Langsung ke konten utama

Featured Post

Apel Siaga Ganyang Komunis Di Lap Ahmad Yani Jaksel, LPI Siap Turunkan 3 Ribu Personil

Kamis, 2 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) akan mengadakan aksi Apel Siaga Ganyang Komunis, secara serentak di seluruh kota di Indonesia, hari Ahad 5 Juli 2020.

Untuk pelaksanaan di Jakarta, kegiatan akan dilakukan di Lapangan Sepak bola Ahmad Yani di Kebayoran Lama Jakarta Selatan, hari Ahad (5/7/2020) mulai pukul 11.00 WIB sampai selesai.

Laskar Pembela Islam (LPI) sayap juang FPI siap andil dalam Apel Siaga Ganyang Komunis bersama Ormas-ormas lainnya. LPI akan menerjunkan tiga ribu lebih anggotanya dan melakukan pengamanan acara.

Insya Allah, Panglima LPI Ustadz Maman Suryadi ditunjuk sebagai Komandan Upacara, dan akan memimpin lebih dari 20 Ormas kemasyarakatan.

Dalam keterangan tertulis kepada Redaksi Faktakini.net, Ustadz Maman Suryadi menyatakan, "Insya Allah LPI akan menurunkan pasukannya lebih dari 3 ribu Personilnya berseragam lengkap dalam upacara kesiapan Apel Siaga Ganyang Komunis pada hari Ahad nanti."

"Insya …

Seruan Dan Arahan MPUI-I Tentang Penyelenggaraan Negara Dan Kemandirian Masyarakat




Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net

Ringkasan

*SERUAN DAN ARAHAN MPUII*

A. TENTANG PENYELENGGARAAN NEGARA

1. Kembali ke Undang Undang Dasar 1945 yang ditetapkan pada 18 Agustus 1945 dan diberlakukan kembali berdasarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

2. *Menolak keras*
👉 Undang Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perppu No.1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona.
👉 Undang Undang tentang Perubahan atas Undang - undang No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
👉 Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila.

3. Perhatikan aspirasi sebagian masyarakat Indonesia yang menginginkan Presiden beserta Kabinetnya mengembalikan amanat sesuai ketentuan Undang Undang Dasar 1945.

B. TENTANG KEMANDIRIAN MASYARAKAT

1. Menjadikan rumah - rumah keluarga muslim titik tolak pendidikan dasar bagi anak bangsa.
2. Mempertahankan kemandirian pesantren.
3. Menjadikan rumah sebagai garda terdepan produktivitas nasional.
4. Mengamankan dan menyimpan uang dalam bentuk Logam Mulia, Dinar (emas) dan/atau Dirham (perak) serta menyisihkan seperlunya di bank- bank yang sesuai syariah.
5. Mengutamakan belanja keperluan sehari- hari di warung tetangga.
6. Tidak menggunakan / mengkonsumsi produk asing dan aseng.
7. Menghentikan kebiasaan merokok, dan menggantikan dengan minum susu dan madu.
8. Tidak menjadikan media mainstream (yang dikendalikan kapitalis) sebagai sarana informasi.
9. Menggiatkan Shalat Subuh berjama'ah dan Shalat Jum'at di masjid dengan memperhatikan protokol kesehatan.
10. Memilih Calon Muslim Berkualitas yang diusung atau diajukan melalui jalur perseorangan (independen) atau oleh PARTAI ISLAM YANG ISTIQAMAH.
11. Mengintensifkan kajian - kajian pencerahan / penyadaran Islam politik Ideologis.
12. Mengamati pusat - pusat beroperasinya tenaga kerja aseng (Cina Komunis) dan jalur keluar masuk ke area terkait.
13. Mengerahkan warga jejaring (jama'ah binaan) untuk berpartisipasi aktif di lingkungan masing - masing.
14. Aktif menjadi pemohon _Judicial Review_ (Peninjauan Kembali) atas Undang Undang yang bertentangan dengan Pembukaan UUD 1945 dan melspokan tindakan KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) ASN (Aparatur Sipil Negara), Pejabat, Politisi yang ke Penegak hukum dan Ombudsman.
15. Aktif mengawasi proses penyusunan Peraturan Daerah, terutama APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) di daerahnya.
16. Menginisiasi pembentukan dan pelatihan pemuda / pemudi bela ummat dan bela negara di setiap masjid dan pesantren.
17. Mengawasi dan mencatat Aparat Sipil Negara, pejabat, politisi, pengusaha, dan tetangga yang aktif mendukung penguasa zalim dan/atau ikut memfitnah dan mengkriminalisasi ulama, tokoh masyarakat, dan aktivis dakwah.

Seruan ini di tanda tangani oleh Ketua Utama MPUI-I Habib Rizieq Syihab pada tgl 9 Syawal 1441 H/ 1 Juni 2020 M.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Jubir MPUI-I Ustadz Asep Syaripudin.
***

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…