Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Umar bin Ali bin Umar Shahab di Palembang

Senin, 26 Oktober 2020
Faktakini.net
Innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Telah wafat Habib Umar bin Ali bin Umar Shahab usia 50 thn,meninggal jam 13.00 wib, hari ini Senin 26 Oktober 2020.
Dimakamkan besok selasa jam 9.00 pagi di Gubah Hb Ahmad bin Syech Shahab Palembang (ponakan Umar Shahab /fuad Umar Shahab Condet) Alfatehah (SAM)


Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Setelah 86 Tahun Dijadikan Museum


Sabtu, 11 Juli 2020

Faktakini.net

#AYASOFYA SETELAH 86 TAHUN DIJADIKAN MUSIUM

Muhammad al-Fatih, ketika membebaskan Konstantinopel, 1453, saat itu beliau bukanlah Khalifah, tetapi Sultan dari sebuah Kesultanan Utsmani di wilayah Turki

Ketika itu, Khalifah masih dijabat oleh Bani Abbasiyah, setelah ibukotanya dipindahkan dari Baghdad ke Mesir.

825 tahun sebelumnya, Rasulullah bersabda, "Konstantinopel pasti akan dibebaskan melalui tangan seorang kesatria. Maka, sebaik-baik pemimpin adalah dia, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan itu" (Hr Ahmad), maka tahun 1453 bisyarah itu nyata. Sabda Nabi terbukti, dan tidak bohong

Iya, karena Nabi tidak pernah berbohong, baik ketika serius maupun bergurau. Bahkan, dengan kedipan mata pun Nabi tak sanggup berbohong. Maka, yang disabdakan itu pasti, dan pasti terwujud

Maka, bagi kaum Muslim, Hagia Sophia bukan sekedar masjid, ia adalah simbol kebenaran sabda Rasulullah, pengingat sekaligus penyemangat, "Kızıl Elma" dalam keyakinan Utsmani, pencapaian dan penghargaan tertinggi secara kolektif

Saat Sultan Muhammad al-Fatih membebaskan Konstantinopel, ini adalah tempat pertama yang beliau kunjungi.

Sejarah mencatat, ia memandang Hagia Sophia yang megah, turun dari kudanya, melepas helm perangnya, lalu bersujud ke arah kiblat, mengambil segenggam tanah Konstantinopel lalu menaburkan ke atas kepalanya. Simbol kerendahan hati, bahwa dia hanya tanah

Hari itu, Selasa 29 Mei 1453, pagi hari saat matahari terbit, Konstantinopel dibuka, perintah pertama Al-Fatih adalah fungsikan Hagia Sophia menjadi tempat shalat

Maka hari yang sama, saat matahari mulai kehilangan sinarnya, waktu Ashar, janji itu sempurna, adzan berkumandang di langit Konstantinopel. Isak tangis dan haru menjadi pelengkapnya

Namanya diperindah, Masjid Ayasofya. Tempat terindah di seluruh muka bumi itu, arsitektur paling ternama yang pernah dibuat itu, di saat yang sama adalah tempat untuk mengagungkan Allah

Allahuakbar, Allahuakbar.. Allahuakbar Allaaahuakbar! Adzan khas Turki, dengan penekanan awal dan akhir, seolah menjadi menara-menara suara, Hagia Sophia, kini menjadi tempat sujud kembali, setelah fungsinya dikembalikan

Masjid #Ayasofya tak henti melaksanakan tugasnya. Sampai tahun 1934, ketika kabinet Turki memaksanya menjadi musium

Tahun 2020, 86 tahun kemudian, Erdogan dan pemerintahannya membatalkan keputusan itu, membuka jalan untuk Ayasofya kembali lagi menjadi Masjid, Allahuakbar!

Meski kita tahu, keputusan ini sarat dengan kepentingan politik yang ada di belakangnya. Tetapi, keputusan ini menyatukan mata dan hati kaum Muslim di seluruh dunia. Mereka bangga dengan era kejayaan mereka, saat dipimpin Islam

Bayangkan, seandainya #Ayasofya benar-benar di bawah kekuasaan Khalifah yang agung, sekelas Sulaiman al-Qanuni, maka ini bukan hanya menjadi kenangan indah, tetapi benar-benar menjadi simbol kekuatan dan kemuliaan

Insya Allah, itu tidak akan lama lagi. Maka, bisyarah Nabi kedua akan terwujud dengan izin Allah


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: