Langsung ke konten utama

Featured Post

Padati Alun-Alun, Ribuan Warga Garut Menuntut Inisiator RUU HIP Dipidana

Senin, 6 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Beruntun, penolakan terhadap Rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) kembali menggema di Kabupaten Garut Jawa Barat yang terkenal dengan kota santri nya ini.

Ribuan massa nampak hadir hari Ahad (5/7/2020) di alun-alun kota Garut depan mssjid Agung Garut dengan membawa bendera kebesarannya.

Tak kurang dari 42 Organisasi, Lembaga Swadaya maupun Organisasi Kepemudaan. Baik dari kalangan organisasi keagamaan maupun nasional yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK NKRI), dibalut dalam aksi Apel Siaga Garut Anti Komunis Menolak RUU HIP.

Terpantau sejumlah ormas besar seperti Pemuda Pancasila, Ormas XTC Indonesia, Front Pembela Islam (FPI), Kokam (Muhammadiyah), Forum Silaturahmi Santri Garut (FSSG), FKPPI, LSM Gibas, LSM Bergerak dan sejumlah massa santri dari berbagai pesantren di Garut.

Dalam isi surat maklumat aksi apel siaga tersebut, yang ditandatangani oleh ketua perwaki…

FPI, PA 212 Dan Ormas Islam Riau Kompak Dukung MUI Tolak RUU HIP



Sabtu, 20 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Bertempat di Gedung Ikatan Masjid Indonesia (IKMI) Riau, di Jalan Todak Pekanbaru, Sabtu (20/6/20) hampir 30 organisasi masyarakat atau Ormas Islam Riau menggelar pertemuan. Berkumpul untuk menyatukan sikap menolak Rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Dari daftar hadir yang ditanda-tangani perwakilan Ormas Islam, terdapat 29 Ormas yang hadir. Mereka berasal dari FPI, PA 212, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, ICMI, Persis, IKADI, Majelis Dakwah Indonesia dan sejumlah Ormas Islam lainnya. Seluruhnya satu suara. Mendukung Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait RUU HIP.

Pernyataan sikap Ormas Islam Riau tersebut dibacakan pengurus Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Riau, Ahmad Ghazali Syafi'i. Adapun isi pernyataan sikap tersebut adalah:

1. Mendukung sepenuhnya Maklumat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Se- Indonesia No : Kep-1240/DP-MUI/VI/2020, tanggal 20 Syawal 1441 H/12 Juni 2020.

2. Menolak RUU HIP karena hanya akan merendahkan Pancasila dan bertentangan dengan prinsip Negara yang berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

3. Menyerukan kepada DPR RI dan Pemerintah agar membatalkan RUU HIP bukan hanya menunda pembahasannya.

4. Menyerukan kepada seluruh elemen Umat Islam agar tetap mengokohkan persatuan, meluruskan barisan dan selalu berada dalam satu komando Ulama (MUI) serta senantiasa bersiap-siaga menghadapi segala kemungkinan adanya pihak-pihak yang berniat buruk dibalik penyusunan RUU HIP. Demikian pernyatan sikap ini dibuat dengan sepenuh jiwa dan mengharap ridlo dari Allah SWT.***

Sumber: riauterkini.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…