Langsung ke konten utama

Featured Post

Tebar Fitnah 'HRS Cabul', Bambang Justru Pelaku Pelecehan Seks Puluhan Perempuan

Senin, 3 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Seorang dosen akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Bambang Arianto, membuat pernyataan mengejutkan di media sosial bahwa ia kerap melakukan pelecehan seksual.

Aktivis media sosial (medsos) yang selama ini getol mendukung pemerintah dan menyerang gerakan-gerakan Islam seperti FPI dan HTI itu mengaku telah melakukan pelecehan seksual ke ke sejumlah korban, di antaranya civitas akademika Universitas Gajah Mada (UGM).

Gilanya lagi, pelecehan seksual berkedok penelitian itu untuk memenuhi fantasi seksualnya berhubungan seks bertukar pasangan alias swinger.

Hal ini semakin membuktikan bahwa kelompok yang kerap memfitnah para Ulama dan Habaib khususnya Habib Rizieq Shihab, adalah untuk menutupi kelakuan bejad mereka sendiri sebagai tukang Cabul, penjahat kelamin, pemerkosa dan sejenisnya alias Cabul teriak Cabul.

Seperti dilansir Harianjogja.com, pengakuan Bambang itu diunggah melalui media sosial Facebook @Bams Utara pada Ah…

Anggota DPRD Sumut Penganiaya Polisi dari Fraksi PDI Perjuangan


Kamis, 30 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara masih mempelajari duduk masalah dan mencari solusi terbaik atas insiden keributan anggota dewan dengan dua petugas kepolisian di lokasi hiburan malam di Medan, Minggu, 19 Juli 2020 dini hari.

“Kami masih mempelajari duduk masalahnya dan mencarikan solusi yang terbaik. Kami juga meminta agar semua pihak mengedepankan azas praduga tak bersalah dan musyawarah mufakat serta menghormati proses hukum yang ada,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut Mangapul Purba seperti dikutip dari laman Tagar.id, Senin, 20 Juli 2020

Sebelumnya, informasi yang diterima terkait penganiayaan yang dilakukan seorang anggota DPRD Sumut berinisial KS berasal dari Fraksi PDIP.

Mangapul membenarkan itu. Namun dia belum bisa menjabarkan bagaimana kronologis kejadian dan apa penyebabnya.

“Iya, saya sudah dapat informasi itu melalui beberapa grup media sosial dan lainnya. Namun kami harus mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Insiden terjadi di tempat hiburan malam. Terjadi saat mereka sedang terhibur. Kami berharap agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan sebaik-baiknya,” katanya.

Di sisi lain, Mangapul menyatakan keheranannya bahwa peristiwa tersebut terjadi di tempat hiburan malam. Padahal saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan memberlakukan protokol kesehatan, yaitu social distancing.

“Mengapa dalam situasi sekarang ini tempat-tempat hiburan di Medan yang berstatus zona merah Covid-19 tetap buka. Ini perlu juga ditanyakan sama Kadis Pariwisata dan Pemko Medan, dan mereka harus mempertanggungjawabkan ini,” tandasnya.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Martuani Sormin ketika dikonfirmasi mengakui adanya insiden perkelahian yang melibatkan anggota dewan berinisal K.

“Kasusnya ditangani Polrestabes Medan,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, dua anggota Polri yang berdinas di Polda Sumatera Utara diduga dianiaya oleh salah satu anggota dewan berinisial K. Kejadian itu terjadi di lokasi hiburan malam, Capital Building yang berada di Jalan Putri Hijau, Kota Medan pada Minggu, 19 Juli 2020 pukul 04.00 WIB.

Kedua polisi itu, yakni Brigadir Kepala KG yang merupakan anggota Brimob dan Bripka MA merupakan anggota Direktorat Lalu Lintas.

Informasi diterima, peristiwa terjadi saat dua polisi itu mendatangi tempat hiburan malam setelah mendapat undangan dari rekan mereka. Keduanya tiba pukul 03.00 WIB.

Tak lama kemudian, terjadi keributan sesama pengunjung lokasi hiburan malam. Salah seorang anggota DPRD Sumut bersama rekannya berkelahi dengan kelompok lainnya. Kejadian berimbas pada dua polisi yang baru tiba di sana.

Kedua polisi itu dipukuli KS dan rekannya mulai dari lantai 7, hingga ke halaman parkir gedung Capital Building. Mendapatkan serangan dari KS dan rekannya, Bripka MA melarikan diri dan meminta pertolongan kepada teman-temannya. Tak lama, tim Polrestabes Medan tiba.

Melihat Bripka KG dan MA terluka, kepolisian membawa keduanya ke Rumah Sakit Materna sebelum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Bripka KG mengalami luka di kepala dengan empat jahitan, luka lecet dan lebam di wajah. Sementara Bripka MA mengalami luka di kepala sebelah kanan, luka dan lebam di wajah dan tulang rusuk sebelah kiri sakit, hingga saat ini masih belum sadarkan diri.

Pelaksana Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Komisaris Polisi Martuasah Hermindo Tobing membenarkan adanya peristiwa perkelahian di tempat hiburan malam. “Sedang kami periksa sejumlah saksi,” ungkapnya.

Foto: Anggota DPRD Sumut dari fraksi PDI Perjuangan, Kiki Handoko Sembiring.

Sumber: medantoday.com

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …