Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Aceh Kembali Serahkan Bantuan Untuk Pengungsi Muslim Rohingya Di Lhokseumawe

Selasa, 7 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Ketua DPD FPI Aceh, beserta FPI / LPI Lhokseumawe da Aceh Utara kembali menyerahkan bantuan untuk warga muslim Rohingya.

 "Alhamdulillah hasil donasi (sumbangan) dari masyarakat aceh dan seluruh Indonesia, tadi sore kita antarkan sebagian buat saudara kita muslim rohingya", ujar Ketua DPD FPI Aceh Tengku Abi Muslim At-Thahiry, Selasa (7/7/2020) malam kepada Redaksi Faktakini.net

"Donasi yang dikirim langsung ke rekening FPI Aceh, langsung kita belikan berupa makanan dan minuman, dan kemudian kami bagikan langsung tadi sore kepada sodara kita muslim Rohingya, yang sekarang di tempatkan di bekas kantor imigrasi Lhokseumawe, Punteut", lanjutnya.

"Insya Allah kami juga berusaha untuk bantuan selanjutnya berupa daging menyambut lebaran haji,  maka bagi yang mampu mari kita sisihkan harta untuk pembelian sapi ke rekening resmi FPI ACEH", ujar Abi Muslim At-Thahiry lagi

Rekening resmi FPI Aceh tersebut yaitu:

REK BAN…

Ribuan Umat Islam Tasikmalaya Turun Ke Jalan, Menuntut Konseptor Dan Inisiator RUU HIP Ditangkap



Ahad, 28 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), ribuan umat Islam Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam beberapa ormas Islam dan ormas lainnya dibawah Almumtaz kembali melakukan aksi turun ke jalan, Jumat 26 Juni 2020 siang.

Dengan dikawal aparat kepolisian dari Polresta Tasikmalaya, usai Salat Jumat, massa Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) itu langsung berkumpul di area Batu Andesit Taman Kota, depan Masjid Agung. Selanjutnya perwakilan para aktivitis melakukan orasi secara bergantian.

Aksi tersebut terkait tindak lanjut dari audiensi Almumtaz, Jumat 19 Juni 2020 lalu ke DPRD Kota Tasikmalaya yang menuntut agar menghentikan serta menghapus pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

"Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul dan bersama-sama melakukan aksi damai menolak serta hapuskan RUU HIP," ujar Pembina Almumtaz, KH Aminudin Bustomi, saat aksi.

Terang dia, RUU HIP sudah melenceng dari niatan awal dibuat Pancasila. Para inisiatornya harus keluar dari Indonesia dan aparat hukum harus menangkapnya. Jangan sampai RUU HIP disahkan DPR RI.

"Konseptor dan inisiator RUU HIP harus ditangkap. Jangan sampai dibiarkan. Itu musuh negara karena ingin mengubah Pancasila," tegas KH Amin.

Koordinator aksi, Hilmi Afwan Hilmawan mengatakan, aksi ini adalah reaksi spontan para umat Islam Tasikmalaya, menolak keras akan adanya sebuah Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Sebagai umat Islam ujar Hilmi, sangat menentang akan hadirnya RUU tersebut.

“Kita juga akan berjuang untuk mengawalnya, kalau perlu kita akan datang ke Jakarta untuk menolak RUU HIP," katanya.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ishak Farid dalam orasinya ikut mendukung dengan dihentikannya pembahasan serta dihapuskan RUU HIP sesuai desakan massa. Karena Pancasila dianggap final menjadi payung bagi seluruh bangsa Indonesia.

"Makanya bagi siapa pun yang ingin mengubah Pancasila berarti sudah keluar dari kesepakatan NKRI. Maka dari itu sikap saya menyatakan, yang melakukan itu harus keluar dari Indonesia," tuturnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim, yang juga turut berorasi menambahkan, penolakan RUU HIP sudah ditandatangi pihaknya dan sudah disampaikan ke DPRI. Hal itu tindak lanjut dari aksi Almumtaz Jumat 19 Juni 2020 lalu.

"Maka dari itu kita memang usulkan sesuai kenginan masyarakat agar RUU HIP itu dihentikan dan dihapus. Kita tidak iklas negara ini dirusak oleh yang menginisasi agar PKI bangkit lagi. Kami menolak hal itu," tegasnya.

Usai dari Taman Kota, ribuan massa tersebut berkeliling di seputar pusat perkotaan sambil menyuarakan tuntutan mereka.

Ketua Al Mumtaz, Hilmi, mengatakan, aksi tersebut merupakan tindak lanjut audiensi sebelumnya dengan DPRD agar mereka mendorong DPR RI segera menghapus rancangan tersebut.

Pasalnya, kata Hilmi, RUU HIP dinilai sudah melenceng dari Pancasila yang menjadi payung kehidupan bangsa Indonesia.

“Ada pun yang menjadi penolakan kami RUU HIP mengubah Pancasila menjadi trisila yang kemudian menjadi ekasila, di mana sebelumnya sila pertama yakni ketuhanan yang maha esa berubah menjadi ketuhanan yang berkebudayaan,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, juga mengatakan hal serupa. Ia mendesak agar mengusut tuntas desainer dan konseptor rancangan tersebut.

“Hapus juga dari prolegnas. Intinya akan kita kawal terus sampai RUU ini dibatalkan,” pungkasnya.

Sumber: pikiran-rakyat.com, harapanrakyat.com







Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…