Langsung ke konten utama

Featured Post

Tegas Disiplin Atasi Corona, Anies: Keselamatan Warga Tidak Bisa Dirupiahkan!

Jum'at, 18 September 2020

Faktakini.net

Tegas Disiplin Atasi Corona, Anies: Keselamatan Warga Tidak Bisa Dirupiahkan!

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dalam video yang diunggah akun twitter @marlina_idha menegaskan bahwa ia dan jajaran Pemprov DKI Jakarta menempatkan keselamatan warga Jakarta sebagai prioritas nomor satu.

“Saya menempatkan keselamatan warga, sebagai prioritas nomor satu,” tegas Anies dalam video yang berdurasi 59 detik tersebut, pada Rabu, (16/09).

Kemudian Anies kembali menegaskan bahwa keselamatan warga DKI Jakarta tidak bisa dirupiahkan, dan ia juga menekankan tidak akan ada kompromi dengan pihak manapun atas keselamatan warga Jakarta. Karena itu adalah prinsip yang dipegang Anies sejak awal masa Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Dan itu tidak bisa dirupiahkan, jangan coba-coba untuk menawarkan apapun untuk kompromi keselamatan warga Jakarta. Ini yang kita pegang sejak awal masa pandemi,” tuturnya.

Di akhir video tersebut lagi Anies menyampaikan…

Pemprov DKI Sigap Bagikan Bansos, Anies: Agar Warga Miskin Tak Kekurangan Pangan



Sabtu, 9 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya berinisiatif memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat, untuk mencegah rakyat miskin Ibu Kota kesulitan pangan saat PSBB.

Menurut Anies, pemberian bansos tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kesimpangsiuran atau miskoordinasi hingga ada polemik pembagian kewenangan antara Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat.

“Kami sudah menerapkan pembatasan itu sebelumnya dan rakyat akan kesulitan jika belum ada bansos sejak PSBB diberlakukan,” kata Anies dalam rapat antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat, dikutip dari keterangan resmi Pemprov DKI pada Kamis, 7 Mei 2020.

Anies mengatakan, PSBB diberlakukan mulai Jumat, 10 April 2020. Sehari sebelumnya, pada Kamis 9 April 2020, Pemprov DKI memulai pembagian bansos dari APBD DKI sehingga masyarakat miskin Jakarta setidaknya terpenuhi kebutuhan dasarnya di awal PSBB.

“Kami, Pemprov DKI Jakarta telah membagikan bansos terlebih dulu,” ujar Anies.

Anies juga mengemukakan, berdasarkan rapat dengan pusat, bansos dari pemerintah pusat, baru akan didistribusikan mulai Senin, 20 April 2020. Dengan demikian, meski bantuan lanjutan baru bisa diterima rakyat sepuluh hari sejak PSBB dimulai, masyarakat bisa tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya dari bansos yang diberikan DKI.

“Sembako dari DKI Jakarta dikonsumsi hingga habis selama satu pekan dan keluarga yang sama pada pekan berikutnya mendapatkan bansos pangan lagi dari Kementerian Sosial. Dengan begitu mereka tidak kekurangan pangan,” ucap Anies.

Berikut kronologi pemberian bansos kepada rakyat miskin versi Pemprov DKI:

• 30 Maret 2020, Rapat Terbatas bersama Presiden RI terkait Antisipasi Mudik Lebaran 2020. Dalam rapat tersebut, Presiden turut membahas perlunya mempersiapkan bantuan bagi warga miskin yang terdampak COVID-19. Pemprov DKI memperkirakan jumlah warga yang membutuhkan bantuan adalah sebanyak 3,7 juta jiwa, sementara jumlah yang tercakup dalam berbagai program bantuan Pemprov DKI hanya sebesar 1,1 juta jiwa. Dengan demikian masih terdapat 2,6 juta jiwa penduduk rentan COVID-19 yang masih perlu diberikan bantuan.

• 2 April 2020, rapat koordinasi antara Kemensos dan Pemprov DKI Jakarta yang membahas satuan penerima bansos dan disepakati bahwa satuan penerima bantuan tidak lagi jiwa/individu tapi menggunakan satuan Kepala Keluarga (KK) agar pendistribusian yang lebih efisien, karena bisa saja satu keluarga terdiri dari beberapa individu penerima bantuan. Sejak saat itu, sudah tidak ada lagi pembahasan dengan mengggunakan satuan orang/jiwa, semua pembahasan adalah berbasis satuan KK/keluarga.

• 6 April, Pemprov DKI Jakarta mengadakan rapat kesiapan data penerima dan mekanisme penyaluran bansos.

• 7 April 2020, Pemprov DKI Jakarta menyerahkan data penerima bansos kepada Kemensos. Pada tanggal yang sama, Pimpinan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta (Gubernur, Pangdam, Kapolda, Pangkoarmada 1, Pakoops AU, Danlantamal, Kajati, Kabinda, Kasurgab 1) mengadakan rapat bersama membahas pelaksanaan PSBB berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK/01.07/Menkes/239/2020 tentang PSBB di wilayah DKI Jakarta, yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 380 Tahun 2020. Pelaksanaan PSBB pun ditentukan pada tanggal 10 April 2020.

Lalu, diputuskan pendistribusian bansos sebelum masa PSBB berlangsung atau sehari sebelumnya, yaitu pada 9 April 2020. Selanjutnya, dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Mendagri, pada tanggal 9 April yang dihadiri oleh Mensos dan Menko PMK, Pemprov DKI Jakarta melaporkan rencana pelaksanaan PSBB pada tanggal 10 April yang akan didahului oleh distribusi bansos pada tanggal 9 April sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan PSBB.

• 9 – 25 April 2020, Pemprov DKI Jakarta mendistribusikan bansos. 98,4 persen bantuan tepat sasaran, sedangkan 1,6 persen menjadi bahan koreksi pelaksanaan distribusi berikutnya.

Rincian paket bansos yang diberikan kepada 1.194.633 KK di DKI Jakarta, berupa 5 kg beras, 2 kaleng sarden, 0,9 liter minyak goreng, 2 bungkus biskuit, 2 masker kain, dan 2 batang sabun mandi, senilai Rp149.500.

Terkait kesediaan anggaran pelaksanaan bansos, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan anggaran dalam bentuk Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp5,032 Triliun dalam rangka penanganan COVID-19, yang dapat digunakan sewaktu-waktu dan apabila dibutuhkan jumlahnya dapat juga ditambahkan. Anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan 3 sektor, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penanganan jaring pengaman sosial (social safety net).

Sumber: suaraislam.id

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …

(Video) Sambil Cium Tangan Habib Umar Assegaf, Asmadi Ketua Satpol PP Minta Maaf

Jum'at, 22 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Asmadi, Ketua Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis yang sempat mengkasari Habib Umar bin Abdullah Assegaf, pada malam ini Jum'at (22/5/2020) akhirnya mendatangi kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan. Kemudian ia mencium tangan sang dzurriyah Rasulullah SAW, lalu memohon maaf.

Begitu lama Asmadi yang merupakan Kepala Satpol PP Kecamatan Dukuh Pakis itu mencium tangan Habib Umar, ia ingin kekhilafan nya dimaafkan, dan alhamdulillah dengan keikhlasan hati yang seluas samudera, Habib Umar pun memaafkan Asmadi.

Asmadi mengaku saat itu ia sedang sangat kecapekan sehingga ia khilaf. Habib Umar kemudian memeluk Asmadi, dan peristiwa ini disambut hangat oleh para jamaah dan tamu yang hadir, yang langsung melantunkan sholawat.

Sebagaimana diketahui Asmadi yang sempat  mendorong dan mengkasari Habib Umar di pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Exit Tol Satelit pada Rabu (20/5/2020) sore, dikecam luas oleh umat Islam se-Indo…