Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Habib Ali Masyhur Bin Muhammad Bin Hafidz BSA (Kakak Habib Umar Bin Hafidz)

Selasa, 26 Mei 2020

Faktakini.net

*Innalillahi wa innailaihir raji'un*

*BERITA DUKA Dari Tarim*

*Telah berpulang ke Rahmatullah guru mulia al-Imam Al'allamah Alfagih Alhabib Ali Masyhur Bin Muhammad Bin Hafidz(kk hb umar bin hafidh)* 😭


إنا لله وإنا إليه راجعون
أعظم الله أجركم، وأحسن عزاءكم، وغفر لميتكم
و أسكنه الجنة برحمته و يرزقه شفاعة رسول الله صلى الله عليه و سلم و أسلافنا الصالحين.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه. اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة، ولا تجعل قبره حفرة من حفر النيران،

اللهم ضاعف حسناته، وتجاوز عن سيئاته، وارفع درجاته، مع النبيين والمرسلين والشهداء والصالحين.آمين
‌له الفاتحه....


Ustadz Felix Siauw: Penyesatan Khas Komunis


Sabtu, 23 Mei 2020

Faktakini.net

PENYESATAN KHAS KOMUNIS

Oleh : Ust. Felix Siauw

Saya Muslim, Islam ajaran saya, bila ada yang bilang ajaran saya perlu diwaspadai, ya jelas saya tersinggung. Pasti saya akan buat apapun yang saya bisa untuk membela Islam

Logikanya, bila ada yang tersinggung saat ada gerakan waspadai bangkitnya komunis, melakukan apapun untuk membela komunis, maka siapa dia dan ajarannya? Tebak sendiri

Bagaimana caranya membela komunisme? Ada dua cara. Satu, buat citranya jadi baik. Kedua, buat citra musuh-musuh anda jadi buruk. Hingga ramai manusia bersimpati

Lihat saja, bagaimana di tayangan-tayangan kita saksikan bahwa PKI memframing bahwa mereka adalah pendukung pemerintah paling utama, loyalis Soekarno, dan semisalnya

Di lain sisi, mereka memosisikan diri sebagai korban, sebagai tumbal propaganda orde baru, kaum yang patut dikasihani, padahal mereka brutal, sadis dan bengis

Saat ini, isu itu berganti bentuk, dengan melabeli semua gerakan yang anti-komunis seolah sebagai gerakan yang menjadikan isu komunis ini jadi alat menggulingkan pemerintah

Selain itu mereka juga menstigmatisasi Islam dan syariatnya sebagai pemecah bangsa, ulamanya sebagai aktor makar, persis sama dengan cara PKI di masa yang lalu

Saat PKI dekat dengan penguasa dulu, Masyumi dibubarkan, HAMKA, Natsir, dan ulama lainnnya dikriminalisasi. Ini lagu lama dengan penyanyi baru, bahanyanya tetap sama

Khilafah yang merupakan ide Islam dianggap seolah lebih berbahaya daripada ide komunis yang sudah mengakibatkan jutaan nyawa meregang di pelbagai sudut dunia

Perppu Ormas yang dikeluarkan, amaran yang penguasa berikan, ternyata lebih galak dan menghantam ummat Islam, sementara ide atheis, liberalis, komunis, diberi ruang diskusi

Sejarah mencatat, adalah komunis yang pernah membantai manusia tanpa ampun di Indonesia, sejarah mencatat pula, Islam dan Muslim yang selalu menyelamatkan negeri ini

Lalu mengapa sampai saat ini, Islam dan Muslim selalu dituduh dengan tuduhan tak pantas? Mengapa semua Aksi Bela Islam selalu dituduh menggoyang kekuasaan?

Bagi kami Muslim, ada banyak hal yang lebih penting dari sekedar berkuasa, yang tak dibawa mati. Ada iman, ada amal salih, ada dakwah, ada jihad, yang lebih kami cintai.

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…