Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Relawan FPI Jabar Bersihkan Rumah Umat Kristen Korban Banjir Di Cicurug Sukabumi

Jum'at, 25 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Untuk menjalankan amanat Imam Besar Habib Rizieq Shihab, FPI beserta Sayap Juangnya (HILMI) selama ini begitu aktif membantu warga masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk korban bencana banjir bandang yang terjadi pada hari Senin (21/9/2020) di kawasan Cibuntu di Desa Pawasawan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Akibat banjir ini, luapan sungai Cibuntu menghanyutkan mobil, meruntuhkan jembatan dan menjebol bangunan warga, termasuk pabrik Aqua dan lainnya.

Banjir bandang luapan sungai Cibuntu tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 hingga 17.00 WIB atau setelah kawasan Cicurug Kabupaten Sukabumi dilanda hujan deras selama beberapa jam.

Front Pembela Islam (FPI) beserta sayap juangnya HILMI dengan sigap langsung terjun ke lokasi banjir bandang Cicurug, Senin (21/9/2020) malam terutama ke dua kampung yang terdampak berat yaitu Kampung Nyangkowek Desa Mekarsari dan Kampung Cibuntu Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug.

Pers Release BHF - DKI Terkait Penodaan Agama Yang Dilakukan Erik John


Selasa, 12 Mei 2020

Faktakini.net

*Pers Release Bantuan Hukum Front Terkait Laporan Tindak Pidana Ujaran Kebencian di Media Sosial dan Penodaan Agama*

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah hari ini (Senin,11/5/2020) Bantuan Hukum Front (BHF) FPI DKI JAKARTA mendampingi klien kami untuk melaporkan Akun Facebook yang bernama *ERIK JHON* yang telah melakukan dugaan tindak pidana Ujaran Kebencian di Media Sosial (Facebook) dan Penodaan Agama. Komentar yang kami laporkan di ketahui diunggah pada hari kamis 7 Mei 2020 di Akun Facebook bernama JHON ERIK.

Alhamdulillah saat ini kami sudah melakukan pelaporan terkait kejadian tersebut di SPKT POLDA METRO JAYA dan diterima dengan sangkaan Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU No 11 Tahun 2011 Tentang ITE jo Pasal 45 ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2011 tentang ITE.

Terkait hal tersebut, juga maraknya Ujaran Kebencian dan Penodaan Agama lainnya yang terjadi Media Sosial, perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia yang menerima laporan kami atas dugaan Tindak Pidana Ujaran Kebencian di Media Sosial dan Penodaan Agama;

2. Meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia khususnya Kepolisian Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti laporan kami dan segera menangkap terlapor guna meredam kemarahan umat atas perbuatan terlapor;

3. Meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak tegas segala bentuk ujaran kebencian dan penodaan agama di media sosial yang dapat menghancurkan harmonisasi kehidupan antar anak bangsa;

4. Menghimbau kepada pemangku kebijakan dalam hal ini Kemkominfo dan Kepolisian Republik Indonesia mencari cara untuk mengatasi maraknya Ujaran Kebencian di Media Sosial dan Penodaan Agama yang sangat mengancam kerukunan hidup anak bangsa;

5. Mengajak seluruh elemen anak bangsa untuk menggunakan media sosial dengan bijak, dan tidak segan melaporkan bila menemukan ujaran kebencian dan penodaan agama di media sosial guna menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun.

Demikian pers release ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.


Tim Kuasa Hukum
Bantuan Hukum Front


Irvan Ardiansyah
(08999722013)
Rinaldi  Putra
(085780388870)


Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…