Langsung ke konten utama

Featured Post

PDIP Tuding PSBB Anies Politis, Langsung Disemprot Nasdem: Jangan Cari Panggung Politik

Rabu, 30 September 2020

Faktakini.net

Politikus dari partai Nasional Demokrat (Nasdem), Bestari Barus, merespon pernyataan dari Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta, Gembong Warsono yang menyebut perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Anies sarat politis.

Bestari menilai, Gembong tengah mencari panggung dengan mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Jangan bilang Gubernur lagi cari panggung politik di era pandemi corona, padahal terlihat jelas dialah yang sedang berkampanye untuk tujuan politik tertentu (dengan) menjatuhkan mitranya yang sedang bekerja keras menyelamatkan nyawa masyarakat Jakarta," ujar Bestari seperti dilansir dari Alinea.id, Selasa (29/9/2020).

Menurut Bestari, pernyataan yang dilontarkan Gembong tersebut cenderung bermuatan sentimen semata. Juga beraroma pembusukan terhadap Anies.

Lebih lanjut Bestari mengingatkan kepada Gembong bahwa upaya penanganan Covid-19 oleh pemprov menuai apresias…

Gelar Munas Kedua, Nama Calon Pengurus PA 212 Diserahkan Ke Habib Rizieq Di Mekkah


Sabtu, 18 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ketua Umum DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) periode 2018-2020, Ustadz Slamet Maarif menyampaikan bahwa dalam agenda Musyawarah Nasional (Munas) II PA 212 yang digelar hari ini akan menentukan nama-nama calon kepengurusan untuk periode selanjutnya.

“Periode 2018-2020 habis sebulan lalu, tapi kebetulan ada Covid jadi mundur. Tapi ini agenda pertama kami harus melaporkan pertanggungjawaban kinerja kami, LPJ kami dan udah diterima pertanggungjawabannya,” kata Slamet Maarif saat ditemui di Masjid Az Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2020).

Kemudian setelah ditentukan secara musyawarah nama-nama pengurus PA 212, maka drafnya akan disampaikan ke Habib Muhammad Rizieq bin Shihab di Makkah selaku Imam Besar mereka.

Ia pun enggan menjawab siapa saja kandidat calon Ketua Umum DPP PA 212 periode selanjutnya, termasuk apakah dirinya akan maju lagi atau tidak.

Karena menurut Kyai Slamet Maarif, siapapun Ketua Umum yang akan dipilih nantinya adalah hasil usul bersama dalam forum terbuka bersama 24 provinsi yang hadir.

“Jadi biarkan musyawirin dari berbagai daerah mengajukan nama, nanti prosesnya akan disaring oleh SC dan pimpinan sidang, kemudian nama-nama tersebut akan dilaporkan ke Makkah ke Imam Besar, siapa nanti yang disetujui akan ditetapkan,” ujarnya.

Acara yang digelar dengan protokol kesehatan itu dihadiri Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP PA 212 KH Slamet Maarif beserta jajaran pengurus PA 212 lainnya, KH Shobri Lubis, KH Muhammad Al Khaththath, KH Abah Roudh, KH Yusuf Martak, Hj Nurdiati Akma dan lainnya beserta para tamu undangan. Acara berlangsung tertutup dan diliput oleh Front TV.

Sementara dalam sambutan di acara Munas II PA 212 ini, Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) KH Shobri Lubis berpesan kepada siapapun kepengurusan PA 212 nanti, perjuangan harus tetap berdasarkan syariat dan tuntunan agama.

“PA 212 tidak boleh menjadi underbow partai politik manapun. Dan agenda politik PA 212 harus tetap berada di koridor dakwah dan jihad fi sabilillah dalam rangka tegakkan izzul islam wal muslimin dan rahmat semesta alam,” kata Kyai Shobri dalam sambutannya.

Ia pun meminta agar ruang gerak PA 212 harus berada di rel yakni untuk memenuhi kepentingan seluruh umat Islam, bukan diri sendiri maupun kelompok masing-masing.

“Semua ide-ide harus didasari oleh niat ikhlas, pikiran harus niatkan untuk kepentingan Islam, sehingga apa yang kita sampaikan bukan untuk kepentingan pribadi apalagi kepentingan ormas kelompok atau apapun, sehingga perjuangan kita bisa mendapat rakyat dan ridlo Allah,” tuturnya.

Foto: Munas II PA 212 di Aula Masjid Az-Zikra, Sentul Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2020)

Sumber: inisiatif.com dan lainnya

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …