Langsung ke konten utama

Featured Post

17 Tahun Buron, Pembobol BNI Rp 1,7 T Maria Pauline Diekstradisi dari Serbia

Kamis, 9 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Berakhir sudah pelarian selama 17 tahun buronan pembobolan Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa. Maria diekstradisi dari Serbia pada Rabu (8/7/2020) waktu setempat.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, memimpin langsung ekstradisi tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Serbia sejak Sabtu (4/7).

"Dengan gembira saya menyampaikan bahwa kami telah secara resmi menyelesaikan proses handing over atau penyerahan buronan atas nama Maria Pauline Lumowa dari pemerintah Serbia," kata Yasonna dalam keterangannya. 

"Keberhasilan menuntaskan proses ekstradisi ini tak lepas dari diplomasi hukum dan hubungan baik kedua negara. Selain itu, proses ekstradisi ini juga menjadi buah manis komitmen pemerintah dalam upaya penegakan hukum yang berjalan panjang," lanjutnya.

Menurut Yasonna, sempat ada 'gangguan' dalam proses ekstradisi Maria yang memegang kewarganegaraan Belanda. Namun pemerintah Serbia tegas pada …

Tolak RUU HIP, ANAK NKRI Kaltim Gelar Persiapan Aksi Dukung Maklumat MUI Pusat



Selasa, 30 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hari Senin 29 Juni 2019, bertempat di Markas Daerah FPI Kaltim JL. Gerilya, Gang FPI, sejumlah elemen anak bangsa yang perduli terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mengatasnamakan sebagai Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI Kalimantan Timur menggelar pertemuan untuk berkoordinasi mengenai Aksi untuk menolak RUU - HIP yang telah menimbulkan keresahan secara nasional diseluruh wilayah Indonesia dan sarat akan bangkitnya faham yang berbau Komunis.

Pimpinan pertemuan dikepalai oleh Ustadz Didit Ardiansyah selaku Ketua Tandfizi DPD FPI Kaltim didampingi oleh Ketua Dewan Syuro FPI Kaltim, Habib Alwy Baraqbah.

Pertemuan ini sendiri berlangsung kurang lebih selama 3 jam dari Pukul 20.00 Wita s/d Pukul 23:00 Wita, kurang lebih 100 orang dari perwakilan dari ormas daerah dan para element masyarakat menghadiri pertemuan ini, selama jalannya pertemuan sejumlah perwakilan ormas yang hadir saling mengemukakan pendapat mengenai aksi ini, maka diperolah lah kesepakatan bahwa aksi akan dilaksanakan pada Hari Jum'at, Tanggal 03 Juli 2020, Pukul 13.00 Wita setelah selesainya Sholat Jum'at, dengan Titik Kumpul di Masjid Sofiatul Amin, Jl. Kesuma Bangsa Kota Samarinda, untuk selanjutnya convoy kendaraan menuju Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur di Jl. Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda.

Pertemuan ditutup dengan do'a yang dibacakan oleh Habib Agil Alhabsy dan Habib Abdullah Assegaf dan pengambilan video seruan untuk mengikuti aksi kawal dan jaga maklumat MUI menolak RUU - HIP.

Daftar ormas dan forum yang hadir dalam pertemuan :

1. DPD FPI Kaltim
2. DPW FPI Samarinda
3. Aliansi Umat Islam
4. Syarikat Islam
5. Kokam Muhammadiyah
6. Anshar Syariah
7. Aman Palestine
8. Wahdah Islamiyah
9. Komunitas Sahabat Muslim
10. PKU (Program Kaderisasi Ulama) MUI Kaltim
11. HMI
12. KAMMI Kaltim
13. PUSDIMA UNMUL
14. RKB (Remaong Kutai Berjaya)
15. Laskar Pangeran Antasari
16. Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai
17. IKB (Ikatan Keluarga Banjar)
18. Forum Bubuhan Borneo
19. IPKKMM (Ikatan Pemuda Kerukunan Keluarga Masyarakat Madura)
20. FKSK (Forum Komunikasi Samarinda Kota).

Sumber :
Fajrianur (PangDa LPI Kaltim).
Kontributor LIF KalTim (Bagus Fajri).




Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…