Langsung ke konten utama

Featured Post

PT KAI Telah Beri Izin, Masjid Segera Dibangun Di Seer Karawang Di Lokasi Eks Pelacuran

Rabu, 5 Agustus 2020
Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulilah, perjuangan FPI dan umat Islam Karawang akhirnya berhasil. Hari ini, Rabu (5/8/2020) PT KAI telah mengijinkan pembangunan Mesjid di Seer Karawang Kota kepada Yayasan Sabilu Rosyad. 
Itu arti nya lokasi Seer yang tadinya merupakan tempat maksiat, besok akan berubah menjadi tempat ibadah Insya Allah semoga Lancar dan berkah.
Berikut informasi dari DPW FPI Karawang:
Mari Semuanya kita bersinergi... Insya Allah, ini kerja sama Umat islam. Kita Akan buat sejarah Baru di karawang, di mana tempat Prostisusi terbesar dan melegenda akan berubah menjadi Masjid Sabilu Rosyad (SR). Siapkan diri Antum semua sebagai Saksi kita nanti di Hadapan Allah.... Allahu Akbar....
Alhamdulillaah, Panitia Pembangunan MAS Telah Terbentuk ... Mohon Doa, Dukungan, Dan Bantuan Kita Semua Semoga Pembangunan Rumah Allah MAS Dapat Berjalan Lancar Dan Sukses ...



Dari Pembentukan Panitia, Dana Awal Baru Terkumpul Rp 4.068.000,- , Perkiraan Biaya Pembangunan Ma…

Dukung Pemkab Karawang Tutup Prostitusi "Seer", FPI Karawang Akan Bangun Masjid Di Lokasi Itu



Ahad, 26 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pemkab Karawang sejak lama telah menyatakan akan menutup wilayah prostitusi "Seer".

Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam Front Pembela Islam (FPI) Karawang pun mendukung penuh penutupan tempat maksiat yang akan dilakukan oleh Pemkab Karawang.

Tak hanya itu, FPI pun memiliki niat mulia untuk membangun sebuah masjid di lokasi yang sebelumnya merupakan tempat prostitusi 'seer’ itu.

Hari Sabtu sore 25 Juli 2020, FPI dengan sejumlah tokoh Islam lainnya bersama aparat TNI dan Polri mendatangi wilayah lokalisasi seer, dengan tujuan dakwah dan melaksanakan dzikir dan mengaji serta memberikan himbauan kepada seluruh penghuni di lokalisasi seer.

Dalam himbauannya, Ketua FPI Karawang Ustadz Tomi Miftah Faried mengatakan, agar para pemilik Warung Remang – remang (Warem) dapat menutup serta membongkar sendiri bangunannya, jika tidak terpaksa akan dibongkar paksa oleh aparat dan Pemkab Karawang, dengan dukungan penuh pihaknya dan tokoh masyarakat Karawang.

“Kita datang ke lokasi seer ini untuk ngaji, dzikir dan menghimbau kepada pemilik warung remang – remang agar menutupnya, karena karawang kota religius, tidak boleh ada tempat prostitusi ditengah kota atau dimanapun tempat di wilayah karawang,” ujar Tomi kepada JabarNet.com, Sabtu (25/07/20).

Upaya FPI tersebut diakui Ustadz Tomi telah dikomunikasikan dengan warga sekitar serta mendapat dukungan dari mereka, karena warga sudah merasa geram dan tidak menginginkan adanya tempat lokalisasi diwilayah tempat tinggalnya.

“Yah kami sudah berkoordinasi dengan masyarakat lingkungan, mereka mendukung karena sudah tidak menginginkan adanya tempat prostitusi dilingkungkanya,” katanya.

Rencana FPI akan mendirikan masjid disana, dijelaskan Tomi juga sudah dikomunikasikan dengan pemilik lahan PT. KAI, langkah yang akan ditempuh FPI adalah mengajukan izin kepada DALOP pusat, sesuai arahan PT.KAI.

“Kami sudah lakukan komunikasi dengan pihak PT.KAI, bahkan kami sudah diminta mengajukan izin ke DALOP pusat, dan itu bersama – sama kami tempuh izin pembangunan masjid,” ungkapnya.

Sebelumnya, gencarnya upaya Pemkab Karawang menutup lokalisasi seer namun tidak membuahkan hasil menjadi sorotan FPI, disinggung Ustadz Tomi upaya Pemkab tersebut gagal lantaran Pemkab tidak memberikan solusi yang konkrit, berkaitan dengan perekonomian yang mati akibat penutupan lokalisasi.

Untuk itu FPI sudah menyiapkan konsep, bukan saja menutup namun juga akan menciptakan solusi.

“Yah saya tahu dibongkar lalu tumbuh lagi, karena mereka membongkar tidak ada solusi selanjutnya, kalau kami lakukan membongkar, lalu kami bangun mesjid disini, Insya Allah,” katanya.

“Setelah pembangunan masjid kami juga berencana akan membangun lapak-lapak untuk berjualan, dan Insya Allah tempat ini akan menjadi ramai oleh kegiatan-kegiatan ke islaman dan yang berjualan pun akan ramai dari orang yang berkunjung ke mesjid, jadi semacam islamic center,” timpal Ustadz Tomi.

Disinggung soal biaya pembangunan islamic center serta lapak pedagang dari mana, dengan tegas disampaikan Ustadz Tomi biaya pembangunan bersumber dari pribadi serta para pihak yang mendukung.

“Untuk anggaran dari pribadi dan insya allah kami sudah komunikasi dengan berbagai pihak amat sangat mendukung, karena kami yakin pemerintah Daerah pun akan mendukung,” tandasnya.

Sumber: jabarnet.com dan lainnya





Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …