Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Inilah Proses Panjang Hagia Sofia Di Turki Kembali Menjadi Masjid, Masya Allah..

Sabtu, 11 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Proses Panjang Hagia Sofia Di Turki Kembali Menjadi Masjid

Klik video:

Habiskan Rp 914 Miliar / Tahun Tanpa Hasil Yang Jelas, Wasekjen MUI: Bubarkan BPIP!



Selasa, 23 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain ikut menyoroti aksi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengadakan konser musik untuk Covid-19.

Diketahui, dalam konser tersebut berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 4 Miliar. Namun, angka tersebut masih ditambah dengan hasil lelang motor Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebesar Rp 2,5 Miliar.

"Bubarkan BPIP malah bisa menghemat uang negara sebesar 914 Milyar. Ayo pak jokowi BUBARKAN BPIP hematkan uang negara 914 Milyar," cuitnya, seperti dikutip, Rabu (20/5/2020).

Hal tersebut disampaikan sekaligus mengunggah sebuah tautan berita terkait anggaran Sekretariat Kabinet (Setkab) yang melonjak tiga kali lipat demi Rp914 M untuk BPIP.

Komisi II DPR menggelar rapat kerja bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko. Rapat tersebut membahas pengajuan anggara kerja masing-masing lembaga pada tahun 2019.

Rapat kerja digelar di Ruang Rapat Komisi II DPR, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6/2018). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi II DPR, Zainudin Amali.

Yang menarik, usulan anggaran tambahan Sekretariat Kabinet melebihi tiga kali lipat pagu indikatif. Pramono menjelaskan, kenaikan tersebut disebabkan, adanya perubahan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang telah menjadi lembaga setingkat kementerian.

"Pagu indikatif Seskab memang mengalami kenaikan signifikan karena berkaitan dengan disahkannya BPIP sebagai lembaga setingkat kementerian melalui Keppres. Selain itu juga karena adanya penambahan empat staf khusus presiden," kata Pramono dalam raker, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Pramono menjelaskan, pagu indikatif yang disetujui oleh Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas sebesar Rp 390.264.573.000,00. Namun, dengan adanya perubahan tersebut Setkab membutuhkan tambahan anggaran Rp 966.492.082.000,00.

"Dengan telah ditetapkan BPIP menjadi badan yang terpisah dan otonom setingkat menteri maka kami ingin meminta tambahan anggaran sebagai berikut. Untuk BPIP angkanya jauh lebih besar dari sekretariat kabinet tiga kalinya. Anggaran BPIP sebesar Rp 914 miliar," kata Pramono.

Pramono merinci, anggaran tambahan untuk BPIP sebesar Rp 914 miliar. Kemudian anggaran penambahan 4 staf khusus presiden Rp 20 miliar, anggaran kedeputian substansi dan deputi bidang administrasi sebesar Rp 17 miliar, dan anggaran untuk kedeputian dukungan kerja kabinet sekretariat kabinet sebesar Rp 13 miliar.

Pramono mengaku, penambahan anggaran Setkab untuk BPIP tersebut sudah dibicarakan dengan Presiden Joko Widodo. Sebab, lanjutnya, BPIP merupakan lembaga pemerintah yang memiliki banyak kegiatan ke daerah-daerah dalam rangka pembinaan ideologi Pancasila.

"Nanti kan mengenai rincian akan dibahas secara detail antara Sekretariat Kabinet bersama BPIP bersama Mentei Keuangan dan juga DPR. Karena memang di BPIP ini kegiatannya banyak, dan ini menyangkut ideologi dan harus ke daerah-daerah, biaya transportasi yang cukup besar harus dianggarkan," kata Pramono.

Terkait penambahan anggaran Setkab yang melonjak drastis tersebut, tak ada satupun anggota maupun pimpinan Komisi II DPR yang menanyakan rincian kerja BPIP di tahun 2019. Pimpinan rapat, Zainudin Amali mengatakan, dalam raker ini hanya sebatas penyampaian pagu indikatif masing-masing kementerian.

"Jadi, terkait dengan kenaikan anggaran kerja BPIP sebesar itu akan dibahas secara rinci dengan masing-masing direktorat. Sehingga tidak ada pendalaman apapun dalam rapat ini tadi," kata Amali.

Sementara, Kementerian Sekretariat Negara dalam raker ini mengajukan usulan anggaran pada tahun 2019 sebesar Rp 2,33 triliun. Anggaran tersebut termasuk, usulan anggaran tambahan sebesar Rp 33 miliar.

Rapat kemudian menyimpulkan usulan anggaran dari Setneg, Setkab dan KSP akan dipelajari secara teliti bersama. Rapat juga menyimpulkan, pagu indikatif dan usulan penambahan anggaran akan dibahas secara mendalam pada RAPBN tahun 2019.

"Komisi II akan membahasnya terkait pengajuan penambahan anggaran kerja masing-masing kementerian lembaga secara mendalam pada rapat pembahasan RAPBN 2019 selanjutnya," tutup Amali.

Sumber: swarakyat.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…