Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Jutaan Umat Hadiri Apel Siaga Anti RUU HIP Dan PKI Di Berbagai Daerah, Juli 2020

Kamis, 9 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Jutaan Umat Hadiri Apel Siaga Anti PKI Di Berbagai Daerah, Juli 2020


Oknum Tak Dikenal Semprot Masjid Di Ciracas Jaktim Dengan Air Keras



Senin, 8 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pengurus Masjid Jami’ Uswatun Hasanah, di Susukan Ciracas, Jakarta Timur, menemukan cairan diduga air keras yang disemprotkan oknum ke lantai masjid.

“Sisa air kerasnya kita temukan dalam kemasan kantong plastik hitam di depan masjid, masih ada isinya. Pas kita keluarkan, cairannya berasap seperti air keras,” kata Kepala Rumah Tangga DKM Masjid Jami Uswatun Hasanah, Sartono, di Jakarta, Senin 1 Juni 2020.

Cairan yang diduga air keras itu ditemukan Sartono dan beberapa jamaah pada Ahad (31/5) di dekat gundukan pasir, sekitar dua meter dari selasar masjid.

Temuan kantong plastik hitam berisi cairan itu membuat DKM maupun jamaah bingung, sebab benda itu tidak biasanya berada di dekat masjid.

Sartono pun teringat pada peristiwa penyemprotan ruangan masjid yang terjadi Jumat (29/5) saat muncul oknum layaknya petugas penyemprot disinfektan masuk ke dalam masjid tanpa izin.

“Saat itu sekitar jam 09.00 WIB sedang tidak ada siapa-siapa. Sekitar jam 11.00 WIB lantai masjid basah seperti habis disemprot,” katanya.

Petugas DKM pun curiga dengan cairan yang disemprotkan ke lantai masjid sebab tidak mengeluarkan aroma khas disinfektan.
​​​​​
“Baunya tidak seperti cairan yang biasanya disemprotkan ke masjid-masjid di sini, sehingga dibersihkan ulang dengan karbol dan air bersih,” katanya.

Sementara barang bukti plastik isi cairan bening segera dibuang pihaknya ke selokan air depan masjid sebab khawatir melukai jamaah.

“Peristiwanya sudah kita laporkan ke Binmas Ciracas,” katanya.

Secara terpisah Kapolsek Ciracas Kompol Rudy Haryanto mengaku belum menerima laporan kejadian tersebut. “Kita belum mendapat laporannya sampai siang ini,” katanya melalui pesan singkat.

Foto: Masjid Jami' Uswatun Hasanah, di Susukan Ciracas, Jaktim.

Sumber: ANTARA

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…