Langsung ke konten utama

Featured Post

Padati Alun-Alun, Ribuan Warga Garut Menuntut Inisiator RUU HIP Dipidana

Senin, 6 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Beruntun, penolakan terhadap Rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) kembali menggema di Kabupaten Garut Jawa Barat yang terkenal dengan kota santri nya ini.

Ribuan massa nampak hadir hari Ahad (5/7/2020) di alun-alun kota Garut depan mssjid Agung Garut dengan membawa bendera kebesarannya.

Tak kurang dari 42 Organisasi, Lembaga Swadaya maupun Organisasi Kepemudaan. Baik dari kalangan organisasi keagamaan maupun nasional yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK NKRI), dibalut dalam aksi Apel Siaga Garut Anti Komunis Menolak RUU HIP.

Terpantau sejumlah ormas besar seperti Pemuda Pancasila, Ormas XTC Indonesia, Front Pembela Islam (FPI), Kokam (Muhammadiyah), Forum Silaturahmi Santri Garut (FSSG), FKPPI, LSM Gibas, LSM Bergerak dan sejumlah massa santri dari berbagai pesantren di Garut.

Dalam isi surat maklumat aksi apel siaga tersebut, yang ditandatangani oleh ketua perwaki…

KH Luthfi Bashori: Pendengki Adalah Makhluk Terjahat



Sabtu, 27 Juni 2020

Faktakini.net

PENDENGKI ADALAH MAKHLUK TERJAHAT

Taushiah: KH. Luthfi Bashori
Transkrip: Rizal Affandi

Kita hidup di dunia ini perlu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terlebih hidup di zaman sekarang, zaman yang sudah akhir. Zaman yang semakin mengalami kerusakan-kerusakan. Baik itu kerusakan yang sifatnya hakiki seperti ekosistem alam, banjir, dan segala macam itu. Ada juga kerusakan yang luar biasa, yaitu kerusakan aqidah dan akhlak.

Misalnya kerusakan aqidah yang menyekutukan Allah SWT. Ada pula yang yang sengaja menentang dan mengingkari Syariat Islam.

Atau kerusakan yang terkait dengan akhlak walaupun aqidahnya tetap terjaga. Misalnya sudah banyak di antara umat Islam sendiri yang melanggar aturan-aturan Syariat, misalnya maraknya perjudian, prostitusi, korupsi, pencurian, dan maksiat dhahir lainnya. Yang seperti ini sangat marak sekali di sekeliling kita.

Karena itu marilah kita menata hati, agar kita senantiasa dekat dengan Allah SWT, senantiasa beribadah kepada Allah SWT.

Terutama demi kepentingan pribadi kita dalam membersihkan hati. Jangan sampai hati kita ini dirasuki oleh rasa dengki, rasa iri hati kepada orang-orang yang ada di sekeliling kita, saudara kita, tetangga kita, handaitaulan kita.

Karena rasa dengki ini luar biasa rusaknya, bahkan termasuk penyakit yang sangat susah disembuhkan.
Dikataksn, sejahat-jahat penyakit hati itu adalah iri dan dengki.

Diriwayatkan, suatu saat terjadi peristiwa bahwa Iblis itu bertamu ke rumah Firaun. Tatkala Iblis mengetok pintu, Firaun bertanya: “Siapa itu?

Iblis menjawab: “Hai Firaun, kalau engkau mengaku sebagai Tuhan, maka engkau tahu siapa diriku."

Kemudian Firaun mengatakan: “Engkau adalah yang terlaknat di dunia dan akhirat." (maksudnya adalah Iblis).

Maka Firaun bertanya: “Wahai Iblis sebagaimana yang engkau ketahui, siapa yang kira-kira orang paling jahat di dunia ini?”

Maka Iblis mengatakan: “Sebagaimana survei yang selama ini aku lakukan, maka orang yang paling jahat di dunia ini adalah orang yang di dalam hatinya terdapat kedengkian, ada hasad atau iri hati."

Firaun mengatakan: “Kenapa bisa begitu?

Maka Iblis bercerita: “Dulu aku mempunyai seorang teman. Temanku ini memiliki hati yang sangat pendengki. Dia memiliki tetangga yang memelihara seekor sapi yang sehat.

Kemudian datanglah temanku ini kepadaku, “Wahai sahabatku, Iblis...! Apakah aku bisa minta tolong kepadamu.”

Maka Iblis mengatakan: “Apa yang kamu harapkan dariku?"

Maka orang tersebut mengatakan: “Aku ingin engkau membunuh sapi milik tetanggaku ini, aku tidak senang sekali melihat sapinya itu gemuk."

Kemudian Iblis mengatakan: “Kalau urusan bunuh-membunuh, bukan wilayahku."

Lanjut Iblis: “Apakah bisa aku ganti saja, aku beri engkau 10 ekor sapi, daripada engkau hanya minta agar aku membunuh sapi milik tetanggamu itu, bukankah engkau lebih beruntung?”

Tapi apa jawaban si pendengki ini?

Dia mengatakan: “Wahai Iblis jangankan 10 ekor, 100 ekorpun aku tak ingin, aku hanya minta kepadamu agar engkau mau dan bersedia membunuh sapi milik tetanggaku, dan hanya itulah kepentinganku datang kepadamu, wahai iblis”.

Iblis mengatakan kepada Firaun: “Inilah bukti bahwasanya pendengki itu adalah sejahat-jahatnya manusia, bahkan dia lebih jahat daripada diriku dan dirimu”.

Barangkali hikayat ini bisa menggugah hati kita, agar kita senantiasa membersihkan diri kita, hati kita dan senantiasa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu cara untuk menghilangkan rasa dengki adalah banyak berdzikir kepada Allah SWT, seperti mengucapkan kalimat-kalimat Istighfar, La ilaha illallah, Subhanallah, atau juga memperbanyak Shalawat kepada Nabi kita Muhammad SAW.

Barangkali dengan demikian, Allah berkenan membantu kita dengan membersihkan hati kita, agar benar-benar menjadi hati yang mulia, baik tatkala di dunia maupun di akhirat nanti.

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…