Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Aceh Kembali Serahkan Bantuan Untuk Pengungsi Muslim Rohingya Di Lhokseumawe

Selasa, 7 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ketua DPD FPI Aceh, beserta FPI / LPI Lhokseumawe da Aceh Utara kembali menyerahkan bantuan untuk warga muslim Rohingya.

 "Alhamdulillah hasil donasi (sumbangan) dari masyarakat aceh dan seluruh Indonesia, tadi sore kita antarkan sebagian buat saudara kita muslim rohingya", ujar Ketua DPD FPI Aceh Tengku Abi Muslim At-Thahiry, Selasa (7/7/2020) malam kepada Redaksi Faktakini.net

"Donasi yang dikirim langsung ke rekening FPI Aceh, langsung kita belikan berupa makanan dan minuman, dan kemudian kami bagikan langsung tadi sore kepada sodara kita muslim Rohingya, yang sekarang di tempatkan di bekas kantor imigrasi Lhokseumawe, Punteut", lanjutnya.

"Insya Allah kami juga berusaha untuk bantuan selanjutnya berupa daging menyambut lebaran haji,  maka bagi yang mampu mari kita sisihkan harta untuk pembelian sapi ke rekening resmi FPI ACEH", ujar Abi Muslim At-Thahiry lagi

Rekening resmi FPI Aceh tersebut yaitu:

REK BAN…

(Video) Para Kader PDIP Bakar Bendera PDIP Di Kantor DPD PDIP Kalbar Di Pontianak


Kamis, 25 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sejumlah kader PDIP Perjuangan melakukan aksi protes di Sekretariat DPD PDI Perjuangan dengan membakar bendera PDI Perjuangan, Sabtu Siang (27/9/2019).

Pembakaran tersebut tepat dihalaman kantor DPD PDI Perjuangan, Jalan Sultan Abdurahman Kota Pontianak.

Aksi protes ini dilakukan dari tempat berlangsungnya konferda PDI Perjuangan Kalbar, di Hotel Mercure Pontianak.

Sebelumnya, massa juga sempat untuk membakar baju atau kaos yang mereka gunakan. Kaos tersebut diketahui berlambang PDI Perjuangan.

Sejumlah kader PDI Perjuangan Kalimantan Barat, melakukan pembakaran kaos partai, bendera dan sejumlah aset kantor di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak.

Aksi pembakaran ini buntut dari hasil Konferda yang menetapkan Lasarus sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat menggantikan Cornelis, yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Pontianak.
Sedangkan untuk posisi Sekretaris DPD ditempati oleh Karolin Margret Natasa, dan Bendahara DPD dipercayakan kepada Sujiwo

Satu di antara kader partai, Lipi menyatakan aksi ini dilakukan karena sejumlah kader merasa kecewa dengan ditetapkannya Lasarus sebagai ketua, padahal Lasarus diduga terlibat dalam kasus korupsi dan hingga saat ini masih dalam penanganan KPK.

“Kami tidak ingin PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat dipimpin oleh pemimpin yang terlibat kasus korupsi, tentunya kami akan memastikan agar kasus korupsi yang menyangkut nama Lasarus untuk segera diproses,” ujarnya.

Kader juga merasa kecewa dengan masuknya Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo sebagai Bendahara di kepengurusan DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat yang baru.

“Sujiwo notabenenya merupakan kader Partai Nasional Demokrat,” ucapnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan periode 2019-2024, Lasarus mengungkapkan jika pihaknya akan merangkul massa atau pihak yang kecewa.

"Saya rasa di organisasi sudah biasa seperti ini,” katanya.

Lasarus juga akan menampung siapapun yang mau mengabdi bagi bangsa dan negara, terkhusus masyarakat Kalbar, karena masih banyak tempat di PDI Perjuangan melalui badan partai yang akan dibentuk.

"Yakin saya bisa solid, kamik an saling kenal sudah seperti keluarga, kami semua kayak keluarga, jadi tidak ada masalah," jelasnya.

Lasarus memohon dukungan seluruh masyarakat Kalbar khususnya dari pengurus dan kader partai agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Dia mengakui dalam kepengurusannya akan jadi tantangan yang sangat berat.

“Sangat berat saya rasa bisa mempertahankan prestasi pengurus DPD yang lalu itu, menang tiga kali berturut-turut Pemilu Pileg, di Pilpres dua kali berturut-turut, tentu prestasi yang luar biasa yang ditinggalkan Pak Cornelis bagi kepengurusan yang sekarang tentu kita hormati," katanya.

Sumber: tribunnews.com, gatra.com

Klik video:

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…