Langsung ke konten utama

Featured Post

Padati Alun-Alun, Ribuan Warga Garut Menuntut Inisiator RUU HIP Dipidana

Senin, 6 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Beruntun, penolakan terhadap Rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) kembali menggema di Kabupaten Garut Jawa Barat yang terkenal dengan kota santri nya ini.

Ribuan massa nampak hadir hari Ahad (5/7/2020) di alun-alun kota Garut depan mssjid Agung Garut dengan membawa bendera kebesarannya.

Tak kurang dari 42 Organisasi, Lembaga Swadaya maupun Organisasi Kepemudaan. Baik dari kalangan organisasi keagamaan maupun nasional yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK NKRI), dibalut dalam aksi Apel Siaga Garut Anti Komunis Menolak RUU HIP.

Terpantau sejumlah ormas besar seperti Pemuda Pancasila, Ormas XTC Indonesia, Front Pembela Islam (FPI), Kokam (Muhammadiyah), Forum Silaturahmi Santri Garut (FSSG), FKPPI, LSM Gibas, LSM Bergerak dan sejumlah massa santri dari berbagai pesantren di Garut.

Dalam isi surat maklumat aksi apel siaga tersebut, yang ditandatangani oleh ketua perwaki…

100 Ribu Lebih Massa Anti PKI Demo Di Depan Gedung DPR, RUU HIP Harus Dihentikan!



Rabu, 24 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - 100 ribu lebih massa yang menamakan diri Aliansi Anti Komunis (ANAK NKRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Rabu (24/06/2020). Mereka menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Aksi yang diikuti dari berbagai eleman organisasi Islam itu dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah itu, secara bersama-sama mereka membacakan Pancasila. Seluruh massa mengikuti setiap bunyi sila yang dibacakan oleh pimpinan aksi dari mobil komando.

Selain para pimpinan ormas Islam, aksi juga dihadiri ulama kharismatis DKI Jakarta KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i dan budayawan senior anti komunis, H. Taufiq Ismail. Jika Kiai Abdul Rasyid membacakan doa, maka Taufiq membacakan puisinya yang membuat massa merinding.

Ditemui Ketua FPKS dan Anggota Baleg

Menjelang sore, perwakilan massa dipersilahkan untuk memasuki Gedung Dewan. Awalnya mereka ditemui oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini bersama Anggota Baleg dari FPKS Buchori Yusuf, dan Anggota Baleg Fraksi PAN M. Ali Taher, serta Anggota Komisi II Mardani Ali Sera.

Jazuli menyampaikan, dirinya bersama anggota Badan Legislasi DPR RI berinisiatif menemui pendemo lebih dulu sebelum Pimpinan DPR RI.

“Kami menemui ini bukan ingin merebut panggung pimpinan DPR, tapi kami menerima ini untuk menunggu tamu-tamu ini, para ulama dan habaib tidak lama-lama menunggu. Supaya mereka ada yang menyapa,” kata Jazuli di Ruang Rapat KK 2 Kompleks Parlemen RI, Senayan.

Namun, pimpinan rombongan perwakilan pendemo, Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak menilai pertemuan itu tidak bisa diwakilkan oleh satu fraksi DPR saja.

Yusuf Martak mengatakan mereka sangat menantikan perwakilan Pimpinan DPR serta mendapat pencerahan dari Baleg DPR RI tentang siapa pengusul RUU HIP itu untuk diproses hukum.

Akhirnya dalam pertemuan itu disepakati, untuk menunggu Pimpinan DPR RI sampai datang.

Ditemui Pimpinan DPR

Perwakilan massa akhirnya ditemui oleh dua Wakil Ketua DPR RI, yakni Aziz Syamsuddin dan Sufmi Dasco Ahmad di lantai 4 Gedung Nusantara III.

Para tokoh bersedia pindah tempat pertemuan ke lokasi yang ditentukan Pimpinan DPR RI. Mereka bergerak dari lokasi pertemuan semula dengan perwakilan anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pukul 15.19 WIB menuju ke Gedung Nusantara III.

Sementara itu, Pimpinan DPR RI Azis Syamsuddin dan Sufmi Dasco Ahmad masuk ke ruang pertemuan pukul 15.40 WIB.

Selain Yusuf Martak, perwakilan pendemo juga diwakili oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Slamet Ma’arif, Ketua Umum FPI KH Ahmad Sobri Lubis, Pengacara TPM Achmad Michdan, perwakilan Pemuda Pancasila, dan perwakilan FBR.

Usai pertemuan, Ustadz Yusuf Martak menyampaikan hasil pembicaraan dengan para pimpinan DPR. Ada 3 tuntutan yang disetujui oleh Wakil Ketua DPR, yaitu:

1. Menyetujui dihentikan RUU HIP melalui mekanisme DPR.

2. Menyelidiki inisiator dalang dibalik RUU HIP.

3. Memproses secara hukum dalang dibalik inisiator RUU HIP ini

Foto: Suasana Aksi Tolak RUU HIP, Rabu (24/6/2020)

Sumber: suaraislam.id

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…