Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Inilah Proses Panjang Hagia Sofia Di Turki Kembali Menjadi Masjid, Masya Allah..

Sabtu, 11 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Proses Panjang Hagia Sofia Di Turki Kembali Menjadi Masjid

Klik video:

Tolak RUU HIP, FSUI-Pekalongan Lakukan Hearing Virtual Dengan Fraksi PKS


Jum'at, 19 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Menyikapi Tentang RUU HIP FSUIP mengadakan Hearing Virtual (teleconference) dengan fraksi PKS DPR Pusat di Markaz Syariah DPW FPI KOTA Pekalongan, pagi tadi Jum'at 19 juni 2020

Adapun dari fraksi PKS yang menerima adalah DR. H Mulyanto (Anggota Baleg) KH. Bukhori Yusuf (Anggota Baleg) M. Najih Soewarno (Staf Bidang Aspirasi) Wahyuddin.

Acara dimulai pukul 09.00 pagi berlangsung selama lebih kurang 1(Satu) jam di pandu oleh Agus Lukman Hakim (Staf ahli fraksi PKS).
Dalam Hearing Virtual tersebut KH. Abdurrahman Thobari menanyakan tentang peta politik yang terjadi di senayan saat ini.

Hearing Virtual berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan, harapan dari kedua belah pihak agar komunikasi antara wakil rakyat khususnya dari fraksi PKS dan FSUI kota Pekalongan bisa terus berlanjut terutama untuk mengikuti perkembangan isu-isu nasional baik di bidang politik maupun yang lainnya.

Dan bagaimana sikap fraksi-fraksi lalu di jawab oleh perwakilan dari fraksi PKS yaitu H. Mulyanto bahwa saat ini fraksi yang menolak adalah fraksi PKS dan NASDEM. Namun, demikian kita akan berusaha untuk melobi wakil-wakil kita beragama islam untuk turut bersuara memperjuangkan agar RUU HIP bisa dibatalkan demi untuk kepentingan agama bangsa dan negara.

Dari perwakilan FSUI hadir KH.Abdurrahman Thobari (Koordinator)
Ustadz H.Khusnul Faizin (Anggota)
Aji Surya A.md (Anggota)
Ir.H M.Shodiq Basyaiban (Anggota)
M. Nur Thohari (Anggota)
Habib Hafiz Mauladhawileh (Anggota)
Ustadz Abu Ayyash (Anggota).




Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…