Langsung ke konten utama

Featured Post

Kisah Shodanco A.Yani Yang Sukses Berkarier Di TNI-AD

Kisah Shodanco A.Yani Yang Sukses Berkarier Di TNI-AD

“Bapak itu dulu kampungnya di Rendeng, Purworejo (Jawa Tengah). Anak tertua dari Mbah (Kakek-Nenek) Wongsoredjo. Mbah dulu itu sopir pribadi keluarga Belanda di pabrik tebu Jenar,” ujar Amelia kepada Okezone.

Dengan menjadi sopir keluarga Belanda itu, Ahmad Yani kecil yang lahir 19 Juni 1922 serta adik-adiknya, Asmi dan Asinah, setidaknya bisa hidup lumayan berkecukupan dengan gaji saat itu sekira 7 ringgit.

Ayah Ahmad Yani pada 1927 kemudian mendapat rekomendasi dari majikannya untuk merantau ke Batavia (kini Jakarta), dan menjadi sopir seorang Jenderal Belanda bernama Halfstein, lalu ke Ciawi, Bogor, bekerja untuk kerabat Halfstein. Selama itu pula, Ahmad Yani kecil ikut merantau.

Selama di Batavia saat ayahnya masih dipekerjakan Halfstein, Ahmad Yani bahkan disekolahkan sang menir di sebuah froebel atau taman kanak-kanak (TK). Di Bogor, Ahmad Yani melanjutkan pendidikannya ke Hollandsch-Inlandsche School (HIS), Meer Uitgebreid …

Peduli Dampak Corona, FPI Sumut Bagikan Sembako Di Medan Marelan, Labuhan, Belawan Dan Lainnya



Kamis, 7 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - FPI DPD Sumut bersama LPI MAWIL Medan bagikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak perekonomiannya akibat pandemi virus Corona menelusuri gang-gang kecil.
Ormas yang selalu menunjukkan kepeduliannya ini, berkomitmen tetap menjalankan amanah Imam Besar Habibana Habib Muhammad Rizieq Bin Husein Shihab.

Memasuki pertengahan Bulan Ramadhan kali ini, bersama Laskar Pembela Islam (LPI) Mawil Medan, FPI Sumut kembali menelusuri gang-gang sempit Mengetuk Rumah2 Warga tanpa mengenal lelah bahkan tak peduli sekalipun hambatan banjir menghadang.

Mereka kembali membagikan bantuan sembako kepada warga di Daerah Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Belawan dan Beberapa Kelurahan Labuhan Deli, Mabar Hilir, Kota Bangun, Marelan, Yos Sudarso dan sebahagian Belawan II serta Gudang Arang.

DPD FPI Sumut beserta LPI MAWIL MEDAN masih tetap menjalankan amanah Imam Besar Habibana Habib Muhammad Rizieq Bin Husein Shihab. Dimana pagi ini sesuai arahan dari Ketua Tanfidzi DPD FPI Sumut Habib Hud Al Attas, pembagian sembako ke Masyarakat yang dimulai ba'da sholat Dzuhur dan Berakhir Menjelang Pukul 17.30 Wib dapat terlaksana dengan lancar," ungkap Ustad Sumbo Saing sebagai Wakabid Organisasi DPD FPI Sumut.

Sebelumnya, Ketua Tanfidzi DPD FPI Sumut Habib Hud Al Attas menyatakan pembagian ini rutin dilakukan secara bertahap hingga menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Habib Hud Alattas juga mengimbau agar semua pihak bersama berdoa supaya wabah virus Covid 19 segera berakhir.

"Mari kita doakan bersama agar virus yang mengganggu kehidupan kita segera punah atau lenyap dari Indonesia dan dunia," harap Habib Hud Alattas.




Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Video Langka NBC Tahun 1967: Inilah Orang-Orang PKI Pembunuh Para Jendral!

Sabtu, 26 September 2020

Faktakini.net, Jakarta - Dalam laporan khusus NBC News (media Amerika Serikat) tahun 1967 ini, koresponden Ted Yates meliput perjuangan politik, sosial dan ekonomi Indonesia, satu dari negara Asia Tenggara yang baru saja mengalami upaya kudeta. Film Dokumenter ini merupakan satu bagian dari trilogi yang diproduksi oleh Yates.

Klik video:


Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …