Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

Sabtu, 31 Oktober 2020Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan FPI Aceh Terkait Penusukan Terhadap Ulama Saat Ceramah Maulid Di Aceh

FPI Indramayu Salurkan Bantuan Dari KMB Hongkong Untuk Kaum Dhuafa




Sabtu, 11 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - DPW FPI Kab. Indramayu mendapatkan Amanah dari teman-teman Komunitas Mawar Berduri (KMB) Hongkong, untuk menyalurkan paket bantuan berupa sembako kepada kaum Dhu'afa dan fakir miskin di wilayah Kec. Sukra, Anjatan, Haurgeulis, Gantar, dan Kec. Kandanghaur, Kabupaten Indramayu bagian Barat.

Prosesi penyerahan bantuan tersebut diselenggarakan pada, hari jum'at, tgl 10 juli 2020 Jam 13:00 wib (Ba'da Sholat Jum'at) s/d selesai.

"Kami Atas nama segenap keluarga besar Dewan Tanfidzi DPW FPI Kab. Indramayu beserta segenap jajaran pengurus dan sayap juangnya kami menyampaikan beribu-ribu terimakasih yang tidak terhingga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman dari Komunitas Mawar Berduri (KMB) Hongkong atas semua sumbangsih, donasi serta bantuannya kepada masyarakat, khususnya diwilayah Kab. Indramayu yang disalurkan melalui DPW FPI Kab. Indramayu ini", ujar Ketua Tanfidzi DPW FPI Kab. Indramayu Habib Yusuf bin Yahya.

"Semoga kedepannya kami (DPW FPI Kab. Indramayu) tetap Amanah dan Istiqomah dalam menjalankan dan menyampaikan setiap amanah yang dititipkan kepada kami... Aamiin aamiin aamiin alloohumma aamiin yaa allooh yaa robbal 'aalamiin...", tutupnya.











Klik video:


Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap FPI, GNPF, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan UU Ciptaker

Jum'at, 9 Oktober 2020
Faktakini.net
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA  FPI, GNPF ULAMA, PA 212 DAN HRS CENTER TENTANG PENOLAKAN TERHADAP UU CIPTA KERJA 
Mencermati perkembangan politik hukum yang semakin menjauh dari tujuan dan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik  Indonesia Tahun 1945. Kebijakan penyelenggaraan negara telah menegasikan prinsip kedaulatan  rakyat dan paham negara kesejahteraan (welfare state) dengan mengutamakan kepentingan oligarki kapitalis.
Rezim lebih mengutamakan kepentingan geopolitik Republik Rakyat China (RRC), dengan tetap  mendatangkan TKA yang berpaham Komunis. Tetap menggelar Pilkada ditengah ancaman pandemi Covid-19 demi politik dinasti (feodalisme). Di sisi lain, tindakan penyalahgunaan  kekuasaan (abuse of power), persekusi, intimidasi dan kriminalisasi masih terus berlangsung.  Seiring dengan itu, rezim mengajukan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law)  yang kini telah disahkan menjadi undan…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video: