Langsung ke konten utama

Featured Post

Apel Siaga Ganyang Komunis Di Lap Ahmad Yani Jaksel, LPI Siap Turunkan 3 Ribu Personil

Kamis, 2 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) akan mengadakan aksi Apel Siaga Ganyang Komunis, secara serentak di seluruh kota di Indonesia, hari Ahad 5 Juli 2020.

Untuk pelaksanaan di Jakarta, kegiatan akan dilakukan di Lapangan Sepak bola Ahmad Yani di Kebayoran Lama Jakarta Selatan, hari Ahad (5/7/2020) mulai pukul 11.00 WIB sampai selesai.

Laskar Pembela Islam (LPI) sayap juang FPI siap andil dalam Apel Siaga Ganyang Komunis bersama Ormas-ormas lainnya. LPI akan menerjunkan tiga ribu lebih anggotanya dan melakukan pengamanan acara.

Insya Allah, Panglima LPI Ustadz Maman Suryadi ditunjuk sebagai Komandan Upacara, dan akan memimpin lebih dari 20 Ormas kemasyarakatan.

Dalam keterangan tertulis kepada Redaksi Faktakini.net, Ustadz Maman Suryadi menyatakan, "Insya Allah LPI akan menurunkan pasukannya lebih dari 3 ribu Personilnya berseragam lengkap dalam upacara kesiapan Apel Siaga Ganyang Komunis pada hari Ahad nanti."

"Insya …

Difitnah Bikin Lab Jelek, Ternyata Lab Anies Keren Banget Loh

Kamis, 18 Juni 2020

Faktakini.net

Gubernur Anies Baswedan berhasil membungkam cemoohan para Buzzer dengan kesuksesannya membangun 41 jaringan laboratorium untuk tes Virus Corona (Covid-19). Pasalnya dengan laboratorium tersebut DKI Jakarta berhasil melampaui standar WHO yaitu 1.000 tes per 1 juta populasi, dengan melakukan 9.669 test per 1 juta populasi.

Mohammad Guntur Romli pernah mempertanyakan soal pembangunan laboratorium DKI Jakarta untuk mempercepat tes Covid-19 seperti yang digaungkan Gubernur Anies Baswedan.

"Katanya lagi bangun Lab bisa tes ribuan spesimen corona, ini uda 3 minggu, gimana kabarnya? Gimana nih @aniesbaswedan jgn bohongi warga DKI ya," cemooh Guntur Romli pada Anies dalam akun Twitternya, seperti dikutip, Senin (20/4/2020).

Lalu komplotan Buzzer dari Cokro seperti Yusuf Dum Dum juga memanfaatkan situasi dengan meledek Laboratorium yang dijanjikan oleh Gubernur Anies akan segera jadi.

"Setelah Aa, kini giliran Dedi Corbuzier kena prank!"cuit @yusuf_dumdum mengolok-olok Anies (10/5/2020) lalu.

Tak ketinggalan akun Twitter gerombolan  Buzzer @murthadaone1 juga merisak Gubernur paling populer tersebut.

"Detik-detik Dedi Corbuzer Dibohongin Anies. Ini wawancara 30 Maret. Sampai sekarang dimana lab BSL 3 yang mau dibangun itu nggak jelas," hina @MurtadhaOne1 kepada Anies.

Untuk diketahui saat itu Gubernur Anies mengatakan semua laboratorium tersebut sedang dalam proses penyiapan, begitu sudah siap akan difungsikan dan diperlihatkan kepada masyarakat guna melakukan test Covid-19 agar lebih cepat.

"Nanti begitu sudah siap, saya umumkan, siap, saya umumkan. Serius," kata Anies saat diwawancarai Deddy Corbuzier (29/3/2020).

Dan tepatnya hari Hari Minggu kemarin (14/6/2020) Gubernur Anies membuktikan gebrakannya. Ia mengunjungi Lab Container COVID-19 terbaru di RSKD Duren Sawit.

Kini Pemprov DKI Jakarta memiliki 4 lab pemeriksaan PCR COVID-19: Labkesda, RSUD Tarakan, Labcon RSUD Pasar Minggu, Labcon RSKD Duren Sawit dan 41 jaringan laboratorium lainnya.

"Alhamdulillah, kita berkolaborasi, bergotong-royong dengan Lab pemerintah pusat, Lab BUMN dan Lab swasta, sehingga DKI Jakarta memiliki jaringan 41 lab testing dengan total kapasitas mencapai 5.135 tes spesimen per hari, atau 35.945 tes spesimen per minggu," ungkapnya.

Gubernur menjelaskan berkat gotong royong 41 lab tersebut, per 15 Juni kemarin DKI secara kumulatif telah memeriksa tes PCR 211.411 spesimen dan 102.923 orang di DKI Jakarta. Jadi total tes PCR COVID-19 DKI Jakarta kini telah mencapai 9.669 per sejuta penduduk.

Gubernur Anies juga menyebutkan bahwa kapasitas pemeriksaan ini akan terus ditingkatkan, karena kita mengaktifkan pencarian kasus (active case finding).

Sekarang tidak hanya menunggu ada orang sakit datang ke faskes, tapi juga aktif mencari orang-orang yang sudah terpapar tapi tanpa gejala (OTG), agar mereka tahu sudah terpapar dan bisa isolasi diri atau yang perlu dirawat segera bisa dirawat.

Gubernur telah mengatakan ke depan kita akan melihat kenaikan grafik kasus positif, walaupun masih dalam rentang normal 8-9% positivity rate (temuan positif dibanding jumlah tes PCR) karena lebih banyak yg dites.
Pengetesan itu sekarang hampir 2,5 kali lipat tiap hari, tujuannya menyelamatkan warga. Jadi bukan sekadar bertujuan menurunkan grafik, tujuan kita adalah menyelamatkan setiap warga Jakarta.

Wah benar-benar nyata apa yang dikatakan itulah yang dikerjakan. Gubernur Anies Baswedan selalu memegang janjinya, apalagi menyangkut keselamatan dan kesehatan warga Jakarta.

Gonggongan Buzzer baginya bukan apa-apa. Tidak pernah Ia hiraukan atau permasalahkan. Baginya orang-orang yang membencinya tidak akan mengubah fokusnya dalam melayani warga Jakarta.

Oleh Ridwan Gandi, Pemerhati Sosial

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…