Langsung ke konten utama

Featured Post

Wajib Baca: Pernyataan Gubernur Anies Soal Reklamasi Ancol

Sabtu, 11 April 2020

Faktakini.net

[Transkrip] Anies Bicara Kontroversi Reklamasi Ancol di TV One

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Saya akan menjelaskan apa yang sedang terjadi di kawasan Ancol. Yang terjadi ini berbeda dengan reklamasi yang Alhamdulillah sudah kita hentikan dan menjadi janji kita pada masa kampanye itu. Jakarta ini terancam banjir, salah satu sebabnya karena ada waduk, sungai yang mengalami pendangkalan atau sedimentasi. Ada 13 sungai kalau ditotal panjangnya lebih 430 KM, ada lebih dari 30 waduk dan secara alami mengalami sedimentasi karena itulah kemudian waduk, sungai itu di keruk. Dikeruk terus menerus dan lumpur hasil kerukan itu dikemanakan? Lumpur itu kemudian ditaruh di kawasan Ancol dan proses ini sudah berlangsung cukup panjang bahkan menghasilkan lumpur yang amat banyak.

3,4 juta meter kubik (M3), lumpur ini kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan Ancol. Jadi ini adalah sebuah kegiatan untuk melindungi warga Jakarta dari bencana banjir,…

Bila RUU HIP Tak Dicabut, Aliansi Umat Islam Kaltim Bersama FPI Kaltim Siap Turun Ke Jalan


Jum'at, 19 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Maraknya reaksi dan gelombang penolakan terhadal RUU-HIP yang menimbulkan keresahan ditengah masyarakat maka sejumlah element Umat Islam pada hari Rabu, 17 Juni 2020 yang di Inisiasi oleh Aliansi Umat Islam Kalimantan Timur mengadakan pertemuan diruang rapat Gedung MUI Kaltim Jl. Prefab, Samarinda.

Tampil sebagai Pimpinan Rapat adalah Bapak Jufri Musa selaku Ketua Aliansi Umat Islam Kalimantan Timur dan didampingi oleh Saudara Anas Yusfiudin selaku sekretaris dan moderator rapat.

Adapun dari hasil pertemuan ini yang berlangsung kurang lebih 3 jam dari Pukul 20.00 Wita s/d Pukul 23.00 Wita menghasilkan pernyataan sikap sebagai berikut :

1. Menyatakan mendukung dan mengawal penuh dan sungguh-sungguh terhadap sikap MUI Pusat dan Daerah.

2. Mendesak Presiden RI dan DPR-RI agar segera menghentikan dan membatalkan pembahasan RUU-HIP.

3. Mengingatkan kepada Presiden RI dan MPR agar memperhatikan secara serius deklarasi ini.

4. Mengajak seluruh elemen Bangsa Indonesia agar bersama-sama menolak RUU-HIP.

Apabila tidak ada tanggapan sampai dengan Tanggal 30 Juni 2020, maka kami akan melakukan hak (Aksi) menyampaikan pendapat dengan turun ke jalan.

Berikut nama sejumlah elemen Umat Islam yang hadir pada pertemuan yang diadakan oleh Aliansi Umat Islam :

1. FPI KALTIM
2. Aliansi Umat Islam
3. Anshar Syariah Samarinda
4. ANNAS Kaltim
5. GARBI Samarinda
6. PII Kaltim
7. Badko HMI Kaltim-Tara
8. DPD IMM Kaltim
9. KAMMI Unmul
10. FSLDK Kaltim-Tara
11. LBH Pelita Umat Kaltim

Selanjutnya pada keesokan harinya Kamis, 18 Juni 2020 berlangsung pertemuan yang diadakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim bertempat di Jl. Damanhuri pada ruang serbaguna PT. Arrehlah Wisata yang dihadiri oleh undangan dari berbagai Ormas Islam dan Pemuda.

Ketua Tandfizi DPD FPI Kaltim Ustadz Didit Ardiansyah dan Ketua Dewan Syuro DPD FPI Kaltim Alhabib Alwy Baraqbah hadir memenuhi undangan MUI tersebut.

Dihadiri oleh Ketua MUI Prov. Kaltim, KH. Drs. Hamri Has dan pengurus MUI lainnya jalannya pertemuan berlangsung selama kurang lebih 3 jam dari Pukul 10.00 Wita lalu Sholat dan makan siang dan dilanjut kembali sampai dengan Pukul 14.00 Wita, dan ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap, adapun poin pernyataan sikapnya adalah sebagai berikut :

1. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia dengan susunan sebagaimana yang tercantum di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 sudah final dan cukup jelas terurai didalam pasal-pasal Undang-undang Dasar 1945, oleh karena itu tidak diperlukan adanya penafsiran.

2. Mendukung Maklumat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Pusat Nomor : Kep-1240/DP-MUI/VI/2020 tertanggal 20 Syawal 1441 H bertepatan dengan 12 Juni 2020, menolak Rancangan Undang-undang Republik Indonesia Tentang Haluan Ideologi Pancasila
(RUU HIP) dan siap untuk mengamankannya.

3. Meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) membatalkan permanen Rancangan Undang-undang Republik Indonesia Tentang Haluan ldeologi Pancasila (RUU HIP) tersebut dan DPR RI agar memfacuskan perhatian terhadap permasalahan Pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi.

4. Menghimbau kepada seluruh umat islam Kalimantan Timur agar tetap tenang tanpa
mengurangi kewaspadaan dan kesiap siagaan terhadap segala upaya penyebaran paham marxisme, komunis, leninisme, maoisme, dengan pelbagai cara yang licik.

5. Selalu siap mengawal Pancasila dari rongrongan oknum-oknum yang hendak mengganti dengan ideologi yang lain secara terang-terangan maupun secara terselubung dan
sistematis.

6. Mendukung TNI untuk menindak tegas setiap usaha yang hendak mengganti Pancasila Menjadi ideologi lain dan tindakan yang memecah belah persatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berikut peserta undangan pertemuan yang diadakan oleh MUI Kaltim :

1. MUI Kaltim dan jajarannya
2. FPI Kaltim
3. FPI Samarinda
4. Aliansi Umat Islam
5. Kokam Kaltim
6. PWNU Kaltim
7. PWM Kaltim
8. PW. Syarikat Islam
9. DPW BKPRMI Kaltim
10. PRK
11. KAHMI Kaltim
12. DPW Hidayatullah Kaltim
13. Pemuda Muhammadiyah
14. Infokom
15. LPPOM

Dengan masifnya penolakan diseluruh wilayah Indonesia dan telah ada sikap resmi dari MUI Pusat dan Daerah maka aspirasi Rakyat Indonesia ini harus didengar jika tidak maka jangan salahkan Rakyat yang akan menuntut keadilan dengan caranya sendiri.

Sumber: Fajriannur (PangDa LPI Kaltim), Kontributor LIF Kalimantan Timur (Bagus Fajri).





Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…