di kompleks Sriwedari. Kebetulan, Purnomo merupakan ketua pembangunan masjid tersebut. "Kurangnya Rp 100 miliar lebih," katanya, dan permohonan itu dikabulkan Jokowi.

Namun Purnomo membantah jika pembiayaan pembangunan masjid itu menjadi bagian dari kompensasi kekalahannya dalam berebut rekomendasi dengan Gibran. "Andai kata saya yang dapat rekomendasi, permohonan itu akan tetap saya sampaikan," klaimnya.

Tak berhenti di situ dalam jamuan makan siang. Salah satunya adalah kemungkinan peluang yang bisa diambil Purnomo jika ingin berkarir di Jakarta. Jadi Jokowi menawarkan sesuatu untuk Purnomo.

"Tapi ini bukan tawaran jabatan lho ya, hanya membicarakan kemungkinan atau alternatif. Hanya obrolan selingan sembari makan," kelit Purnomo. Dia sendiri mengaku tidak tertarik untuk tinggal di luar Kota Solo.

Dikonfirmasi pertemuan Jokowi dengan Purnomo kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tak membalas pesan. Adapun Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Abetnego Tarigan enggan berkomentar, "Saya tidak dalam kapasitas menjawab itu," katanya.

Ketua DPC PDIP Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo mengatakan semua sudah legowo dengan keputusan partai. Achmad Purnomo yang disokong DPC PDIP Solo adalah Wakil Wali Kota Solo yang mendampingi Hadi saat ini.

Foto: Gibran

Sumber: tempo.co

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …